"SANG PENGUASA"

"SANG PENGUASA"
Menghilang secara misterius..


__ADS_3

Tak berselang lama setelah suara ledakan hebat terjadi, benar saja Kymici dan juga Shu segera bergegas kembali ke area pertempuran yang baru saja terjadi.


Tak jauh berbeda Sinsian dan juga Syung pun kembali berputar arah bergegas kembali sesaat mendengar deru-deru pertempuran yang telah berubah menjadi hening.


Tak berselang lama Kymici,dan juga Shu kembali mata mereka pun terbelalak dibuat tercengan melihat begitu banyak darah segar menggenang di tanah.


Hampir waktu berdekatan Sinsian dan juga putri syung pum terbelalak menyaksikan Cloning Mic yang tergletak dengan tubuh yang penuk darah.


Berbedah jauh dengan pengawal kerajaan putri Syung yang sedari awal masih berdiri mematung tanpa kata tak bergerak sama sekali hanya menyisakan mata yang terbuka lebar..


Melihat perubahan pada pengawalnya yang hanya terdiam seperti patung ,kini putri syung yang jengkel melihat tingkah pengawalnya yang bodoh ,tanpa babibu menendang nya dwngan keras gingga tersungkur ketanah..


Suara tubuh terjatuh keras "BAGG..." Kamu ini tak berguna!!!..lihat bagaimana kamu lihat itu Calau suamiku terkapar ditanah! Kamu hanya diam saja!!, BODOH!!!....bodoh...". Dengan aroganya suara memekik kencang putri Syung kini kembali menghampiri pengawal nya dan menendangnya kembali .


Shu yang melihat putri Syung bertindak pada saat yang tidak tepat kini mekik " hentikan!!....dari pada kamu marah tidak ada gunanya lebih baik bantu mic dahulu dan kita cari kakek wang dan juga nenek Sean.!? "


Masih dengan raut wajah marahnya putri Syung " Siapa kamu berani sekali menghentikan aku!!.. Urus saja urusan mu! Jangan ikut campur!" Ucap Putri Suyung dengan nada marah..


"Terserah saja apa mau mu!..aku akan pergi melihat keadaan yang lain!." Ucap shu kini berbalik menjauh dan bergegas mencari kakek wang dan juga nenek sean,.


Belum sempat pergi jauh kini Kymici dan juga Sinsian ikut menyusual perginya Shu..


Melihat kepergian mereka putri Syung kini melihat Cloning Mic yang terbaring ditanah dengan banyaknya darah di tubuhnya , dengan gerakan sangat lembut kini putri Syung meraih lengan cloning Mic dan kini terpapah pada bahu putri syung dengan secara perlahan berjalan memindahkan tubuh cloning Mic di bawah pohon ..


Tak berselang lama tubuh Cloning Mic di sandarkanya di bawah pohon yang berdiri masih gagahnya..


Kini terlihat putri Syung mengambil sisa air yang diwadahkan bambu kini di bersihkannya wajah yang penuh darah dengan air miliknya, secara lembut dan juga sabar,.


Perlahan-lahan wajah cloning Mic yang awalnya penuh darah kini terbasuh dengan air hingga bersih..


dengan terburu-buru Shu yang dan juga kymici dari jauh melihat dua tubuh yang di kenal tergletak di tanah , dengan di sertai nafas yang memburu .


tak berselang lama ,shu yang telah sampai bersamaan dengan kymici , kini dengan cepat melihat kondisi orang tua yang terbari di tanah ...


namun secara tidak diduga


" kakak kurasa ini tidak benar Kakek Wang !" ucap kymici yang kini matanya berubah merah.


" aku priksa nenek, kelihatanya nenek hanya pingsan" ucap shu yang masih dengan serius melihat kondisi nenek sean.


" kakak!?" ucap kymici yang kini mulai merasakan bingung bercampur aduk dengan kesedihan..


mendengar panggilan dari kymici ,kini shu menoleh kebelakang " apa ?"


" aku rasa kakek telah ..." ucap kymici.


yang kini meneteskan air mata.

__ADS_1


melihat kymici meneteskan air mata


" apa yang kamu bilang jangan asal bicara mici!, coba priksa kembali !" ucap Shu yang kini mulai ikut merasakan cemas dan juga takut.


" ini benar kak ini sudah benar kakak!, kakek telah meninggal!".ucap pelan disertai derai air mata yang semakin banyak ...


mendengar jawaban kymici kini dengan cepat Shu ,kini beranjak berpindah melihat situasi pada kakek wang.


tak berselang lama " Mici!...apa yng kamu katakan benar kakek wang meninggal!.."


sambil menahan air mata kini shu berpindah tempat duduk bersila...memandangi dua orang yang tengah terbaring.


melihat dari kejauhan Sinsian yang dengan terburu- buru kini telah sampai namun dihadapkan dengan siruasi yang sangat aneh ..


dengan cepat kini Sinsian mendekat ke tempat kakek wang "kek?, kakek ,..." ucap Sinsian memangil.


"Sinsian kakak wang..." ucap kymici tertahan ..


"maksut kakak!..." mendengar ucapan kymici yang aneh kini dengan sigapnya Sinsian memengang lengan kakek wang dan dengan serius mencari-cari denyutan jantung...


" kakak apakah kakek baik-baik saja?" ucap sisian yang masih dengan serius memindah-mindahkan tangan nya ke lengan kakek wang dengan maksut mencari denyut jantung ,kini tetesan airmata pun jatuh ketanah..


dengan tersedu-sedu menangis hingga kini Sinsian memeluk kakek wang "kakek!...kakek...!!!"


kini ditengah-tengah kesedihan yang sangat merunduk semua orang ..


melihat Cloning Mic yang masih mengalami pingsan nona Syung pun masih dengan sabar menemani ..


namun secara tiba-tiba.


sebuah bintik sinar-sinar muncul di tubuh cloning mic semakin banyak dan semakin banyak ..


"apa yang terjadi! , mic? kamu, kamu kenapa mic kenapa Mic!..." ucap cemas nona syung


melihat kejadian itu kini Nona Syung merasakan kecemasan pada dirinya terutama hatinya,


mersakan kejadian sangat tidak masuk akal ,kini nona Syung pun memegang lengan Cloning mic,.


namun secara misterius lengan cloning Mic pun kini memudar berubah menjadi serpihan-serpihan sinar cahaya.


dengan mata terbelalak berwarna merah,.


memandangi sinar-sinar pada tubuh mic, dengan seketika kini serpian sinar-sinar cahaya pun tertiup angin..


melihat kejadian itu kini Nona Syung pun meneteskan air mata..


dengan penuh rasa kesedihan kini terlihat nona syung terduduk lemas ditanah , sambil terus memandangi sinar-sinar cahaya yang tertiup angin..

__ADS_1


di sisi lain 3 wanita yang kini masih merasakan kesedihan yang amat dalam ..


secara tiba-tiba tubuh kakek wang pun berubah menjadi tanah yang kini membuat 3 wanita yang tengah bersedih pun ternganag melihat peristiwa itu..


melihat perubahan yang misterius pada tubuh kakek Wang,.


" Kakak!?...." ucap kymici yang melihat perubahan itu pun merasakan takut .


"aku melihatnya ini baru pertama kali akumelihatnya?!" ucap Shu..


berbeda dengan kymici dan juga Shu ,kini Sinsian yang setelah melihat peristiwa itu air mata yang tadi jatuh ketanah kini kembali tenang setelah melihat peristiwa itu..


namun secara mengejutkan .


" kakak lihat...!" pekik kymici..


mendengar kymici triak dengan penuh riang..Shu pun dengan cepat menangkap apa yang sedang kymici perhatikan ..


kini tubuh yang tengah terbaring lemah di tanah kini memunculkan reaksi yang membuat Shu dan juga kymici tak lupa juga Sinsian merasa bahagia ..


gerakan tubuh yang secara perlahan-lahan yang awalnya terbaring kini beranjak duduk .


dengan tangis bahagia Shu dan kymici, kini menjatuhkan pelukan pada nenek Sean ,..


" apa yang terjadi!..." ucap nenek sean yang masih merasakan bingung..


" nenek apa kamu baik-baik saja?!" ucap kymici .


" nenek baik-baik saja Mici,.benar juga bagaimana keadaan Kakek wang!!"


ucap nenek sean yang tengan mencari- cari tubuh kakek wang ..


kini nenek sean yang melihat Sinsian menatap lurus " Nak?..kemana ayah mu?"


mendengar ucapan dari nenek sean yang tak bukan ibu Sinsian.." emm.dia menghilang!"


" apa!!!....apa maksut mu nak?" ucap nenek Sean .


" benar nek! , kakek wang berubah menjadi tanah belum lama sebelum nenek bangun dari pingsan " ucap Shu...


melihat nenek sean tidak membalas pertanyaaan ,shu pun berinisiatif memberikan minum kepada Nenek Sean .


" nek ini ,minumlah dulu.."ucap Shu.


namun tepat setelah nenek sean selesai menegug air pemberian Shu


dengan cepat dan secara tiba-tiba....

__ADS_1


to be continue...


__ADS_2