"SANG PENGUASA"

"SANG PENGUASA"
kabar pulau


__ADS_3

Terletak jauh dari wilayah Sang,


tanah tandus menghiyasi seluruh dataran dan terletak sebuah tumpukan batu-batu besar tersusun sangat rapi tepat di belakangnya adalah lereng yang sangat curam tepat di tengah lereng seperti perapian yang besar menggenang dan, diatas susunan batu terdapat sebuah cahaya yang sangat menyilaukan mata,seperti batu berlian,.


masuk kedalam tumpukan batu yang megah yang bertempat seperti diatas gunung berapi .


terdapat begitu banyak sekali orang berjubah hitam,yang berdiri berbaris jubah yang mereka kenakan sangat panjang hingga menutupi seluruh kaki-kaki mereka, dan di setiap tangan mereka memegang sebuah pedang berwarna hitam padam.


ruangan yang sangat besar dan luas,


tepat lurus di tempat yang paling tinggi ada sebuah singgasana yang terbuat dari batu-batu kecil berwarna hitam ,singgasana itu besar namun tak ada yang mendudukinya, hanya saja tepat di samping singgasana sebuah sosok hitam berdiri menatap ke arah belakang singgasana batu itu, ia berbicara sangat kencang ke seluruh orang yang berada di dalam ruangan itu,.


"kalian bersiaplah!, pagi hari dari kalian masing-masing pergi ke seluruh wilayang kerajaan Sang! ambil semua yang kita butuh kan untuk membuat ramuan-ramuan pembangkit yang kita butuhkan,dan aku berpesan kepada kalian, siapa pun yang menghalangi segera habisi!!, hanya dia yang membut guncangan hebat saat bulan purnama itu saya dan untuk siapa orang itu kalian harus berhati-hati, Apa kalian mengerti!!" ucap sosok pria yang berada tepat di sampingi tempat duduk yang terbuat dari batu.


"kami sangat siap dan mengerti tetua agung,segera kami dan juga yang lain segera berangkat!"


ucap salah seorang yang berjongkok tepat di bawah anak tangga tempat duduk yang terbuat dari batu sambil menundukan kepala.


"segera pergi!" ucap pria di samping singgasana tang terbuat dari batu.

__ADS_1


dan dalam sekejap mata semua orang secara bergantian menghilang satu persatu.


di sertai dengusan sesuatu seseorang yang datang yang kini telah berdiri dibawah anak tangga singgasana batu.


sosok pemuda mengenakaan sama seperti yang lain berjubah hitam ia berucap


"Tetua agung?, aku sudah kembali dan aku membawakan berita untuk anda,".


"Bagus! sangat bagus!, berita apa yang kau bawa kali ini!?"


"saya membawa berita dari kerajaan,"


"kerajaan !? lanjutkan "


"sesuatu yang kuat?! ,pegunungan mana?l


"benar tetua,pegunungan itu berada di timur di sebuah pulau kecil, jika orang-orang kerajaan menyebutnya adalah pegunungan iblis hitam.?!"


"jadi benar firasat ku mengatakan! Bitayung sungguh bodoh! bodoh sekali kenapa tidak datang kesini untuk membawaku bersamanya menguasai kerajaan!, malah kini dia ingin bunuh diri di tempat itu!?"

__ADS_1


"Bunuh diri!, maaf tetua agung! jika boleh saya bertanya? bunuh diri di tempat itu ,apakah itu tempat yang mengerikan tetua?"


"hahah ya! itu benar disana tak siapa pun bisa pulang dengan selamat, aku saja yang sudah mencapai tingkat 10 keagungan pertama, masih tidak mampu menembus tempat itu hahah! sungguh bodoh Bitayung itu!"


ucapan tetua membuat pengikut nya merasa tercengang bahwa di tingkat 10 keagungan pertama saja belum mampu menembus tempat pulau iblis hitam itu.


"mengerikan! tempat macam apa itu tetua?"


"ya tapi ada untungnya juga jika pergi kesana , sekarang yang aku tahu bitayung berada di tingkat 10 prisai 1 maka jika berada disana akan membuat kekuatannya meningkat hingga 3% , namun jika ia mampu berada di sana sangat lama atau malah membinasakannya hahah!"


"tempat yang menajubkan namun mengerikan tetua."


"lalu apa lagi brita yang kau dapat di luar sana!"


"maaf tetua agung untuk informasi yang lain saya masih menunggu karna orang suruhan saya belum juga kembali"


"baik dan tetap berhati-hati,lanjutkan"


"baik tetua,saya segera pergi"

__ADS_1


*****


ditempat lain Mic merasakan keganjilan.


__ADS_2