
Pergulatan dan desisan besar terus terjadi didalam gua yang sangat besar, dua sosok naga raksasa terus menerus beradu suara desisan.
kini terlihat Yuanra yang tertunduk menyaksikan sosok bayangan Raja Naga hitam,
dalam deaisan yang pelan.
"Seharusnya aku tidak meragukan siap dalang di balik bocah ini ,jika aku tau lebih awal ternyata itu anda tuan,?" ucap pelan Yuanra sambil menundukan kepala yang besar dengan kumisnya yang terlipat kebelakang.
"Arggg...bodohnyankamu yang punya pemikiran lambat memahami, sedari awal aku sudah menunjukan suarku namun dirimu terus saja mengecohku hingga kini membuat diriku kluar dari persembunyian bocah ini!!" Ucap tegas Erlong sambil menunjukan tatapan kepada Mic yang tengah pingsan di sandaran Tasha..
" maafkan aku tuan sungguh maafkan aku!, aku sudah melakukan kesalahan" ucap Yuanra yang kini semakin terlipat kumisnya.
namun sungguh mengejutkan bagi Yuanra ,letupan api keEmasan menyembur dan meyerang seluruh tubuhnya..
" hentikan!!...tuan tolong maafkan aku!! Aku mengakui kesalahan ku!!" ucap Yuanra yang kini menahan sakit di sekujur tubuhnya yang terkena semburan api yang dikeluarkan Erlong.
namun kini terlihat dengan mata, Erlong tanpa belas kasih hanya menyringai menatap Yuanra yang terlalap Api emas.
dan secara mengejutkan sebuah benturan ledakan terjadi didalam tubuh Yuanra.
muncul sebuah sinar putih menyala terang dalam sekejap kini..
Tubuh naga Yuanra lenyap tanpa sisa disertai lolongan " ARGGG......"
dan kini terlihat sebuah benda berjatuhan setelah lenyap nya tubuh naga Yuanra.
terpapang dengan jelas Dua buah Mahkota terjatuh ketanah disertai beberapa bendalainnya yang tak lain terlihat sangat jelas Baju zirah berwarna perak dan sebuah pedang pendek seperti Belati dan sebuah tameng berbentuk kepala naga yang berwarna perak..
" maafkan aku Yuanra!, terpaksa aku membuat mu berinkarnasi kembali dengan cara yang sangat menyakitkan ini , namun inilah cara untuk mu terbebas dari siksa kurungan mu disini.!" ucap Raja naga hitam .
kini terlihat Tasha yang sedari awal terbelalak menyaksikan peristiwa yang baru saja ia lihat..
" Aku serasa masuk dalam dunia perFileman 3Dimensi kali ini ini sungguh momentum bagi ku" grutu Tasha ..
" hai!!! Nak dengarkan aku, jika nanti Tuan ku raja Muda telah kembali sadar jangan bilang jika aku yang telah melakukan ini , dan lihat lah itu (mengibaskan ekor kearah tumpukan barang berharga yang tadi jatuh setelah naga Yuanra lenyap ) Cepat lah kumpulkan dan barang itu harus segera dan secepatnya di pakai oleh tuan ku! ,jika terlambat sedikit sebuah bencana diluar sana tak akan segera terselamat kan.!" ucap panjang raja Naga hitam ..
mendengar apa yang baru saja Raja naga hitam Erlong berucap panjang kini tanpa membalah dan tanpa babibu , Tasha kini meletakan tubuh Mic di sandarkan pada dinding gua, dan sexara cepat kini Tasha tanpa ragu berlalir dan mengumpulkan semua barang bergarga yang dimaksut..
__ADS_1
dalam sekejap kini Tasha kembali dan kini
Raja naga hitam Erlong " cepat pakaikan itu semua pada tubuh Tuanku, dan berikan itu mahkota yang berwarna hitam kepadaku."
kembali mendengar itu Tasha kini " baik ini tuan naga ambilah ini pasti milik mu" ucap Tasha sambil melemparkan Mahkota Hitam kearah raja naga hitam Erlong .
Dan sungguh mengejutkan bagi tasha
setwlah mahota dilemparkan kini mahkota itu pun secara perlahan berubah menjadi perak terang dengan sinar-sinar yang terpancar dari berlian-berlian pada mahkotadan sangat mengejutkan kembali kini bukan sosok bayangan yang meuncul di hadapan Tasha namun dengan terbelalaknya ..
Tasha menyaksikan perubahan Raja Naga hitam Erlong dengan perubahan yang sangat drastis.
sosok Raja Naga Hitam erlong kembali berubah dengan tubuh yang asli dwngan elegan dan juga gagah nya warna gitam memngkilap terpancar diseluruh tubuhnya dengan duri-duri berjajar rapi menyala bagaikan warna api diseriap ujung nya..
sesaat termengun menyaksikan perubahan Raja naga erlong kini tasha kembali aadar dalam lamunan nya dan segera bergegas mengenakan semua perlengkapan yang ia ambil ..
dalam sesaat semua perlengkapan telh terpasang semuanya
" mahkota emas udah, baju zirah udah.., pedang belati udah di tangan kanan..tameng udah di kenakan di tangan kiri ..uhh sudah semuanya" gerutu Tasha yang kini telah melihat Mic yang masih terkulai taksadarkan diri..
terpapang kini secara perlahan kelopak mata Mic berkedut dengan gerakan tangan yang telah menunjukan respon kesadaran..
dan kini sesaat Mic Sadarkan diri.
Mata yang tadinya masih meras rabun kini berubah terbelalak terang vahkan tubuh Mic kini tersentak .." Tasha siapa itu dibelakang mu!! itu naga yang tadi kah!!??" pekik Mic merasa tercengang melihat sosok raja Naga hitam Erlong.
melihat tingkah Mic yang bodoh kini secara sepontan ,Tasha memukul kepala Mic "Plak!!!.. bodoh itu Tuan naga " pekik tasha dengan kesal ..
namun sungguh mengejutkan tasha ," lah kembali pingsan lagi dia !?..astaga Mic !"
melihat tingkah sepasang yang bertingkah aneh kini suara tawa yang besar " HA HA HA HA"
Mendengar Raja naga hitam tertawa " Bahagia sudah bisa tertawaKan Tuan!! Mau aku pukul juga!" ucap Tasha sambil menoleh ke arah Raja naga hitam ..
melihat itu Raja naga hitam " Tidak...ridak "
"hahah.."
__ADS_1
sebuah suar kembali terdengar..
mendengar suaral tertawa pelan kini tasha melihat Samurai baju zirah yang tengah bersandar sambil menahan tawa ,..
dan secara sepon cepat tasha menghampiri samurai baju Zirah, dan tiba-tiba
" PLAK!!... Anda bisa tertawa baru tau aku .." ucap tasha yang kini membuat sosok baju zirah terkapar kembali taksadarkan diri..
kembali melihat kejadian itu kini raut muka Raja naga Hitam dibuat berubah menjadi pucat Pasi ,." untung saja kepalaku tinggi jika tidak pasti terkapar juga dibut wanita kejam ini" gumam Raja naga hitam .
kebali sunyi didalam gua yang sangat besar
kini dalam desiran angin yang datang sangat jarang,.
kembali sosok Raja naga hitam merubah posisi yang kini berhadapan dengan Mic ,.
melihat itu Tasha dengan cepat verjalan mundur menjauh dari Mic..
kini secara mengejutkan siao Raja naga hitam berubah kembali ,terlihat dwngan jelas oleh mata Tasha sebuah bola emas berputar pelan mengarah ketubuh Mic yang terkulai tak sadarkan diri ,.
dan sangat mengejutkan bola emas kini lenyap masuk di tubuh Mic
dengan sangat jelas sesaat setelah menuggu cukup lama ,kini Mic telah sadarkan diri .
"Bangun juga dirimu Mic hummt..tau gak ak laper menunggumu!? ".ucap Tasha sedikit manja,
" humt yaudah yaudah aku buat api unggun dulu,kelihatanya bekal kita masih ada di ransel "ucap Mic
"kurasa juga begitu Mic"
setelah beberapa saat setelah santapan makan terakhir kini Mic melanjutkan perjalanan semakin masuk kegalam .
kini terlihat tak beberapa jauh berjalan.
sebuah tempat yang sangan memukau terpapang sangat indah.
To be Continue....
__ADS_1