
Dua hari kemudian, Arini membantu Putri siap siap untuk pulang ke Jakarta, Putri yang melihat barang barang peninggalan emak nya langsung Putri rapih kan, dan berniat untuk bawa pulang ke Jakarta, Putri jalan ke ruang keluarga dimana keluarga besar Putri sudah ngumpul.
" Om dan Tante, Putri bawa pulang barang barang peninggalan emak yah. buat kenang kenangan yang bisa Putri pakai." Ucap Putri ngasih lihat baju, makeup dan sandal Fatma yang ingin Putri bawa pulang ke Jakarta.
" Bawa saja Putri, barang barang itu sudah jadi hak kamu pakai nak, karena kamu penerus Fatma satu satunya yang berhak pakai." Ucap Tante nya Putri, sejujurnya berat memberikan ijin Putri bawa pulang ke Jakarta, tapi tidak punya hak melarang anak kandungnya memiliki barang peninggalan orang tuanya untuk dipakai.
" Terimakasih Tante" Lanjut Putri lirih, Putri langsung meluk Tante nya dengan haru. akhirnya bisa ketemu sama keluarga besar kedua orang tuanya.
" Terimakasih juga, saya diijinkan pakai sarung peninggalan pak Joko, insya Allah saya pakai untuk ibadah bareng Putri, dan beberapa baju yang cocok sama saya." Ucap Ilham kasih lihat barang barang yang dikasih sama keluarga Joko.
" Sama sama, Putri dan Ilham,kalian kalo tidak lagi sibuk jangan lupa main main lagi kesini yah, kita akan selalu merindukan kehadiran kalian." Ucap Om nya Putri, yang masih kangen sama keponakannya
" Kalian sudah punya nomor Ilham kan, kapan pun tinggal telefon saja. kalo mau ke Jakarta, nanti bodyguard Ilham yang jemput kalian dan naik jet pribadi Ilham, jadi tidak harus mengeluarkan biaya sama sekali." Lanjut Ilham, merasa bersyukur punya jet pribadi dengan mudah ngajak keluarga jalan jalan
' Wah asik sekali punya jet pribadi, baik lah kapan kapan akan kita kabarin kalo kita mau ke Jakarta untuk liburan dan ketemu sama kalian." Lanjut Om nya Putri, bahagia karena calon suami keponakan nya punya pesawat sendiri.
" Maaf semuanya, jet pribadinya sudah siap dan barang barang juga sudah didalam mobil." Ucap bodyguard tiba tiba datang
" Putri ini masakan Tante, kamu makan dijalan yah, kalo kangen masakan Tante bilang saja, bisa minta bodyguard nya Ilham untuk mengambilnya langsung kesini boleh kan?" Tanya Tante nya Putri sambil melihat Ilham
__ADS_1
" Tentu boleh Tante, kabarin saja." Lanjut Ilham berusaha memaklumi ucapan Tante nya Putri
Putri peluk Om dan Tante nya satu persatu, setelah itu gantian Ilham dan setelah selesai langsung masuk mobil diikuti sama Arini masuk kedalam mobil.
" Kalian hati hati dijalan yah, sampai ketemu di Jakarta nanti." Ucap Om nya Puteri yang berusaha ikhlas keponakannya kembali duluan ke Jakarta.
" Iyah om, terimakasih untuk semuanya om" Ucap Putri dari dalam mobil
Perlahan mobil sewaannya Ilham meninggalkan rumah saudaranya Putri, untuk kembali ke Jakarta.
Dilain sisi, Vivi membeli mobil, dari hasil tabungannya selama ini. Vivi sengaja bonus yang diterima dari Ilham selama ini tidak semuanya dipakai jajan, karena Vivi ingin sekali punya mobil untuk pergi jalan jalan bareng keluarganya.
" Iyah sayang, mobil ini saja sudah bagus sekali sayang.yang penting punya mobil saja Vi, biar ada barang dari kesuksesan Vivi" Ucap ayah nya Vivi tidak mau terlalu memilih kendaraan, kendaraan sesuai keinginan Vivi.
" Oke deh ayah, sebentar yah, Vivi bayar dulu kedalam." Lanjut Vivi gandeng tangan bunda nya untuk membayar mobil
" Sebelumnya Vivi apa bisa bawa mobil?" Tanya kassir sebelum menerima uang dari Vivi
" Sudah lancar Bu,bisa diuji coba sekarang sebelum dibawa pulang." Ucap Vivi meyakinkan orang shoowromm mobilnya, untungnya Ilham selalu mengijinkan temen temennya Puteri belajar mobil.
__ADS_1
" Baik kalo begitu, mari ikut saya untuk ngetesnyaa, supaya Vivi yang langsung bawa pulang, tidak perlu petugas kami lagi yang mengantarkannya." Lanjut Petugas showroom mobil
Vivi dan bunda nya ikut petugas showwrom untuk dites bawa mobil, supaya tidak usah diantar sama petugas showroom lagi.
Dilain sisi, Margaretha ngajak keluar besarnya liburan berenang, Margaretha yang sudah lama tidak berenang memutus kan untuk ngajak keluarga besarnya buat berenang bareng.
" Kita sewa bis saja, supaya semuanya bisa diajak didalam. satu mobil." Ucap Tante nya Margaretha supaya tidak ribet
" Ide yang bagus, yah sudah om dan Tante semuanya siapin baju yang akan dipakai selama berenang, Margaretha cari bus yang bisa disewa." Ucap Margaretha berencana telefon David, supaya dibantu untuk dicari kan bus yang bisa disewa.
Dilain sisi, Dela menikmati liburan keluarga di villanya Putri, yang dipinjam kan sama Putri, Dela jadi memiliki keinginan untuk punya Villa sendiri.
" Kamu kan mau kerja di luar kota, kalo kamu punya Villa disini, mubazir dong tidak dipakai kan? lebih baik fokus saja tabungan Dela untuk beli rumah berisi perabotan, insya Allah ayah tambahkan beli mobil dari jual rumah kita. supaya pindah nanti kita punya rumah besar dan mobil baru, supaya tidak naik motor bertiga lagi." Ucap ayah nya Dela yang ingin kehidupan keluarga kecilnya lebih berkembang, walaupun dari gaji dan jabatannya Dela.
" Yah sudah ayah, beli rumah beserta perabotannya, juga mahal mahal dan banyak pastinya. yah sudah kita berkuda yuk, disini ada kuda dan delman ayah.' Lanjut Dela dengan pasrah dan tidak mau melawan keinginan ayah nya
Dilain sisi, Amanda mengisi waktu luangnya dengan membuat desain, Amanda yang malas ikut bunda nya ketemu sama saudara sauranya lebih memilih bekerja.
" Lumayan bagus juga, tinggal dikasih sama om Ilham deh, semakin tidak sabar bekerja dan tinggal di luar kota jadinya." Ucap Amanda melihat tumpukan kertas hasil karyanya Amanda.
__ADS_1