
Ilham langsung ngajak Putri untuk gulet panas, karena saran dokter kandungan harus sering sering melakukan gulet panas.
" Kata dokter kan, kita harus sering sering seperti ini sayang, supaya program punya anak kembarnya berjalan dengan lancar." Ucap Ilham, Ilham pelan pelan m3r3m45 gunung kembar dengan pelan
" Aaaahhh, bisa saja ayah ini yah, tapi yah bunda juga ingin sekali Freya punya adik apa lagi langsung dua. aaaahhh" Desa han Putri, Putri merem melek, sambil peluk Ilham dengan mesra
" Nah oleh karena itu sayang, kita harus seperti ini lebih sering sayang, aku rela pas jam istirahat aku pulang terus balik lagi ke kantor. hahahaha" Lanjut Ilham dengan ketawa
" modus ayah ini yah, aaaahhh, yah tidak masalah sayang, bilang saja kalo lagi pengen yah." Desa han Putri, Putri semakin melayang menikmati gulet panas setelah seharian beraktifitas bersama suami tercinta.
Dilain sisi, Davis sudah sampai di kota tempat tinggalnya Amanda, Davi lebih memilih nginep di apartemen nya Ilham, karena kalo ke hotel membuat David takut hilaf justru jajan sembarangan
" Begini yah rasanya mencintai anak kecil hahaha, tidak bisa bicara dewasa sama sekali." Ucap David langsung ambil baju yang ada didalam lemari, OB dikantornya Ilham sering diminta merapihkan apartemen walaupun kondisi kosong tetep harus bersih, apa lagi setelah Ilham dan David kunjungan kerja harus langsung dirapihkan.
Dilain sisi, Bunda nya Amanda melihat anaknya main handphone sambil senyum senyum sendiri, membuat bunda duduk didepannya Amanda.
__ADS_1
" Eh bunda, ada apa bunda?" Tanya Amanda melihat bunda nya duduk didepannya.
" Tadinya bunda mau ajak Amanda ke supermarket tapi nanti deh, anak bunda lagi jatuh cinta yah? dari tadi bunda lihat lihat, Amanda senyum senyum sendiri seperti itu." Ucap bunda nya Amanda, melihat anaknya salah tingkah.
" Tidak kok bunda, Amanda lagi seneng saja om David ke sini bunda." Lanjut Amanda, Amanda salah tingkah saat bilang ada David.
" David? mau ngapain ke sini? memangnya ada pekerjaan? ini kan hari Sabtu sayang?" Tanya Bunda nya Amanda, melihat anaknya semakin salah tingkah.
" Mau ajak jalan jalan bunda, nanti mau kesini om David nya." Lanjut Amanda, takut dilarang pergi bareng David
" Itu sih pasti bunda, tapi kata Putri sih om David tidak memiliki pasangan sama sekali, membuat Amanda bisa melanjutkan kedekatan ini ke om David " Lanjut Amanda, juga tidak ingin di cap sebagai perusak hubungan orang begitu saja.
" Alhamdulillah kalo begitu, yah kamu jalanin saja kedekatan kamu dan David. kalo pun kalian jodoh yah Alhamdulillah berarti sayang." Lanjut Bunda nya Amanda, berharap anaknya selalu merasakan bahagia.
" Amin amin bunda" Lanjut Amanda penuh harap, Amanda tidak peduli dibilang aneh mencintai orang yang lebih dewasa dari Amanda.
__ADS_1
Dilain sisi, Margaretha melihat cowok yang lagi duduk, terlihat wajahnya sangat sedih sekali membuat Margaretha penasaran dan mencoba mendekatinya
" Mas, kenapa murung seperti itu? maaf kalo saya memberanikan diri tanya mas, mungkin ada yang bisa saya bantu?" Tanya Margaretha penasaran.
" Tidak masalah nona, istri saya koma dan saya barusan di pecat dari kantor saya, saya bingung harus bagaimana untuk mendapatkan uang untuk biaya pengobatan istri saya." Ucap orang yang diajak ngobro oleh Margaretha.
" Astaga, kalo saya boleh tahu sebelumnya anda kerja apa? mungkin saya bisa bantu anda?" Tanya Margaretha merasa tidak tega melihatnya.
" Saya bagian pemasaran di salah satu toko disini, perusahaan saya bekerja gulung tikar, oleh karena itu semuanya dipecat begitu saja." Lanjut Orang yang diajak ngobrol, dan kasih lihat surat pemberhentian yang dikasih dari tempat kerjanya.
Margaretha menerima surat PHK yang dikasih ke Margaretha, membuat Margaretha merasa tidak tega melihat ada orang yang kesusahan
" Saya boleh lihat istri kamu? setelah melihat istri kamu, saya tahu kamu cocoknya dimana kerjanya, saya akan memberikan kamu pekerjaan." Lanjut Margaretha akhirnya mau memberikan pekerjaan, karena merasa tidak tega.
" Boleh nona, mari ikut saya nona, terimaksih mau membantu kesulitan saya." Lanjut Orang yang ditolong Margaretha.
__ADS_1
Margaretha ngangguk dan langsung berdiri, Margaretha ikut kemana pun orang itu ngajak Margaretha, entah kenapa Margaretha ingin sekali membantu kesulitan orang yang dilihatnya.