
Putri Vidio call bersama temen temen nya, Putri memimpin rapat laporan keuangan dari perusahaan perusahaan yang dipimpin oleh Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha.
" Tumben kamu yang mimpin rapat?" Tanya Amanda disebrang telefon
" Ayah lagi di kantor, kata ayah supaya saya saja yang memimpin rapat laporan keuangan perusahaan bersama kalian." Ucap Putri, Putri merasa bersyukur punya baju formal untuk dipakai menghadiri rapat secara online.
" Putri, kapan nih main kesini lagi, sudah kangen tahu sudah tiga bulan tidak main ke sini." Protes Vivi, walaupun sering ketemu di Vidio call tapi rasa rindu kebersamaannya dirasakan oleh Vivi.
" Kapan yah, kalian juga kan sibuk. mana ada waktu untuk jalan jalan bareng." Protes Putri mendengar ucapan Vivi
__ADS_1
" Iyah sih, kita sibuk sekali memimpin rapat, memimpin perusahaan, belum lagi kunjungan kerja kan. jadi waktunya padat sekali sih." Protes Dela, Dela juga merasakan terlalu sibuk
" Namanya juga bos, tanggung jawabnya kan lebih besar dari pada karwayan biasa." Protes Margarerha.
" Jalanin dengan ikhlas saja temen temen, karena Perjuangan yang berakhir dengan manis kan. perjuangan kita dari sekolah sudah kerja dan kuliah pun sambil kerja kan, waktu main kita saja disita karena pekerjaan. masa sekarang kita tinggal menikmati hasil perjuangan kita ngeluh sih, lagian kan sekarang cuman kerja dari pagi sampai sore kan. tidak terlalu berat, memang setiap orang yang bekerja waktu jalan jalan dan istirahat cuman dihari Sabtu dan Minggu saja." Lanjut Putri melihat temen temennya, Putri juga merasa kan lelah saat bekerja tapi berusaha menerima dan tidak ngeluh sama sekali.
" Ide yang bagus juga Dela, yah sudah setiap akhir bulan saja kalo begitu, lagian saya tidak bisa setiap hari pergi pergi kan." Lanjut Putri, Putri tidak enak pergi jalan jalan seenaknya walaupun diberikan ijin oleh Ilham
" Oke ibu bos, sudah saya catat jadwal jalan jalan bareng kita, oh yah kita sama sekali belum bahas laporan keuangan nih." Lanjut Amanda, karena yang dibahas dari tadi liburan saja.
__ADS_1
" Yah sudah kita mulai rapatnya sekarang" Lanjut Putri, Putri membuka berkas yang sudah disiapkan untuk bahan rapat bersama temen temennya.
Dilain sisi, David mengerutkan alisnya, kaget mendengar ucapan Ilham kalo selama ini Amanda menyimpan perasaan ke David.
" Masih berjuang mengejar Arini, atau mulai mendekati Amanda? sampai sekarang ada rasa ke kamu itu keren sekali. cukup setia loh Amanda?" Tanya Ilham, Ilham tidak keberatan jika Amanda dan David jadian.
" Amanda jauh lebih baik dan lebih manis sih sekarang, boleh juga deh, cape juga ngejar yang tidak ada kepastian juga. baik deh saya mulai mendekati Amanda Ham." Ucap David, David mulai membuka hati untuk Amanda karena David mulai sadar usianya semakin tua, dan membutuhkan pendamping hidup.
" Nah seperti itu dong, dari pada ngejar Arini, tapi tidak bisa diluluh kan sama sekali kan, biar Arini juga menyesal sudah mengabaikan orang yang memperjuangkan hati untuk Arini tapi dia sendiri yang sia sia kan selama ini." Lanjut Ilham, Ilham juga tidak ingin David mengharapkan sesuatu yang tidak pasti.
__ADS_1