5 CEO Cantik

5 CEO Cantik
Setahun kemudian


__ADS_3

Setahun kemudian, Putri sudah melahirkan dengan persalinan normal, dikaruniakan ana perempuan yang canttik, setelah itu Putri, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. dinyatakan lulus kuliah dengan prestasi yang membanggakan.


" Selamat sayang, akhirnya bunda lulus juga sayang, ayah sangat bangga dengan Bunda, walaupun sibuk dengan status barunya sebagai ibu rumah tangga, tapi bisa fokus kuliah sampai akhir." Ucap Ilham merasa bangga melihat Putri, bener bener rajin belajar dan tidak ingin mengecewakan Ilham yang sepenuhnya membayarkan biaya kuliahnya Putri.


" Alhamdulillah sayang, ini semua juga berkat dukungan dari ayah, Terimakasih sayang atas semua." Ucap Putri merasa bahagia, karena punya suami seperti Ilham walaupun sekarang status Ilham berubah dari orang tua angkat ke suami, tidak membuat Ilham melepaskan tanggung jawabnya, membiayai biaya kuliah Putri sampai selesai


" Yey, setelah ini kita mendapatkan gelar wakil CEO, wow tidak menyangka waktu semakin dekat." Ucap Amanda merasa bahagia dan bangga karena bisa mendapatkan jabatan yang luar biasa


" Apa saat peresmian jabatan kita, Putri ikut ke perusahaan yang kita pimpin?" Tanya Dela penuh harap, karena Dela ingin merayakan acara pentingnya bareng Putri

__ADS_1


' Tentu boleh, Putri akan datang saat peresmian jabatan kalian, di perusahaan perusahaan yang kalian pimpin nanti." Ucap Ilham, Ilham tidak melarang Putri untuk datang saat peresmian lagian tidak membuat Putri repot sama sekali.


" Yey, terimakasih om atas ijinnya, soalnya kan kita berjuang sama sama masa saat kita mendapatkan posisi tertinggi eh Putri tidak datang saat peresmian nanti." Ucap Vivi merasa bahagia sekali, karena Ilham tidak melarang Putri sama sekali.


" Sama sama, saya juga ingin melihat kalian di acara peresmian kalian, kalo sampai dilarang bisa bahaya kalo ngambek." Lanjut Putri, Putri pakai senjata jika istri ngambek membuat suami tidak mendapatkan jatah sama sekali.


" Keluar deh senjata para istri kalo sudah ngancem." Protes Ilham merasa gemas melihat Putri


" Dasar modus, oh yah kapan kita berangkat?" Tanya Margaretha tidak sabar

__ADS_1


" Setelah ijazah dan sebagainya selesai diurus baru kalian berangkat, kita tidak ingin kalian bulak balik ke sini cuman untuk mengurus yang belum selesai." Ucap David, David tidak ingin anak didiknya menelantarkan pekerjannya cuman karena urusan kampus yang belum selesai diurus.


" Siap komandan." Lanjut Amanda langsung memberi hormat ke David sambil terkekeh


" Selamat yah Putri, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. kalian menjadi wanita karir seutuhnya, semoga karir kalian semakin berkembang dan semakin sukses pekerjaan kalian." Ucap Arini, Arini merasa bahagia dan bangga karena perjuangan membantu Putri belajar tepat waktu bersama temen temennya dan temani Putri belajar sampai tengah malam beberapa kali tanpa diketahui oleh Ilham sama sekali.


" Ini semua tidak pernah lepas dari bantuan ka Arini, yang selalu mengingat kan kita semua untuk belajar, walaupun lagi sakit ataupun merasa bosan. tetep temani kita belajar." Lanjut Putri, Putri langsung peluk Arini, karena sebagai Kaka dan asisten yang tidak pernah banyak mengeluh dan tidak pernah menunjukan rasa lelah maupun kesal didepan Putri selama membimbing Putri belajar.


" Sekarang kita pulang yuk, supaya bisa istirahat di rumah." Lanjut Ilham, Ilham merasa sangat lelah, karena seharian bantuin Putri untuk persiapan ikut wisuda

__ADS_1


Putri ngangguk dan ikut Ilham untuk pulang ke rumah, sedangkan David nganterin Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. pulang ke rumah masing masing, sedangkan Arini ikut Putri pulang ke rumah nya Ilham.


__ADS_2