
Putri menyambut kedatangan temen temennya, Putri langsung ajak temen temennya untuk masuk kedalam rumahnya dan bawa ke ruang makan. David sekilas melihat Arini dan langsung jalan begitu saja, bagi David sekarang Arini adalah masa lalunya dan masa depan David adalah Amanda.
" Harus setia, harus setia, ingat kata Ilham kalo saya sudah tua dan harus fokus dengan pilihan hidup." Batin David langsung jalan begitu saja.
" David sekarang sudah berubah, sakit rasanya melihat orang yang di cintai nya sekarang sudah tidak peduli lagi." Batin Arini, merasa sedih melihat David jalan begitu saja menuju dapur
Arini bersikap biasa saja, saat tahu David sudah mulai tidak peduli dengan Arini lagi.
Dilain sisi, ART di rumahnya Putri menyiapkan makanan untuk Putri dan temen temennya, Putri mendengar semua cerita dari temen temen nya.
" Kasihan sekali kamu Dela, sudah nabak orang eh kehilangan proyek besar, pasti nyesek sekali" Ucap Amanda tidak bisa membayangkan jika dirinya ada di posisi nya Dela.
__ADS_1
" Setelah dari bengkel, ke kantor lagi rasanya sedih dan malas ke kantor, setelah nabrak rasanya langsung pulang itu melepas tanggung jawab kan." Ucap Dela merasa sedih jika ingat hari dimana, Lala kasih kabar kalo client nya marah karena Dela tidak kunjung datang.
" Resiko seorang pemimpin Del, memang seperti itu, mas Ilham juga sering merasakan hal yang sama justru membuat om David kesel dan ikut pusing kalo tidak jadi rapat" Ucap Putri sambil melirik David yang lagi asik makan
" Istri bos lucknut nih, buka aib didepan temen temenny." Batin David kesel karena Putri inget kadang David dan Ilham marahan karena pekerjaan.
" ya seperti itu deh, walaupun rapat gagal tapi bisa membujuk untuk melanjutkan nya, kalo pun tidak yah bisa cari client lain tapi diusahakan harus berhasil." Ucap David, David rindu masa masa memberikan masukan seperti ini untuk Putri dan teman temennya.
" Saya pernah sih hampir gagal rapat, karena macet parah dan akhirnya naik ojek online sedangkan bodyguard tetep bawa mobil sampai tempat tujuan" Ucap Vivi yang pernah merasakan yang dialami oleh Dela.
" Saya telefon, bilang kalo telat dan lagi dijalan naik ojek online, akhirnya mau nunggu, karena telat terjebak macet." Lanjut Vivi merasa beruntung karena client nya tidak membatalkan rapat besarnya.
__ADS_1
Putri yang mendengar pengalaman temen temennya soal rapat, datang telat, dan gagal rapat. membuat Putri merasa iri karena tidak merasakan hal yang sama karena Ilham bener bener melarang Putri untuk kerja di kantor.
" Putri diam saja, apa dia merasa iri, kasihan juga melihatnya." Batin David yang memperhatikan Putri lebih banyak diam dari pada ikut ngobrol
" Makanan siap" Ucap Arini yang tiba tiba muncul, David melihat Arini merasa lega karena Arini membuat temen temen nya Putri berhenti bahas pekerjaan.
Putri melihat Arini langsung bantuin Arini nyusun makanan di meja makan, setelah makanan tersusun rapih membuat Putri dan temen temennya langsung makan, David sambil makan, membuka obrolan baru supaya Putri tidak merasa sedih dan kepikiran soal tadi.
" Apa saja rencana kalian selama di sini?" Tanya David melihat Putri, Amanda, Dela, Vivi bergantian
" Jalan jalan ke mall, makan, ke kebun binatang, dan Ancol." Ucap Margaretha, karena sekarang ada Freya jadi bisa merasakan jalan jalan ke kebun binatang
__ADS_1
" Sepertinya seru juga, apa saya boleh ikut kalian?" Tanya David sambil melihat Amanda
" Tentu boleh dong om, kita juga sudah lama tidak jalan jalan bersama om kan." Lanjut Amanda senyum melihat David, selama Amanda dan temen temennya sudah bekerja membuat David jarang jalan jalan bersama Amanda dan yang lain lagi.