
Putri, Ilham, dan Arini. akhirnya sampai di rumah juga, melalui perjalanan yang panjang, Arini pamit ke kamar duluan untuk istirahat meninggalkan Putri dan Ilham yang masih ada diruang keluarga.
" Sayang, baju emak yang kamu pakai, pantas juga sayang." Ucap Ilham kagum melihat Desti memakai kebaya terlihat sangat cocok
" Bisa saja mas, yah sudah aku istirahat dulu ya mas, selamat istirahat sayang." Ucap Putri tersipu malu di puji sama Ilham.
" Iyah sayang, selamat mimpi indah yah, nanti makan siang, biar bibik yang siap kan yah. Arini tidak usah masak." Lanjut Ilham
" Beres mas" Lanjut Putri, Putri nyeret kopernya jalan pelan pelan ke kamarnya
Dilain sisi, David melakukan Vidio call, sama beberapa bodyguard yang melakukan renovasi di beberapa toko dan rumah, David ingin melihat pekerjaan karyawan nya apa sesuai perintah atau ada yang kurang
" Yah sudah saya lanjutkan Vidio call nya nanti yah, pak Ilham sudah tiba di rumah." Ucap David melihat layar handphone nya.
" Beres pak David." Ucap bodyguard bersamaan di sebrang telefon
David mematikan teleponnya, dan siap siap ke rumahnya Ilham, untuk kasih laporan persiapan rumah dan toko yang Ilham ingin kan.
__ADS_1
Dilain sisi, Ilham jalan santai ke ruang kerjanya, karena Ilham ingin sekali mendengarkan laporan dari David, selama persiapan rumah baru dan toko baru untuk beberapa saudaranya Putri, yang akan pindah rumah ke Jakarta dan ke Solo. David yang baru datang langsung jalan ke sofa ruang kerjanya Ilham.
" Semua dikerjakan dengan cepat Ham, selama dua hari pembelian rumah dan ruko berjalan dengan lancar, tempat rukonya sangat strategis. saya yakin sih jualannya akan berjalan dengan lancar." Ucap David memberikan kertas akte pembelian rumah dan ruko.
" Kerja yang bagus Vid, Alhamdulillah cari ruko yang strategis, terus kalo rumah bagaimana? tempat tinggalnya?" Tanya Ilham memeriksa akte kepemilikan rumah rumah dan ruko ruko yang sudah dibeli, walaupun Ilham membelikan rumah dan ruko kepemilikan rumah dan ruko tetap atas nama Putri, om om dan Tante Tante Putri cuman hak guna pakai.
' Rumah yang dipilih juga nyaman dan aman sih, kita juga sudah memerintah kan pasang cctv di setiap rumah dan ruko, untuk rumah tidak kita kasih satpam karena rumahnya tidak ada pos satpam juga. cuma bodyguard akan kita kasih dobel job sebagai tukang kebun dan satpam, supaya lebih aman sih. bodyguard juga saya perintahkan memiliki alat perlindungan diri yang resmi juga, kita akan kasih kartu identitas pekerja dari perusahaan supaya resmi karena memiliki alat perlindungan diri, supaya tidak ada masalah dikemudian hari." Lanjut David yang sudah memikirkan segala resiko kedepannya.
" Ide yang bagus juga, yah sudah lakukan saja apa yang terbaik menurut kamu David, saya serahkan semuanya sama kamu." Lanjut Ilham yang lega karena David kerja cepat.
" Mantap, terimakasih bro, saya senang mendapatkan pekerjaan sampingan seperti ini, terus bagaimana dengan restu keluarganya Putri, bagaimana bisa mereka memberikan restu?" Tanya David yang penasaran, karena statusnya Ilham sebagai ayah angkat yang mau melamar Putri.
" Yah awalnya sih ditolak, karena kan status saya yang masih ayah angkat buat Putri kan, terus mereka melakukan rapat besar besaran begitu, dirumah nenek nya Putri dari pihak keluarga Bu Farma, yah sudah deh keluarga besar pak Joko dan keluarga besarnya Bu Fatma, melakukan rapat keluarga besar, dari laporan bodyguard kalo mereka menerima saya sebagai menantu mereka, mau bagaimana lagi saya dan Putri saling mencintai, dan saya satu satunya keluarga yang dimiliki Putri selama tinggal di Jakarta. mereka memberikan kepercayaan untuk saya sebagai suaminya Putri apa lagi mampu menjaga Putri dengan semaksimal mungkin." Penjelasan Ilham panjang kali lebar
" Rekam jejak perjalanan hidup yah, apa lagi kan Bu Fatma dan pak Joko sudah hampir tiga tahun meninggal dunia kan. jadi keluarga besarnya Putri percaya kamu mampu menjaga Putri dengan status suami, walaupun sebelumnya status kamu ayah angkat kan, kamu juga mampu memenuhi kebutuhannya Putri, walaupun dia juga bekerja, tapi kamu tidak begitu saja melepas tanggung jawab kamu." Puji David, karena Ilham tetep menjalan kan tanggung jawabnya memenuhi kebutuhannya Putri.
" Iyah juga sih, dengan alasan itu saya mendapatkan restu dari keluarga besar dan mereka juga mau ikut pindah kesini, alasannya supaya bisa dekat sama Putri juga." Lanjut Ilham, yang bahagia karena keinginannya diterima dengan baik sama keluarganya Putri.
__ADS_1
Dilain sisi, Putri mencoba cincin pernikahan orang tuanya, Putri merasa heran emak nya tidak membawa cincin nikah pas merantau ke Jakarta, cuman bawa buku nikah saja.
" Cincin nya bagus Putri, sangat pas sama jari manis kamu" Ucap Arini yang melihat Putri mencoba cincin nikah orang tuanya
" Iyah ka pas sekali, tapi aneh yah emak tidak bawa cincin nikah ini, masa sih ketinggalan di rumah. teledor sekali emak." Lanjut Putri merasa heran, perasaan selama tinggal di Jakarta ibu nya semasa hidupnya tidak pernah ceroboh simpan barang yang dimilikinya, terkesan sangat rapih
" Entah lah, yang jelas sekarang cincin itu jadi milik Putri, disimpan dengan baik cincinnya. keluarga besar kamu simpan dengan baik selama ini, jadi kamu juga harus bisa simpan cincin sejarah orang tua kamu." Lanjut Arini, kasih kotak cincin ke Putri.
Dilain sisi, Ilham melihat Bik Sumini, masak dan ngajak David untuk ikut makan siang bareng, sebelum David kembali bekerja.
' Lumayan makan gratis dengan senang hati Ham saya terima, ajakan kamu makan disini, eh yah Arini mana?" Tanya David yang tidak melihat Arini didapur.
" Arini dikamar sama Putri, biarin lah Arini temani Putri, sampai masakan selesai, kenapa sudah kangen sama Arini? hobi liar kamu sudah hilang belum? saya tidak mau Arini kamu rusak yah?" Tanya Ilham menatap David dengan tatapan mautnya
" Tenang saja bro, Arini kan perempuan baik baik yang pantas dijaga dengan baik juga, sudah tobat bro, tidak enak setiap malam tidur sendirian, demi membiasakan diri, sebelum melamar Arini bro." Lanjut David, diam diam David masih liar, walaupun tidak sesering dulu. menghilangkan kebiasaan buruk dengan cepat sangat lah sulit dilakukan David
" Bagus kalo begitu, saya ijin kan Arini diajak jalan, dan saya punya tanggung jawab menjaga Arini supaya tidak rusak tanpa ikatan halal sama sekali. saya menerima Arini bekerja disini masih original, jangan sampai Arini keluar dari rumah ini dengan luka dan aib bagi keluarga Arini, dan nama baik saya rusak karena kelakuan orang yang Deket sama Arini. syukur lah kalo kamu perlahan mau berubah demi Arini." Lanjut Ilham kagum sama David yang mau berubah, walaupun tidak mudah dilakukan untuk David.
__ADS_1