5 CEO Cantik

5 CEO Cantik
Sah sah


__ADS_3

Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. bantuin Putri siap siap untuk menikah, akhirnya hari yang ditunggu tunggu tiba juga.


" Wow, Semakin cantik seperti ini Putri, pakai kebaya untuk ijab kabul, tidak sabar melihat kamu pakai gaun pilihan kami." Ucap Amanda bahagia karena hasil riasannya membuat Putri semakin cantik


" Rambutnya untung panjang, jadi bisa disanggul sebagus ini." Ucap Dela merapihkan rambutnya Putri


" Iyah untungnya ga dipotong, kalo pendek kan jadi aneh kalo dipaksa di sanggul juga.' Ucap Vivi yang setuju ucapan Dela


" Alhamdulillah temen temen, saya memang malas potong rambut, lagian belum terlalu panjang juga kan." Ucap Putri, Putri melihat hasil karya temen temennya. cukup rapih dan membuat Putri terlihat semakin cantik


" Hayo tuan Putri, kita kedepan, karena pangeran sudah menunggu tuan Putri untuk ijab kabul." Ledek Vivi, Vivi merapihkan perlengkapan makeup nya, semanjak kerja Vivi rajin koleksi perlengkapan makeup.


Putri didampingi Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. keluar kamar dan siap siap berangkat ke masjid untuk melaksanakan ijab kabul.


Dilain sisi, David yang melihat Ilham tidak tenang merasa gemes sekali, sahabatnya Bener bener tidak sabar menuju halal bersama Putri.


" Duduk dengan tenang lah bro, namanya juga perempuan pasti lama berias dirinya tidak seperti kamu yang cepat kan." Protes Ilham yang bulak balik seperti strikaan

__ADS_1


" Maklum lah bro, baru pertama kalinya nikah yah begini tidak sabar menuju halal. kamu rasain sendiri deh menikah biar tahu gugupnya seperti apa." Protes Ilham kesal, karena David dari tadi cerewet terus menerus.


" Yah deh, walaupun saya pusing melihat kamu, begitu saja terus sampai Putri datang yah." Protes David semakin kesal, David lebih memilih tidak melihat Ilham dari pada kesal karena Ilham bikin pusing bulak balik terus menerus.


Setengah jam kemudian, Putri dan rombongan masuk kedalam masjid, membuat semua tamu undangan terpesona melihat penampilan Putri yang terlihat lebih cantik, membuat Ilham senyum bahagia melihat calon istrinya jalan mendekati Ilham.


" Kamu cantik sekali sayang" Ucap Ilham terpesona melihat penampilannya Putri.


" Apa kita bisa mulai ijab kabulnya?' Tanya penghulu


" Bisa pak" Lanjut Ilham, Ilham membantu Putri duduk disampingnya.


" Bagaimana para saksi sah?" Teriak penghulu melihat tamu undangan


Sah


Sah

__ADS_1


Teriak serentak tamu undangan, membuat penghulu membaca doa setelah ijab kabul, Membuat Ilham memasangkan cincin di jari manisnya Putri.


" Selamat bro, akhirnya halal juga, akhirnya kamu bisa merasakan bagaimana serunya gulet panas bro." Bisik David membuat Ilham melotot


" Dasar diotak kamu isinya gulet panas terus" Protes Ilham kesal, habis ijab kabul dikasih tahu bagaimana serunya gulet panas dimalam pertama


" Selamat yah Putri, akhirnya resmi juga, semoga pernikahan kamu dan om Ilham selalu bahagia" Ucap Amanda ikut bahagia, walaupun kesel Putri menjalin hubungan dengan Ilham dengan diam diam


" Tidak sabar melihat keponakan lahir, jangan lupa cetak keponakan yang banyak yah Putri. supaya semakin banyak yang dikasih THR." Ledek Dela ikut bahagia.


" Cetak ponakan memangnya kue apa huh" Protes Vivi heran mendengar ucapan Dela


" Biarin" Lanjut Dela dengan cuek


" Kita panggil kamu apa nih, Tante Putri atau apa nih?" Ledek Margaretha


" Bener juga kita panggil kamu apa?" Tanya Amanda ikut bingung, soalnya Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. panggil Ilham sebutan om, terus panggil Putri dengan sebutan apa membuat teman temannya Putri bingung

__ADS_1


' panggil nama saja, apa sih kalian ini yah. jangan terlalu formal sama saya." Protes Putri kesal karena temen temennya, membahass sebutan nama untuk Putri setelah resmi menikah dengan Ilham


__ADS_2