5 CEO Cantik

5 CEO Cantik
Kuras saja sayang, selama kita mampu kenapa tidak


__ADS_3

Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. keluar kamar dengan pakaian yang sudah diganti dan wajah sudah dipoles makeup tipis tipis. sudah siap jalan jalan sore.


" Aunty nya Freya cantik cantik sekali, aunty sudah siap dikuras uangnya oleh Freya." Ucap Putri menirukan suara anak kecil, seolah Freya yang bilang.


" Kuras saja sayang, selama kita mampu kenapa tidak, Hari ini harinya Freya jadi bebas mau belanja apa Freya." Ucap Amanda pura pura sombong, Amanda merasa bersyukur semenjak sudah kerja dari jaman sekolah, membuat Amanda mampu membelikan apapun yang Amanda ingin kan.


" Selain aunty Amanda, aunty Dela juga bakal teraktir Freya apapun yang Freya ingin kan." Ucap Dela ikutan sombong, Dela sudah lihat mainan anak anak, membuat Dela ingin membeli banyak untuk Freya.


" Aunty tidak ada yang beli makanan untuk Freya nih?" Tanya Putri pura pura sedih


" Kalo makanan, nanti bunda nya yang kenyang, pokoknya hari ini harinya Freya bukan hari bunda pokoknya." Ledek Vivi, Vivi langsung gendong Freya, untungnya Freya anteng di gendong Vivi.

__ADS_1


" Dasar yah kalian" Protes Putri pura pura marah, tapi Putri merasa bahagia karena sahabat sahabatnya memberikan perhatian untuk Freya.


" Dasar yah perempuan, kalo sudah ngobrol lama sekali. astaga tidak membayangkan Amanda ada di posisi Putri pasti seperti ini deh." Batin David merasa heran melihat Amanda dan temen temennya ngobrol bisa lama, bukannya cepetan jalan sambil ngobrol.


Amanda ngajak temen temen nya langsung jalan ke mall, tidak sabar belanja baju dan mainan anak. sudah tidak sabar belanja banyak demi keponakan satu satunya.


Dilain sisi, Ilham menikmati kesendirian di rumahnya David, sambil mengerjakan pekerjaan kantor, memantau perusahaan yang dipimpin oleh Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha.


Ilham merasa bersyukur ada di rumahnya David, bisa fokus kerja seperti ini, walaupun kesepian jauh dari anak dan istri.


Dilain sisi, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. langsung jalan ke toko baju anak anak, membuat Amanda dan yang lain langsung pilih perlengkapan anak yang diinginkan.

__ADS_1


" Astaga mereka bisa gelap mata nih" Batin David melihat Amanda dan temen temennya milih banyak baju, sepatu,aksesoris anak, dan lain lain. tidak melihat harga sama sekali.


" Aunty Freya semangat sekali belanjanya yah kakek." Ledek Putri melihat David yang diam saja.


" Sial kakek lagi, walaupun sudah tua tapi tidak mau juga lah dipanggil kakek, masih muda seperti ini juga. masih lima puluh tahun padahal." Protes David menolak tua sama sekali.


" Astaga, lima puluh tahun, di bilang muda astaga yah om David. hahahaha menolak tua sekali yah." Ledek Putri ketawa puas


" Sial, biarin saja lah, iri saja ini anak." Protes David kesel, karena Putri bisa bisanya ledekin Ilham, padahal usia Ilham pun sama seperti David lima puluh tahun


Putri terkekeh melihat David yang merajuk karena diledekin, Putri minta David untuk jagain Freya, awalnya David menolak karena diancam akhirnya David dengan berat hati mau jagain Freya dan membiarkan Putri gabung bersama temen temennya. untuk belanja pilih baju untuk anaknya.

__ADS_1


__ADS_2