5 CEO Cantik

5 CEO Cantik
Selamat Amanda akhirnya


__ADS_3

Amanda dirias oleh perias yang sudah disiapkan oleh Putri karena hari pentingnya Amanda, membuat Putri ingin memberikan penampilan terbaik untuk Amanda.


" Sudah cantik nih, jangan gugup yah saat peresmian nanti." Ucap Putri melihat Amanda rambutnya dirapihkan oleh perias


" Insya Allah Putri, ini juga lagi menghafalkan isi pidato nanti. insya Allah tidak lupa naanti." Ucap Amanda merasa gugup, karena hari yang ditunggu tiba juga, peresmian pertama dilakukan untuk Amanda membuat Dela, Vivi, dan Margaretha. datang untuk menyaksikan hari penting untuk Amanda.


" Cantiknya kamu Amanda, nanti giliran saya juga seperti ini yah pakai baju formal dan pidato didepan karyawan dan petinggi perusahaan lainnya." Ucap Dela gugup sekaligus penasaran, karena pengalaman pertama pidato didepan banyak orang.


" Iyah juga, saya juga bakal seperti ini. duh seperti mimpi yah temen temen, karir kita sebagus ini dan mendapatkan kepercayaan besar setelah kita lulus kuliah lagi. seperti mimpi yang terindah jadi kenyataan yang manis." Ucap Vivi, Vivi merasa bersyukur karena semakin dekat dengan Putri justru memberikan kesempatan emas untuk karirnya.

__ADS_1


" Karena kalian layak mendapatkan jabatan ini, kalian bekerja keras untuk bisa bekerja sambil sekolah dan dilanjutkan kuliah, perjuangan yang kita lalui tidak mudah. karena itu mas Ilham punya ide untuk memberikan kepercayaan besar ini, karena kalian dianggap mampu." Lanjut Putri, Putri tidak menyangka bisa jadi temen deket untuk Dela, Vivi, dan Margaretha.


" Terimakasih yah, karena kita ikutin kamu bikin desain rumah, membuat kita mendapatkan peluang untuk sukses di usia muda seperti ini." Ucap Margaretha tidak pernah menyesal karena waktu istirahat dan jalan jalan tersita selama kuliah sambil kerja. sekarang menikmati kerja keras selama lima tahun yang tidak mudah untuk dilalui.


Dilain sisi, David melihat Arini, dengan tatapan sendu, Arini bener bener menghindari David, begitu takut dan kecewanya Arini ke David saat tahu kebiasaan buruknya David selama ini.


" Saya tidak marah, saya tidak ada hak untuk marah ke bapak, itu sih hak bapak melakukan apapun yang bapak ingin kan, tapi saya tidak bisa berteman lagi dengan laki laki yang punya hobi liar seperti itu maaf." Ucap Arini, Arini takut dijebak oleh David untuk melakukan kontak fisik dengan paksa.


" Astaga Arini, memangnya saya pernah pegang kamu? pernah bicara kotor ke kamu? saya menghargai kamu sebagai perempuan baik baik, makannya saya tidak berani merusak kamu sama sekali. maaf kalo saya membuat kamu takut karena bieasaan buruk saya. apa kita bisa berteman?" Tanya David penuh harap, David bener bener rindu dengan Arini.

__ADS_1


" Maaf tidak bisa, permisi pak, saya ingin panggil Putri dan temen temennya karena acara sebentar lagi dimulai pak, kalo begitu permisi pak." Lanjut Arini mempercepat langkahnya, meninggalkan David yang masih diam melihat Arini pergi begitu saja, David menyesal pintu apartemen tidak dikunci membuat Arini seenaknya masuk kedalam apatermen.


Dilain sisi, Putri ganti baju, saat melihat Amanda sudah rapih, Putri menyamakan warna kemejanya dengan warna baju formalnya Amanda. supaya terlihat kompak.


" Semuanya sudah rapih?" Tanya Putri setelah selesai ganti baju


" Sudah Putri, hayo kita kedepan, pasti sudah banyak yang tunggu kita selesai siap siap." Ucap Amanda berusaha tidak gugup


Putri langsung jalan keluar dari kamar, diikuti oleh Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. jalan ke ruang tamu, sudahh ada Ilham, David, Arini, dan orang tua temen temennya Putri.

__ADS_1


__ADS_2