5 CEO Cantik

5 CEO Cantik
manis sekali perhatian ayah sayang


__ADS_3

Ilham meminta bodyguard untuk beli kulkas dan isinya untuk dikamar, karena Putri akan disiapkan banyak cemilan dan makanan untuk Putri selama didalam kamar.


' Alhamdulillah yah sayang, kita baru nikah sudah diberikan kepercayaan memiliki anak" Ucap Ilham bahagia dan merasa tidak menyangka secepat ini diberikan keturunan


" Iyah sayang, Alhamdulillah sekali, aku juga bahagia sekali, masih kuliah sudah menikah dan jadi calon ibu lagi. duh bahagianya aku." Ucap Putri juga tidak menyangka karena secepat ini mendapatkan anak.


" Sekarang bunda mau apa? apa bunda merasa lapar?" Tanya Ilham merangkul Putri, pelan pelan langkah kakinya mengikuti Putri, supaya Putri tidak cepat lelah jalan terlalu cepat


" Mau tidur ayah, berasa ngantuk dan lemas sekali badan bunda. hoaaamm" Lanjut Putri sambil menguap, Putri bener bener ngerasa ngantuk sekali.


" Sabar yah sayang, sampai di mobil bisa rebahan selama dijalan." Lanjut Ilham merasa tidak tega, melihat Putri yang pucat, Ilham memeritantahkan bodyguard untuk beli kursi roda buat Putri, Dari pada Putri jalan jauh sampai parkiran mobil. Ilham melihat bodyguard membawa kursi roda pelan pelan membantu Putri untuk duduk di kursi roda membuat Putri merasa bahagia dengan perhatian yang diberikan Ilham.

__ADS_1


" Terimakasih sayang, manis sekali perhatian ayah sayang " Ucap Putri merasa bahagia karena diam diam Ilham beli kursi roda


" Sama sama sayang, apapun akan aku lakukan demi bunda sayang." Ucap Ilham langsung mencium keningnya Putri


Putri membiarkan Ilham mendorong kan kursi rodanya, Putri melihat Ilham langsung senyum bahagia, Ilham status orang tua angkat saja selalu berusaha semaksimal mungkin memanjakan Putri apa lagi sekarang dengan status suami, Putri merasa bahagia sekali memiliki suami seperti Ilham yang penuh perhatian.


Dilain sisi, Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. yang mendapatkan kabar kalo Putri hamil langsung merasa bahagia sekali, karena baru nikah sebulan lebih sudah diberikan kepercayaan sebagai seorang ibu.


" Yes, terimakasih om David kita sudah dikasih ijin untuk jenguk Putri di rumah, tidak menyangka sebentar lagi kita jadi Tante, dan om David jadi kakek hahahaha." Ledek Amanda ketawa puas


" Sial, walaupun kakek kakek, tapi saya masih tampan tahu, tidak tua tua amat.." Protes David kesel melihat Amanda ketawa puas setelah ledekin dirinya

__ADS_1


'Iyah masih muda, tapi kalo Putri sudah lahiran dipanggil kakek. jadi kakek kakek menolak tua. hahahaha." Ledek Dela ketawa puas.


" Kalian ini yah, bahagia sekali ledekin saya. kalo saya merajuk kalian repot loh dapat hukuman dari saya." Lanjut David pura pura merajuk


" Repot kenapa om? memangnya hukumannya apa?" Tanya Vivi penasaran dengan ancamannya David


" Kalian dipotong gaji, kalian dikurangin job tambahan, dan kalian tidak akan mendapatkan bimbingan dari saya untuk memimpin rapat lagi loh. biar mikir sendiri." Ancamannya David pura pura pasang wajah serius.


" Astaga, kejam sekali hukumannya om. yah jangan begitu dong om David yang ganteng dan awet muda. jangan kasih hukuman seperti itu dong " Bujuk Margaretha, Margaretha takut dengan ancaman David begitu juga dengan Amanda, Dela, dan Vivi yang juga ketakutan.


" Hahahaha, baru begitu saja sudah pada takut. makannya jangan ledekin saya sudah tua dong." Ledek David ketawa puas, karena berhasil membalas ucapan Amanda dan temen temennya

__ADS_1


Amanda, Dela, dan Vivi minta maaf bercanda bersama David. awalnya David masih mau kerjain Amanda dan yang lain. tapi melihat wajah ketakutan mereka membuat David merasa tidak tega dan akhirnya memaafkan Amanda dan yang lain, setelah puas ketawain Amanda, Dela, dan Vivi.


__ADS_2