
Ilham masuk keruangannya Putri, Ilham minta Putri untuk kumpulin temen temennya untuk rapat mendadak.
" Iyah sayang, sebentar yah, aku ke ruangan mereka." Ucap Putri yang merapihkan meja kerjanya.
" Rapatnya disini saja yah sayang, soalnya aku malas ke ruangan aku sayang.' Ucap Ilham sengaja, supaya ruangannya Putri lebih sering dipakai rapat dibanding kan ruangannya terus.
" Oke mas bos" Lanjut Putri memberi hormat, dan langsung keluar dari ruangannya jalan ke ruangan Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. Putri sangat rindu kerja dalam satu ruangan bareng temen temennya
" Ada apa Putri kesini?" Tanya Dela saat melihat Putri masuk keruangannya
" Daddy, minta kita semua rapat diruangan saya sekarang." Ucap Putri, Putri sengaja cape cape ke ruangan temen temennya, sekalian kangen melihat ruangannya.
" Oke sebentar yah, kita matikan komputer dan rapihkan meja dulu." Ucap Amanda walaupun rapatnya mendadak, tidak membuat Amanda dan yang lain kesel datang rapat.
" Silahkan saja temen temen." Lanjut Putri, Putri membiarkan temen temennya mematikan komputer dan merapihkan meja kerjanya.
" Oke sudah rapih, hayo kita rapat." Ucap Vivi semangat sekaligus penasaran, hal apa yang mau dibahas oleh Ilham.
Putri ngajak temen temennya rapat diruangannya, Putri memberikan minuman segar buat temen temennya minum selama rapat berlangsung.
" Kalian siap siap untuk punya rumah di luar kota, karena saya akan tentukan kota mana saja yang harus kalian punya tempat tinggal, karena saya rasa kalian sudah waktunya punya rumah dulu. kalian akan ada pelatihan pematangan jabatan kalian sebagai pemimpin perusahaan, hak dan kewajiban sebagai pemimpin perusahaan. pelatihan disini selama tiga bulan sebelum pindah, kalian kan sebentar lagi wisuda. setelah wisuda sudah siap bekerja langsung" Penjelasan Ilham panjang kali lebar.
" Oke deh om, tidak sabar menjalan kan perusahaan, apa kita punya asisten juga?" Tanya Amanda penasaran, soalnya Putri sebagai wakil CEO saja sudah punya asisten sendiri
__ADS_1
" Tentu punya dong, walaupun kalian sebagai wakil CEO, tapi kalian punya hak mendapat pendamping juga, dan asisten kalian perempuan jadi tidak usah takut, sama pendamping jabatan kalian nantinya." Lanjut Ilham, Ilham memberikan amplop coklat ke Amanda, Dela, Vivi, dan Margaretha. membuat mereka langsung buka amplop yang dikasih sama Ilham
" Mantap daerah Jawa, Deket sama rumahnya Putri, oke om insya Allah saya akan menjalan kan jabatan ini secara profesional dan tidak akan mengecewakan om sama sekali." Ucap Margaretha penuh percaya diri.
" Amin amin, yah sudah kalian urus surat pindah kalian bareng orang tua kalian yah, saat pelatihan rumah kalian harus sudah ada oke, rumah kalian akan dijaga sama bodyguard yang bisa dipercayai, nanti David yang mencari bodyguard untuk jagain rumah kalian." Lanjut Ilham, Ilham ingin sekali memberikan fasilitas semaksimal mungkin untuk temen temennya Putri.
" Wow keren, baik lah om, saya terima dengan senang hati om." Lanjut Vivi bahagia, karena rumahnya ada satpam, yakin rumahnya semakin aman
" Walaupun kita sibuk dan berjauhan tapi kapan kapan main bareng kan?" Tanya Putri sedih harus pisah jauh sama temen temennya.
" Tentu dong Putri, kamu lebih mudah ke rumah kita, kamu lupa apa om Ilham punya jet pribadi kan.jadi tidak usah sedih dan memikirkan jauhnya tempat kita." Lanjut Amanda, Amanda heran sama Putri yang lupa kalo ayah angkatnya punya jet pribadi.
" Saya lupa temen temen, oke deh saya akan rajin rajin jenguk kalian yah, dan akan jadi agenda rutin saya sekalian cek kondisi perusahaan yang kalian pimpin nantinya." Lanjut Putri terkekeh, Putri bener bener lupa kalo Ilham punya jet pribadi.
" Yah sudah kalian boleh kembali ke ruangan kalian, nanti malam kalian ke kampus kan, usahakan bisa tidur diruangan kalian supaya pas ujian bisa mengerjakannya" Lanjut Ilham
" Sayang, untuk memantau perusahan aku saja yang keliling kota yah, ingat kan keinginan aku, setelah kita nikah aku ingin kamu selalu dirumah saja, biarkan aku saja yang bekerja untuk keluarga kecil kita oke." Ucap Ilham melihat Putri yang lagi merapihkan meja kerjanya.
" Iyah sayang, tapi kalo aku kapan kapan ikut boleh kan, sekalian kangen kangen sama mereka." Ucap Putri berharap dikasih kebebasan untuk main.
" Boleh sayang, tapi tidak fokus untuk bekerja yah, aku ijin kan kamu liburan tapi tidak mengerjakan pekerjaan kantor" Tegas Ilham, Ilham tahu Putri ingin merasakan kunjungan kerja.
" Siap mas bos." Kesel Putri sambil terkekeh.
__ADS_1
Dilain sisi, David menyesal lagi kerja, sempet sempatnya nonton Vidio yang membuat dirinya panas dalam, David minta ijin keluar kantor membuat Ilham tepok jidat saat tahhu alasan David
" Dasar maniak panjat pinang, sudah sana tapi jangan lama lama loh, dua jam saja yah, kelamaan potong gaji karena kamu ijin buat urusan tidak penting." Tegas Ilham, Ilham tahu kebiasaan David, mana mau panjat pinang cuman sebentar saja.
" Astaga bro, Dua jam saja? yang bener saja sih, dijalan saja super macet bro, masa disana cuman sebentar sih, kalo disini banyak bocah, kasihan kalo mereka ketakutan sama kebiasaan buruk saya kan." Ucap David memelas
" Terserah, suruh siapa lagi kerja nonton begituan, salah sendiri, pokoknya dua jam tidak lebih." Lanjut Ilham mulai kembali fokus bekerja.
" Huh, sial sial, baik lah dua jam, saya jalan dulu." Lanjut David kesal, bisa bisanya dikasih waktu, David langsung keluar dari ruangannya Ilham dan langsung pergi demi keselamatan burung perkututnya
Dilain sisi, Putri siap siap pulang, merapihkan meja kerjanya, Putri melihat jam di dindingnya membuat Putri berusaha semangat untuk ikut ujian sekalian persiapan skripsi.
" Semoga kuliah hari ini berjalan dengan lancar" Ucap Putri
Putri jalan santai ke ruangan temen temennya, Putri melihat Ilham keluar dari ruangannya langsung menghampiri Ilham
" Sayang, sudah mau pulang?' Tanya Putri pelan
" Iyah dong, anterin pacar aku kuliah dong, aku tidak tenang kalo membiarkan kamu kuliah tanpa ditemani sampai pulang." Ucap Ilham, rasanya Ilham ingin sekali gandeng tangannya Putri, tapi tidak berani, selama hubungannya belum resmi
" Huh gombal' Lanjut Putri protes, walaupun Putri seneng Ilham semakin pandai gombal
Ilham cubit pipinya Putri saking gemesnya, Putri dengan cemberut jalan duluan ke ruangan temen temennya. Ilham menahan ketawa melihat Putri masih cemberut karena pipinya dicubit sama Ilham.
__ADS_1
" Dijalan kita makan pizza guys, saya sudah pesan kan pizza untuk kita makan selama dijalan ke kampus." Ucap Amanda, Amanda Lagi berkeinginan makan pizza didalam mobil
" Woag mantap, yah sudah yuk kemobil, kita sambil makan pizza." Ucap Putri, Putri yang sudah terbiasa makan Pizza, jadi ikut seneng sama keinginan Amanda, bisa makan pizza didalam mobil