5 CEO Cantik

5 CEO Cantik
Bahkan cincin pernikahan masih ada


__ADS_3

Amanda, Vivi, Dela, dan Margaretha. buka oleh oleh yang dibelikan oleh Putri waktu jalan jalan ke kota Padang, membuat Amanda meluk Putri bahagia karena dibelikan oleh oleh yang banyak dan bagus bagus.


" Terimakasih yah Putri, aksesoris dan bajunya bagus sekali." Ucap Amanda bahagia, walaupun Amanda tidak tahu alasan sebenarnya Putri ke Padang tapi tetep bahagia karena dikasih oleh oleh


" Terimakasih juga loh, dikasih oleh oleh sebanyak ini, merepotkan sekali tahu Putri." Ucap Dela merasa tidak enak takut merepotkan Putri


" Santai saja temen temen, jangan lupa dipakai terus yah aksesorisnya." Ucap Putri merasa lega karena pilihannya disukai sama temen temennya


" Ngapain saja sih kamu selama di Padang, lama sekali, pasti ke sekolah orang tua kamu juga?" Tanya Vivi penasaran, tempat apa saja yang Putri kunjungi selama di sana

__ADS_1


" Iyah bener, saya ke sekolah orang tua saya, mereka satu sekolah dari SD sampai SMU, setelah dua tahun dari kelulusan SMU, almarhum bapak saya melamar ibu saya, setelah lulus sekolah dan bawa ibu saya merantau ke Jakarta." Lanjut Putri terharu sama orang tuanya, bisa bisanya satu sekolah terus.


" Peninggalan apa yang masih ada di sana?" Tanya Margaretha penasaran


" Semua barang barang masa remaja ibu saya masih utuh, bahkan cincin pernikahan pun masih ada, keluarga besar ibu dan keluarga besar bapak. sepakat tidak akan menjualnya karena itu hasil kerja keras bapak. " Lanjut Putri kasih lihat cincin peninggalan orang tuanya.


" Bener, saya juga kagum sama keluarga bapak dan ibu, walaupun masih dirawat dengan baik, dua dua nya masih layak dipakai." Lanjut Putri kasih lihat kotak cincin orang tuanya.


" Keren, yah sudah yuk ke ruangan kita temen temen, jam istirahat kan sudah mau selesai. terimakasih yah oleh olehnya." Lanjut Amanda, Amanda memasukan oleh oleh pemberian Putri kedalam kantong plastik yang dikasih oleh Putri.

__ADS_1


Dela, Vivi, dan Margaretha. juga merapihkan barang belanjaan yang dikasih sama Putri, dan siap siap kembali ke ruangannya.


Dilain sisi, Ilham melihat rumah yang hampir selesai di renovasi, Ilham pun sengaja meminta David untuk mencarikan kamar yang banyak karena Ilham dan Putri pasti akan nginep di rumah saudaranya.


" Bagus juga Vid, saya suka hasilnya." Ucap Ilham kagum sama hasil yang sudah dikerjakan sama tukang khusus yang diperintah kan Ilham.


" Yah dong bro, saya juga tidak mau mengecewakan keluarga besarnya Putri juga, saya sengaja memilih tiga rumah untuk tiga keluarga, dalam satu kampung, supaya mereka tidak ribet untuk ketemu satu dengan yang lain. supaya silaturahmi antar keluarga pun tidak terputus karena kesibukan masing-masing, begitu juga sama keluarga yang akan tinggal di Solo. saya jadikan mereka satu kampung juga, sekalian ngurus surat pindahnya tidak ribet kemana mana juga kan." Ucap David yang ingin semuanya simpel, dan tidak mau ribet harus keliling Keling demi ngurusin surat pindah keluarganya Putri.


' Ide yang bagus, walaupun tokonya jauh jauh tidak masalah, yang penting tempat tinggalnya saja. yah sudah kita kembali kekantor sekarang." Lanjut Ilham merasa kagum sama hasil kerja kerasnya David, Ilham lihat jam ditangannya.

__ADS_1


__ADS_2