
Sebulan kemudian, Putri setelah menikah bener bener tidak kerja sama sekali, Putri menjadi ibu rumah tangga biasa, Ilham cuman mengijinkan Putri melanjutkan Kuliah seperti biasanya.
Bik Sum, melihat Putri makan lebih banyak dari biasanya, merasa heran karena setahu Bik Sum kalo Putri makan tidak pernah banyak
" Nona, nona tidak takut gemuk makan banyak? perasaan tadi sudah makan dan sekarang makan lagi?" Tanya Bik Sum merasa heran melihat Putri
" Entah lah Bik, saya sering merasa lapar Bik, dan terasa nikmat saja makan terus Bik." Ucap Putri menikmati buah yang sudah dipotong
" Nona masih lancar datang bulan? nona sering merasa mual tidak?" Tanya Bik Sum karena Bik Sum curiga, kalo Putri lagi ngisi
" Iyah nih sudah sebulan tidak datang bulan Bik, soal mual tidak kok Bik, memangnya kenapa?" Tanya Putri yang belum faham arah ucapan Bik Sum, tapi Bik Sum sudah senyum kecut karena majikannya gagal fokus.
__ADS_1
Dilain sisi, Amanda menyiapkan materi yang akan disampaikan saat rapat nanti, hari pertama Amanda memimpin rapat antar divisi, Amanda latihan supaya tidak nerves
" Tenang Amanda, tenang, mau kapan lagi mendapatkan jabatan besar seperti ini. jangan mengecewakan Putri, om Ilham, dan om David." Ucap Amanda menyemangati diri sendiri.
Amanda langsung siap siap berangkat kerja, Amanda tidak ingin berangkat kerja kesiangan, karena David sudah mengajarkan datang ke kantor tepat waktu.
Dilain sisi, Ilham ketawain David karena sampai sekarang David sudah tidak berani gulet panas secara liar, setelah kepergok Arini dulu.
" Yah dong, enakan halal loh David, bebas seperti dulu kamu lakukan tidak selamanya enak kan. apa lagi ada cewek yang kamu cintai tahu kebiasaan buruk kamu, bakal seperti ini kan. mau lanjut takut ketahuan mau mundur mana tahan tidak melakukannya lagi kan." Ledek Ilham dengan puas, karena David dulu begitu bangganya ledekin Ilham yang tidak mau diajak bebas.
" Kamu bener sih, Arini sekarang jahui saya semenjak ketahuan waktu itu. mau lanjut takut Arini tiba tiba muncul di apatermen lagi, mau seriusin hubungan saaya bersama Arini, tapi Arini takut Deket Deket dengan saya." Lanjut David lemes, karena David tetep ingin bebas tanpa harus kehilangan Arini.
__ADS_1
" Yah lah takut, sekarang tergantung kamu sendiri, mau perjuangin perasaan kamu atau membiarkan Arini marah dan mencari perempuan lain." Lanjut Ilham, Ilham tidak ingin Arini di jadikan mainan oleh David.
David yang mendengar ucapan Ilham, langsung lemes bingung karena tidak tahu apa yang harus dilakukannya.
Dilain sisi, Dela angkat telefonnya, ternyata Putri melakukan Vidio call. membuat Dela angkat telefonnya.
" Ada apa ibu bos? kangen yah dengan saya?" Tanya Dela saat saluran telefon terhubung
" Iyah nih, bosan sekali, tidak melakukan apapun di rumah, tadi sudah banyak membuat desain, mungkin akan saya kasih ke mas Ilham nanti." Ucap Putri diseberang telefon.
" Yah namanya juga ibu rumah tangga, harus sabar menjalankannya Putri, suatu saat saya juga pasti akan seperti kamu kok. yah nikmati saja status baru kamu sekarang, tanpa ngeluh sama sekali.bisa bisa om Ilham kesel mendengar kamu protes" Lanjut Dela, Dela ngerti perasaannya Putri, karena selama ini Putri selalu sibuk dan jarang di rumah, berbeda dengan sekarang lebih banyak di rumah
__ADS_1
" Yah deh, mungkin beradaptasi itu sulit, tapi mau bagaimana lagi yah, kodrad istri kan jadi ibu rumah tangga yang baik dan benar selamanya." Lanjut Putri, pasrah dengan statusnya sekarang.