
Ilham merasa kwartir melihat Putri yang tiba tiba sakit, padahal tadi pagi kondisi Putri masih sehat dan bisa beraktifitas.
" Sayang, masih sakit?" Tanya Ilham kwartir melihat kondisinya Putri
" Masih sayang, tapi sebentar lagi kuliah kan." Ucap Putri lemees, Putri tidak ingin bolos masuk kuliah.
" Jangan paksakan masuk kuliah sayang, biar ikut kelas online saja yah, kalo kondisi bunda sudah sehat baru berangkat sekolah. sekarang istirahat dulu yah. atau kita ke rumah sakit supaya bisa di periksa oleh dokter." Lanjut Ilham melihat wajahnya Putri yang terlihat sangat pucat sekali
" Boleh sayang,biar bisa diobati langsung oleh dokter." Lanjut Putri, Putri meluk Ilham membuat Ilham mencium keningnya Putri
Ilham membantu Putri untuk siap siap ke rumah sakit, untuk periksa kondisinya Putri.
Dilain sisi, Amanda merasa bahagia sekali karena berhasil memimpin rapat, membuat David senyum bahagia melihatnya karena tidak sia sia membimbing Amanda dan temen temennya
__ADS_1
" Selamat Amanda, om bangga sekali dengan kamu, kamu tidak gugup sama sekali tadi." Ucap David bangga melihat Amanda yang langsung bisa tanpa harus diulangi
" Alhamdulillah om, saya kan sudah dikasih kepercayaan besar, jadi harus belajar untuk bisa memimpin rapat dan menjadi pemimpin yang bijaksana." Ucap Amanda merasa bahagia dan lega karena awal yang manis, karena bisa memimpin rapat
" Kita jangan kalah dengan Amanda guys, Amanda bisa masa kita tidak bisa mimpin rapat. besok giliran saya." Ucap Dela optimis mampu memimpin rapat, untuk divisi pemasaran
" Harus dong, kita kan belajar bersama dan berjuang bersama masa gagal mendapatkan jabatan besar ini." Ucap Vivi yang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan besar ini
" Yah sudah kalian siap siap untuk berangkat ke kampus kan, om tunggu di parkiran yah, selama kalian siap siap ke kampus." Lanjut David, David sudah biasa antar dan jemput temen temennya Putri.
Dilain sisi, Ilham merasa bahagia sekali, karena dokter Jaga minta Ilham membawa Putri ke dokter kandungan
" Sayang, apa bener sebentar lagi kita jadi orang tua?" Tanya Putri tidak menyangka kalo dirinya sudah ngisi
__ADS_1
" Sepertinya sayang, hayo kita ke ruangan dokter kandungan, aku tidak sabar ingin melihat anak kita sayang." Ucap Ilham, Ilham gandeng tangannya Putri jalan ke ruangan dokter kandungan.
Saat tiba di ruangan dokter kandungan, Putri langsung diperiksa oleh dokter kandungan. dilayar monitor dokter menunjukan calon anaknya Ilham dan Putri.
" Selamat ibu, ibu sedang hamil empat Minggu, Alhamdulillah kondisi anaknya sehat Bu." Ucap Dokter kandungan, yang langsung membersihkan perutnya Putri
" Hamil dokter? Subhanallah akhirnya kita dikasih kepercayaan untuk punya anak." Ucap Putri bahagia karena diawal pernikahan sudah diberikan kepercayaan untuk punya anak
" Iyah sayang, Alhamdulillah sekali, terimakasih sayang, aku bahagia sekali karena rumah tangga aku lengkap." Ucap Ilham bahagia dan merasa haru sekali.
" Tolong dijaga kandungan istri nya yah pak, supaya tidak terlalu cape, telat makan, dan jangan banyak fikiran yah, karena bakal berbahaya untuk anak kalian. terutama saat minta gulet panas, jangan paksa istri untuk melakukannya yah. lakukan saat istri anda dalam keadaan sehat dan tidak dalam kondisi sakit, terutama lakukan dalam waktu tiga puluh menit." Penjelasan dokter kandungan panjang kali lebar.
" Pasti dokter, saya akan ingat semua saran dokter. subhanallah sekali." Lanjut Ilham bahagia, karena rumah tangganya akan terasa indah saat kehadiran anak pertamanya
__ADS_1