
Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Siap-siap untuk ikut kegiatan donor darah dan sekaligus jualan barang-barang untuk buka bengkel dimasukin kedalam tas ransel.
"Alhamdulillah pengurus PMR mau bantuin kita, beruntung sekali iya punya senior yang baik ke junior nya apa lagi mau bantuin tempat untuk kita."ucap Aisyah sambil pakai sepatu kets.
"Bener itu, the best deh senior kita. Oh iya setelah dari kegiatan PMR hari ini, kita sebar brosur iya ke tetangga sini supaya program kita buka bimbel bisa berjalan."ucap Naila yang merasa beruntung, punya kenalan baik dan peduli ke sesama temen.
"Ide yang bagus tuh, jadi tidak sabar mau ngajar anak-anak kecil. Iya ampun kita sudah dewasa iya bisa ngajarin anak kecil belajar dan bisa punya penghasilan sendiri lagi."ucap Aqila tidak sabar, mau ngajar matematika untuk anak sekolah dasar.
"Waktu bener-bener tidak kerasa iya temen-temen, kita masih diajar dosen tapi kita ngajarin anak orang juga."ucap Amira yang penasaran, bagaimana rasanya jadi guru disaat ngajarin muridnya.
"Hayo lah buruan jalan, supaya kegiatan kita hari ini juga berjalan."lanjut Aisyah, Aisyah periksa kembali barang bawaannya sebelum jalan.
Aisyah setelah selesai periksa barang bawaannya, langsung ajak temen-temennya untuk jalan sekarang, takut kesiangan dan jangan sampai di tegur seniornya.
**
__ADS_1
Faisal dan Ikbal sengaja datang duluan, sebelum temen-temennya datang ke tempat care free day. Untuk pasang tenda dan menata meja.
"Akhirnya selesai juga iya, buat kita donor darah dan juga kegiatan Aisyah dan temen-temennya yang mau buka bengkel yang tidak banyak tempat yang mereka pakai."ucap Ikbal merasa senang, karena bisa bantuin Aisyah dan temen-temennya untuk buka bengkel.
"Pertama kalinya kita bakal melihat cewek cantik periksa motor sekaligus bantuin kegiatan kita juga, kangen juga melihat mereka saling bantu cek kondisi motor dan dengan cepat benerin motor saya."ucap Faisal yang masih ingat, bagaimana kerennya Aisyah disaat ganti ban motor tanpa harus kotor kedua tangannya.
Faisal langsung keluarin handphone nya, melihat chat balasan dari Aisyah yang tadi dikirim ke Aisyah.
**
"Silahkan di nikmatin dan terimakasih mau menyumbangkan darah nya."ucap Aisyah merasa senang, karena banyak masyarakat yang ikut acara donor darah dan peduli dengan sesama.
"Setelah ini, kita semua ke tempat donor darah dan bantuin dokter Ricard untuk siapin barang-barang untuk ambil darah nya." ucap Nadila melihat junior nya, yang lagi bagikan nasi kotak.
"Siap ka."ucap Aqila semangat, untuk kegiatan donor darah sebentar lagi.
__ADS_1
Aqila jadi tidak sabar, mau melihat dokter tampan ambil darah orang-orang baik untuk disumbangkan bagi yang membutuhkan.
**
Aisyah dan temen-temen setelah kegiatan, bagi makanan selesai langsung susul temen-temen yang sudah berdiri didekat dokter Ricard.
"Semoga kegiatan kita berjalan dengan lancar dan tanpa ada hambatan apapun selama donor darah berjalan."ucap dokter Ricard berharap, acara donor darah bisa selesai sesuai harapan.
"Iya ampun dokter tampan sekali, masih muda mau jalanin kegiatan seperti ini."batin Salma merasa kagum, melihat Ricard yang masih muda dan tampan mau menjalankan program donor darah bersama pengurus PMR.
"Amin dokter." ucap Salma senyum melihat dokter Ricard.
"Dokter semuanya sudah siap dan kegiatan ini sudah bisa dimulai."ucap Aisyah yang baru selesai, ambil jarum suntik didalam tas pengurus PMR.
"Mari adik-adik kita kedepan sekarang."lanjut dokter Ricard langsung pakai jas dokter nya.
__ADS_1
Dokter Ricard dan pengurus PMR langsung ke depan, untuk mulai kegiatan donor darah nya.