
Naila kasih lihat chat yang diterima dari Faisal, ke temen-temennya kalo Faisal besok ajak jalan dan ketemuan di Monas tanpa ajak temen-temennya.
“Apa ada yang diajak jalan bareng kak Faisal atau kak Ikbal besok?” tanya Naila yang melihat temen-temennya baca chat yang dikirim seniornya.
“Saya diajak kak Ikbal besok dan sepertinya sama, ketemuan di bunderan HI.” ucap Amira yang juga memberikan hanphone nya ke temen-temennya.
“Fix mereka mengincar kita, berusaha deketin kita satu persatu dan dengan cara diam-diam seperti itu, kalian tidak baper kan diajak duluan dan mereka juga diajak jalan yang ternyata diam-diam seperti sekarang?” tanya Salma
yang sudah curiga, Faisal dan Ikbal tidak beres.
“TIdak sama sekali tenang saja, dari awal kan kita sudah sepakat untuk saling terbuka dan jangan baper setiap kali mereka mau deketin kita kan. Asal selama mereka tidak menyatakan cinta kita mendiamkan mereka dan
ikutin apa mau mereka kan.” ucap Aisyah yang tidak lupa, kesempatan bareng temen-temennya.
“Sama saja juga, kalo mereka bilang cinta ke kita semua baru deh kita hajar mereka, enak sekali mempermainkan kita dan mau menjadikan kita pacar.” ucap Aqila yang tidak mau baper, karena dugaan bareng temen-temennya
sama kalo Ikbal dan Faisal seorang plaboy.
__ADS_1
Aqila tidak mau nangis sia-sia karena cowok, seperti Ikbal dan Faisal dan tidak mau merusak hari-harinya karena dipermainkan saja.
**
Ikbal merasa senang sekali, sudah berhasil ajak jalan Aisyah dan besok ajak jalan Amira.
“Enaknya sudah punya target, perempuan yang dideketin walaupun harus main cantic supaya mereka tidak tahu niat saya deketin mereka seperti sekarang. Punya pacar satu ternyata tidak asik, semoga bisa punya lima
pacar sekaligus walaupun mereka bersahabatan.” ucap Ikbal yang mau punya, pacar langsung lima supaya terlihat keren ketua PMR punya pacar banyak apa lagi anggota sendiri dijadikan pacar.
Ikbal kirim chat lagi ke Aisyah, bahas jalan-jalan tadi supaya membuat Aisyah senang karena sudah diajak jalan oleh Ikbal tadi.
**
“Ada chat dari kak Ikbal, dasar buaya bisa-bisanya bahas jalan-jalan tadi padahal dia saja ajak Amira jalan besok. Saya ladenin sejauh mana kamu mempermainkan kita.” ucap Aisyah yang langsung balas chat, supaya membuat Ikbal senang karena rencana deketin Aisyah dan temen-temennya berhasil.
**
__ADS_1
Faisal memikirkan niat buat deketin Aisyah dan temen-temennya, mulai merasa tidak enak kalo semuanya diajak jalan apa lagi diam-diam dan tidak mau sakitin perasaan perempuan dengan seenaknya.
“Apa lebih baik focus deketin Aqila iya, dia perempuan baik dan tidak banyak protes sama sekali apa lagi betah main dengan anak-anak panti
tadi.” ucap Faisal menyesal, sudah gombalin Aisyah, Naila, Amira, dan Salma.
Faisal terpaksa membatalkan rencanya besok, karena tidak mau sakitin perasaan temen-temen barunya dan berusaha focus PDKT dengan Aqila saja tidak tebar pesona ke perempuan lain lain, karena tidak tega mempermainkan perasaan perempuan yang baik
**
Amira melihat Salma mengeluarkan pot dari kantong plastik, yang tadi Salma beli membuat Amira langsung mendekati Salma yang sepertinya punya hobi baru.
"Mau tanam apa? Banyak sekali pot bunga yang kamu beli?" tanya Amira mlihat Salma yang sibuk sendiri.
"Cabe merah, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, dan jahe. lumayan buat kita hemat juga kan jadi tidak usah belanja itu kalo pas panen kan dan sengaja beli banyak." ucap Salma yang merasa cabe mahal padahal beli setiap hari.
"Bener juga sih, bisa hemat walaupun cape pastinya tapi saya bantuin deh, sini saya bawakan ke halaman belakang supaya saya bantu tanah juga." lanjut Amira yang merasa kesal juga, setiap belanja cabe sudah harganya mahal dan dapat sedikit lagi bikin emosi belanjanya.
__ADS_1
Amira bantuin bawa empat pot, buat bantuin Salma bawa kebelakang rumah supaya diisi tanah dan disiram, Amira dengan senang hati akan bantuin Salma merawat tanamannya Salma setiap hari.