
Ikbal sudah pasrah, baru pulang kuliah sudah dimarahin Orang tua dan Tante nya, Karena ulahnya Ikbal membuat adik sepupuhnya dikeluarkan dari tempat bimbel, karena Ikbal sudah seenaknya ajak jalan guru bimbel saudaranya dengan seenaknya.
"Kamu yang sudah paksa Putri, untuk bimbel dan sekarang kamu juga yang bikin Putri dikeluarkan begitu saja bikin kesal saja kamu tuh!" protes Tante nya Ikbal kesal, karena punya keponakan yang tidak memikirkan dampak dari sikapnya.
'Bikin malu saja kamu Ikbal! Kalo mau jadi playboy tuh harus tahu tempat lah dan harus berfikir mana yang pantas dipermainkan dan tidaknya. Sekarang kan kasihan Putri sudah enak bimbel ditempat temen kamu yang bikin Putri lebih bagus nilai pelajarannya dan selama bimbel pun Putri dikasih makanan yang enak-enak bukan sekedar bimbel tanpa dikasih minum dan makan!" protes Ayahnya Ikbal, merasa kecewa karena anaknya punya niat tidak baik ke temen-temennya.
"Maafin Ikbal semuanya, Ikbal hilaf dan menyesal sudah membuat Putri dikeluarkan dan jujur Ikbal sudah berusaha bujuk Aisyah untuk tidak keluarkan Putri tapi ternyata Aisyah dan temen-temennya tidak bisa dibujuk sama sekali." ucap Ikbal menyesal, Ikbal tidak berani melihat orang dewasa didepannya yang lagi marah besar karena sikapnya.
"Maaf kamu tidak bisa kembalikan keadaan, ini jadi pembelajaran untuk kamu Ikbal kalo perempuan tidak semuanya bisa dipermainkan dan diluluhkan begitu saja, apa lagi kamu mempermainkan perempuan yang punya ikatan persahabatan otomatis tidak akan berhasil keinginan kamu menjadikan perempuan yang diincar jadi pacar sekaligus sahabatnya juga itu hal mustahil Ikbal!" tegas Ayahnya Ikbal, yang mengerti perempuan tidak akan diam saja mendapatkan perhatian dari temen kuliahnya pasti saling cerita.
__ADS_1
Ikbal cuman bisa nunduk dan berucap iya dan maaf, Ikbal tidak menyangka bakal dimarahin habis-habisan karena ulahnya sendiri.
**
Aisyah, Aqila, Naila, Amira, dan Salma. Setelah puas jalan-jalan di Mall, memutuskan pulang ke rumah. Disaat mobil nya Aisyah jalan menuju ke rumah, tiba-tiba dihadang beberapa orang didepan mobil nya Aisyah membuat Aisyah berhentiin mobil nya.
"Mereka mau apa sih! Apa tidak takut ketabrak apa!" protes Aqila merasa kesal, karena tiba-tiba ada orang aneh yang berhentiin mobil nya Aisyah mendadak.
"Apa sebaiknya kita mundur dan mengabaikan mereka? Lagian ini masih sore dan masih bisa pergi sekarang!" tanya Amira yang tidak mau, melawan orang-orang tidak jelas didepannya.
__ADS_1
"Kita turun saja tanya apa mau mereka, terus tanpa bawa apapun turunnya jadi kalo melawan mereka tidak ribet dengan barang bawaan kita." ucap Aisyah, Aisyah ambil gantungan hanphone yang selalu disimpan didalam mobil, gantungan hanphone bakal dipakai untuk simpan kunci mobil supaya tidak jatuh dan tidak diambil.
"Ide yang bagus, kita tenang, lawan jika mereka seenaknya, dan jangan sampai kita kalah dari orang-orang tidak jelas itu!" perintah Salma yang tidak akan, tinggal diam selama ada yang seenaknya akan dilawan semaksimal mungkin.
"Iya sudah hayo turun semuanya!" lanjut Aisyah yang ajak, temen-temennya turun dari mobil dan berharap semuanya baik-baik saja.
Aisyah percaya temen-temennya tidak akan tinggal diam, jika ada yang ajak berentam seenaknya dipinggir jalan dan Aisyah merasa yakin berhasil melawan karena setiap hari selalu latihan bela diri dua jam sebelum tidur dan setelah merapihkan rumah, selalu diusahakan latihan bela diri supaya tidak lupa cara melawan setiap serangan yang diberikan lawan.
Aisyah, Aqila, Naila, Amira, dan Salma. Turun dari mobil berusaha tenang menghampiri, orang-orang yang seenaknya berhentiin mobil nya dan berdiri didepan mobil nya.
__ADS_1
..................TAMAT.............................TAMAT............................TAMAT.............................TAMAT..........................
Terimakasih yang sudah baca novel ini sampai terakhir, insya allah saya akan membuat squle novel ini.