
Aisyah, Aqila, Naila, Amira, dan Salma. Makan malam di rumah, setelah selesai masak bareng.
"Katanya orang tua kita mau kesini, apa kalian dikasih tahu orang tua kalian juga?" tanya Aisyah sambil menikmati masakannya dan melihat temen-temennya.
"Iya saya juga dikasih tahu, katanya mereka disini selama tiga hari setelah orang tua kita pulang kerja langsung kesini." ucap Aqila merasa senang, karena orang tuanya bakal ke rumahnya.
"Asik selama tiga hari kita bakal, menikmati masakan orang tua kita,jadi tidak usah ribet masak apa lagi beli sendiri." ucap Naila yang tidak sabar, mau ketemu orang tuanya dan menikmati lagi masakan orang tuanya.
"Saya sudah requets, makanan yang mau dibawakan oleh orang tua saya, duh jadi tidak sabar melihat mereka disini deh." ucap Amira yang sengaja, request makanan kesukaannya karena tahu orang tuanya tidak sering ke kontrakannya.
Amira menikmati masakannya sambil ngobrol, bareng temen-temennya.
**
Faisal mengerti kalo Aisyah dan temen-temennya, jaga jarak selama kegiatan tadi karena merasa sakit hati dan sedih.
"Ternyata tidak enak iya, dicuekin temen sendiri diacara tadi!" protes Ikbal merasa kesal, karena kelima anggota nya tidak banyak ngobrol tadi.
__ADS_1
"Iya memang tidak enak, tapi masih mending mereka masih mau ikut acara tadi tanpa bahas masalah pribadi sama sekali, walaupun jadinya mereka jaga jarak ke kita sih." ucap Faisal merasa bersalah, karena sudah mempermainkan perasaan Aisyah dan temen-temennya selama seminggu.
Faisal melihat handphone nya, tidak ada lagi chat yang dikirim oleh Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Membuat Faisal merasa sedih dan semakin menyesal atas sikapnya yang seenaknya.
Ikbal tidak merasa bersalah sama sekali, sudah mempermainkan perasaan anggota PMR nya.
**
Aisyah setelah selesai makan langsung ke halaman belakang, mau siram tanaman sayur-sayuran, pohon mangga dan pohon jambu.
"Tidak sabar melihat tanaman ini, berbuah dan bisa dinikmati hasil panennya." ucap Aisyah sambil, siram tanamannya.
☆☆
Aisyah balas senyumannya Ikbal, karena Sepupuhnya mau diajarkan Aisyah sebelum berangkat ke sekolah.
"Maaf iya Aisyah, masih pagi sudah direpotkan buat ngajarin adik sepupuh saya." ucap Ikbal pura-pura, karena Ikbal sendiri lah yang paksa adik Sepupuhnya untuk belajar sebelum berangkat sekolah.
__ADS_1
"Tidak masalah Kak, sini kita belajar buat kerjain tugas sekolah."ucap Aisyah berusaha santai, Aisyah yakin kalo Ikbal sebenarnya modus memanfaatkan saudaranya.
Aisyah gandeng tangan Sepupuhnya Ikbal, untuk duduk di kursi taman rumahnya.
Ikbal cemberut kesal, karena Aisyah cuek sekali dengan Ikbal tidak ada basa basi sama sekali.
☆☆
Aqila melihat Ikbal didepan rumah, temani Sepupuhnya belajar dengan Aisyah, merasa cemburu melihatnya.
"Kamu jahat Ikbal! Setelah seenaknya ajak jalan terus mengabaikan saya seperti ini dan justru lebih memilih deket dengan Aisyah lagi!" protes Aqila merasa kesal, melihat tingkahnya Ikbal yang sengaja modusin Aisyah belajar masih pagi seperti ini.
Aqila bersihin wajahnya, supaya tidak kelihatan sedih karena cemburu melihat Ikbal berduaan dengan Aisyah sambil belajar.
☆☆
Salma masukin masakannya ke dalam tempat makan, supaya makan di kampus dan biar hemat.
__ADS_1
"Akhirnya selesai juga, tinggal mandi dan berangkat kuliah deh."ucap Salma sambil merapihkan dapur, setelah selesai masak.
Salma baru ingat buah belum diambil, langsung buka kulkas dan ambil buah untuk dibawa ke kampus.