
Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Pertama kalinya ikut rapat bersama Ikbal dan Faisal. Ikbal bahas donor darah yang menjadi, kegiatan rutin anggota PMR setiap minggu di taman kota dan membagikan nasi bungkus untuk orang-orang yang lagi olahraga di taman kota.
"Biasanya kegiatan berbagi kotak makan,berapa porsi dan kalo boleh tahu dananya dari mana iya?" tanya Aisyah penasaran,karena takutnya dana untuk kegiatan amal beda seperti waktu SMU.
"50 porsi nasi kotak dan dana nya dari kampus terus juga dari beberapa sumbangan dari orang-orang yang peduli dengan sesama dan dititip ke kita supaya bisa disalurkan sesuai yang membutuhkan bantuan." ucap Ikbal, Ikbal sedikit-sedikit memberitahu apa saja informasi yang memang seharusnya Aisya dan temen-temennya tahu.
"50 Porsi banyak juga iya ka."ucap Salma merasa salut, karena kegiatan amalnya tidak tanggung-tanggung yang mendapatkan nasi kotak.
"Kegiatan donor darah, biasanya dari jam berapa ke jam berapa Kak?" tanya Aqila penasaran dan tidak sabar mau ikut kegiatan donor darah.
__ADS_1
"Jam delapan pagi, kita kasih nasi kotak dan baru yang mau donor darah, jadi daftar dulu dan yang sudah daftar kita kasih nasi kotak untuk sarapan." ucap Faisal sambil melihat, formulir yang sudah diisi oleh Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma.
"Oke deh Kak, kita usahakan sebelum kegiatan di mulai kita sudah sampai di taman kota Kak." ucap Amira yang merasa senang sekali, karena kegiatan donor darah diajak langsung oleh ketuanya.
" Soal pakaian kita bagaimana Kak? Apa pakai almamater kampus, soalnya kita belum punya jaket untuk pengurus PMR?" tanya Aisya nurut saja,pakai baju apapun asalkan sopan pasti dipakai.
Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Ngangguk dan setuju, kegiatan PMR pakai almarmater kampus dari pada tidak jadi ikut karena belum punya jaket organisasi.
**
__ADS_1
Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Setelah rapat langsung jalan menuju kelas, untuk ikut kelas selanjutnya.
"Temen-temen bagaimana kalo kita juga buka bengkel mendadak, setelah acara donor darah terus lanjut kegiatan kita bagaimana? Sepertinya seru dan lumayan kan dapat penghasilan juga?" tanya Aisya melihat temen-temennya, supaya mau buka bengkel mendadak.
"Saya setuju, kita daftar dulu untuk buka bengkel dan kalo boleh di tempat PMR jadi kita pakai tempat mereka benar-benar sudah selesai dan pulang?" tanya Naila, yang ingin memanfaatkan tempat untuk bisa dijadikan tempat buka bengkel sederhana.
"Pasti dong harus buka bengkel, dengan ijin yang diberikan untuk Daftar buat bengkel sederhana." ucap Salma merasa senang dan lega karena Aisya punya ide mendadak untuk buka bengkel walaupun cuman sebentar saja. Salma menikmati kue, yang tadi di beli sebelum masuk kedalam kampus.
"Pulang kuliah kita ketemu Kak Ikbal untuk tahu caranya, daftar buka usaha di taman kota terutama di tempat mereka melakukan donor darah."lanjut Aisyah yang tidak pernah malu, Dengan hobinya karena dengan hobi bisa memberikan penghasilan untuk Aisyah.
__ADS_1