
Salma menolak ajakan Ikbal, untuk berangkat ke kampus bareng karena Salma bener-bener mau menjauh dari Ikbal selamanya cowok playboy yang seenaknya mempermainkan perasaan temen-temennya.
"Kita bisa jalan sendiri! Kak Ikbal jalan saja bareng adik sepupuh Kak Ikbal!" tegas Salma yang malas, melihat Ikbal yang sengaja senyum entah ditunjukan untuk siapa.
"Bener Kakak! Kita mau naik mobil kita saja!" tegas Aqila yang mulai, tidak suka melihat Ikbal ada dirumahnya.
"Kenapa kalian sepertinya menghindari saya? Apa kalian masih marah karena kejadian waktu itu? Maafin saya yang egois ke kalian tanpa memikirkan perasaan kalian sama sekali!" tanya Ikbal penasaran, karena pertama kalinya Aisyah dan temen-temennya menghindari Ikbal.
"Betul sekali Kak, selain itu ada yang mau kita bahas, tapi tidak sekarang tapi di ruangan PMR saja!" tegas Aisyah yang yakin, bakal keluar dari PMR kalian tidak mau lagi ketemu dengan Ikbal dan kegiatan bareng.
"Iya sudah Kak, pergi sana karena kita juga mau berangkat ke kampus nih!" perintah Amira yang langsung pegang pager, karena memang mau digembok.
"Judes sekali kalian pagi ini, baik lah saya duluan kalo begitu dan sampai jumpa di kampus/" lanjut Ikbal berusaha santai, karena mendapatkan penolakan dari temen-temennya yang terlihat judes sekali.
Ikbal dengan terpaksa, masuk kedalam mobil nya dan gagal berangkat bareng Aisyah,Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Ikbal penasaran apa yang mau dibahas Aisyah nanti diruangan PMR.
__ADS_1
Aisyah merasa lega, karena pagi ini tidak bareng Ikbal ke kampus karena Aisyah tidak mau lagi ada hati yang tersakiti karena ulahnya Ikbal.
**
Faisal merasa kesal sekali, karena lupa isi bensin mobil nya akhirnya mobil nya mogok dipinggir jalan.
"Sial! Kenapa sampai lupa seperti ini sih, isi bensin dari sini jauh sekali lagi, apa minta bantuan Ikbal bawain bensi iya supaya bantuin saya!" protes Faisal kesal, karena bisa lupa isi bensin.
Faisal langsung ambil hanphone nya,yang ada didalam tas nya dan hubungin Ikbal untuk minta tolong bawain bensin.
"Dijalan mau ke kampus ada apa?" tanya Ikbal diseberang sana, Ikbal tidak kasih tahu habis dari rumahnya Aisyah.
"Apa bisa minta tolong, belikan besin Bal? Soalnya saya lupa isi bensin dan sekarang mobil tidak bisa jalan sama sekali?" tanya Faisal harap-harap cemas, berharap Ikbal mau bantuin.
"Baik lah, saya belikan sekarang dan kamu kirim chat saja dimana posisi kamu supaya saya, nanti kesana." lanjut Ikbal yang mau bantuin Faisal walaupun ribet dan rela jauh-jauh demi bawain bensin untuk sahabatnya.
__ADS_1
"Terimakasih Ikbal dan iya nanti saya kasih tahu saya ada dimana nya." lanjut Faisal merasa senang, karena Ikbal mau bantuin kesusahannya.
Faisal langsung kirim chat ke Ikbal, supaya Ikbal setelah isi bensin bisa datang ke tempatnya.
**
Aisyah ajak vidio call, temen-temennya ke orang tua masing-masing yang sudah datang ke rumahnya.
"Kalian lagi dimana?" tanya Bunda nya Aisyah, melihat anaknya seperti ada didalam mobil.
"Mau ke kampus, sekarang Aqila yang bawa mobil nih." ucap Aisyah langsung kasih lihat, hanphone nya ke Aqila.
"Hallo Tante-tante dan Bunda cantik, kalian cantik sekali mau vidio call bareng bareng." goda Aqila, melihat orang tuanya dilayar hanphone nya Aisyah.
"Iya dong, masa anaknya saja yang cantik sedangkan Bunda nya kusem mau vidio call." ucap Bunda nya Aqila melihat anaknya,semakin mahir bawa mobil nya.
__ADS_1