5 MAHASISWA SEMPURNA

5 MAHASISWA SEMPURNA
BAB 39


__ADS_3

Aisyah melihat sekeliling cukup nyaman, Aisyah langsung bicara ke Faisal untuk stop deketin Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salmalagi. Aisyah kasih tahu Faisal kalo Aisyah dan temen-temennya keluar dari PMR dan Aisyah minta maaf kalo keluarin, sepupuhnya Faisal dari tempat bimbel.


"Saya tahu keputusan kita, pasti tidak profesional urusan pribadi bawa ke pekerjaan, tapi jujur kita tidak nyaman setiap Kak Faisal dan kakak Ikbal ke rumah apa lagi kita sadar kalo kalian selalu modus ke kita. Jadi dengan terpaksa kita keluarkan sepupunya dari tempat bimbel kita dan kita juga keluar dari PMR!" tegas Aisyah yang tidak mau, dipermainkan lagi oleh Ikbal dan Faisal.


"Kita juga tidak mau sedih, kesal, dan merasa cemburu. Setiap kalian ajak jalan kita bergantian setiap hari jadi terpaksa kita ambil keputusan ini." ucap Aqila terus terang, Aqila tidak mau lagi merasakan kesedihan dari orang yang sama.


"Iya jangan seperti ini dong, saya bisa dimarahin kalo tahu adik sepupuh saya dikeluarin karena ulah saya, saya janji deh tidak akan seenaknya ke kalian yang penting saudara saya tetep bimbel." ucap Faisal, berusaha bujuk Aisyah dan temen-temennya, supaya tidak keluarin saudaranya.


"Maaf tidak bisa! Sebelum melakukan apapun, lebih baik fikirkan dampak negatifnya dulu, kalo sudah seperti ini baru menyesal dan bingung kan." tolak Salma dengan tegas, Salma tidak bisa memaafkan kelakuan seniornya yang sudah parah, seenaknya mempermainkan perasaan orang lain.


"Ke kelas yuk, biarkan dia meratapi kesalahannya sendiri dan menanggung sendiri akibatnya!" ajak Amira yang senyum sinis, melihat Faisal yang kelihatan bingung bagaimana mempertanggung jawabkan kesalahannya ke orang tua sepupuhnya, Faisal tidak siap mendapatkan amarah dari orang tua dan Tante nya.

__ADS_1


Aisyah sejujurnya tidak tega, mengingat Ikbal dan Faisal, yang kelihatan bingung dan berusaha bujuk Aisyah untuk tidak mengeluarkan saudaranya dari tempat bimbel.


**


Faisal ketemu dengan Ikbal diruang PMR, bahas apa saja yang dibicarakan bareng Aisyah dan temen-temennya tadi.


"Siap-siap nasip kita sama, pasti dimarahin orang tua dan om karena anaknya batal bimbel lagi karena ulah kita." ucap Faisal yang jadi pusing, memikirkan alasan supaya tidak dimarahin pas sampai rumah.


"Apa mereka anggap kita sebagai playboy iya? Bisa kompakan seperti itu jahuin kita dan bisa samaan alasannya." lanjut Faisal yang tidak menyangka, Aisyah dan temen-temennya bisa punya alasan yang sama untuk jahuin Faisal.


Faisal jadi tidak berani pulang, karena tidak berani ketemu om dan tante nya, yang bakal tanya kapan lagi bimbel ditempatnya Aisyah.

__ADS_1


**


Aisyah menenangkan fikirannya dengan baca buku, karena Aisyah tidak mau ngobrol sambil nunggu dosen datang.


"Hai sendirian disini?" tanya Lucky teman sekelasnya Aisyah, yang kebetulan ada di perpustakaan dan menghampiri Aisyah.


"Iya nih, lagi kepingin saja baca buku sendirian disini." ucap Aisyah ramah, Aisyah hafal dengan temen sekelasnya walaupun jarang ngobrol tapi selalu memperhatikan temen-temennya.


"Sudah makan belum? Ke kantin yuk sambil ngobrol!" tanya Lucky sambil ajak Aisyah makan di kantin.


"Terimakasih ajakannya. Saya tidak lagi lapar." tolak Aisyah yang malas, diajak makan bareng temen laki-laki, Aisyah masih malas punya temen deket laki-laki mungkin masih trautama atas sikap Faisal dan Ikbal beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


"Iya sudah deh, selamat membaca kembali Aisyah." lanjut Lucky berusaha tenang, karena ajakannya ditolak Aisyah temen yang mau dideketin Lucky justru menolak ajakannya.


__ADS_2