5 MAHASISWA SEMPURNA

5 MAHASISWA SEMPURNA
BAB 40


__ADS_3

Aisyah berusaha ikhlas, keluar dari PMR organisasi yang paling disukai Aisyah dan temen-temen dari jaman SMU dan sekarang harus keluar karena masalah pribadi yang sebenernya tidak penting.


"Resiko ada masalah pribadi iya seperti ini, andaikan Faisal dan Ikbal tidak bertingkah lagi mungkin masih jadi anggota PMR sekarang." batin Aisyah menyesal keluar, tapi tidak mau bertahan jadi anggota karena ketua PMR nya selalu ganggu Aisyah dan temen-temennya dengan modusnya.


"Ada yang mau belanja ke Mall atau pasar tidak? Sebelum kita sampai rumah?" tanya Aisyah sambil melihat, temen-temennya yang sudah masuk kedalam mobil.


"Boleh deh belanja ke pasar saja, adem dan bisa belanja yang lain juga." ucap Aqila yang mau beli kebutuhan pribadinya, kebetulan mau ke Mall.


"Boleh juga deh, sekalian ke salon supaya bisa luluran." ucap Amira yang mau, luluran karena merasa sudah hitam kulitnya.


"Iya sudah deh kita ke Mall kalo begitu.' lanjut Aisyah nurut saja, temen-temennya ke Mall buat belanja dan ke salon supaya bisa luluran bareng.


Mobil nya Aisyah perlahan, meninggalkan halaman parkiran kampus dan menuju Mall untuk jalan-jalan bareng dan belanja mumpung masih ada diluar rumah.


**

__ADS_1


Bisma ketua  BEM, sedikit kecewa saat tahu anggota PMR ada yang keluar dan lebih parahnya langsung keluar lima orang dalam waktu yang sama.


"Tidak profesional sekali mereka! Masa karena masalah pribadi, keluar dari organisasi sih dan seenaknya sekali keluar begitu saja karena dipermainkan perasaannya oleh kamu dan Faisal, lagian ngapain sih mempermainkan perasaan perempuan yang jelas-jelas sahabatan dan tinggal bareng! Bikin malu saja kamu Ikbal!" protes Bisma merasa kesal sekali, karena ulah noraknya Ikbal akhirnya PMR kehilangan anggotanya langsung lima orang.


"Maafkan kesalahan saya dan membuat PMR kehilangan anggota baru, apa lagi langsung lima orang." ucap Ikbal yang menyesal, karena gagal bujuk Aisyah untuk tetep bertahan jadi anggota PMR.


"Iya sudah lah Ikbal, sudah terlanjur kehilangan anggota terbaik menurut saya, mereka perempuan yang hebat tidak banyak mengeluh disaat kita ada acara dan tidak protes dikasih tugas apapun.' lanjut Bisma yang bener-bener kesal, rasanya Bisma mau menghajar Ikbal dan Faisal supaya otak mereka tidak konslet dan tidak seenaknya ke perempuan yang berdampak organisasi kekurangan anggota langsung lima orang.


Ikbal merasa malu, karena ketahuan playboy dan bakal menjadi aib bagi Ikbal, jika temen-temen perempuan di kampus tahu ulahnya ke mahasiswa baru dan mengakibatkan keluar dari organisasi yang baru gabung.


**


"Aneka seafood wajib dibeli dan cemilan untuk anak-anak didik kita juga jangan sampai kurang jumlahnya karena kasihan kalo ada yang tidak kebagian." ucap Aqila sambil melihat udang yang masih fresh didalam kulkas.


"Harus dong, itu sih jangan sampai kurang cemilan karena kan mereka bimbel dari pagi sampai sore jadi harus banyak makanan di rumah untuk anak didik kita." ucap Aisyah yang ambil chiki beberapa bungkus, untuk stok di rumah.

__ADS_1


Aisyah baca list, snack yang mau dibeli untuk persiapan dirumah sebelum bimbel dimulai.


**


Amira senyum sinis, baca chat yang dikirim dari Faisal yang bujuk supaya adik sepupuh nya jangan dikeluarkan dari tempat bimbel nya.


"Apa kalian mendapatkan chat dari kak Faisal?" tanya Aqila sambil kasih lihat, chat yang dikirim Faisal.


"Iya dapat nih, dia minta kita batalin adik sepupuh nya dikeluarkan. Enak saja sepupuh nya tetep belajar dan Faisal bisa dengan bebasnya modusin kita tanpa memikirkan perasaan kita mana mau saya!" protes Naila yang langsung menolak, karena Naila tidak mau lagi merasa sedih dan sakit hati karena dipermainkan laki-laki saja.


"Kita foto bertiga dan kita kirim chat yang sama, biar semakin malu buaya itu enak saja memanfaatkan saudaranya untuk tetep bimbel dan bisa dengan bebasnya modus, memangnya kita perempuan bodoh apa!" protes Salma yang dari awal, sudah curiga Ikbal dan Faisal punya rencana jahat mempermainkan perasaan temen-temennya.


"Ide yang bagus, hayo kita foto dan kirim ke kak Faisal biar malu dia." lanjut Amira setuju, supaya kerjain Faisal dan membuat laki-laki buaya itu malu dan kapok sudah mempermainkan perasaannya.


Amira langsung foto bareng Naila dan Salma, hasil fotonya dikirim ke Naila dan Salma setelah itu dikirim ke Faisal dengan caption yang sama, supaya Faisal tahu bagaimana kompaknya Amira cs supaya tidak ada lagi yang seenaknya sakitin perasaan Amira cs lagi.

__ADS_1


__ADS_2