5 MAHASISWA SEMPURNA

5 MAHASISWA SEMPURNA
BAB 33


__ADS_3

Aisyah setelah ketemu dengan Ikbal dan Faisal, langsung pulang ke rumah karena malas jalan-jalan pagi sendirian tidak ada yang temani. Setelah Aisyah masuk kedalam rumah langsung dikasih banyak pertanyaan sama temen-temennya.


“Bagaimana hasilnya tadi?” tanya Aqila penasaran.


“Apa mereka marah, karena kamu larang mereka mempermainkan kita lagi?” tanya Naila yang tidak kalah penasaran.


"Apa mereka sakitin kamu selama ketemu tadi?" tanya Salma cemas, takut Aisyah di sakitin sama Ikbal dan Faisal karena tidak terima keinginannya di tolak dan di gagalkan.


"Terimakasih temen-temen sudah cemas dengan saya, apa yang kalian pikirkan tidak ada yang jadi kenyataan karena kita ngobrolnya di cafe yang alhamdulillah masih pagi tapi sudah ramai." ucap Aisyah yang juga takut, kedua seniornya marah karena keinginannya ditolak mentah-mentah.


"Syukur lah kalo tidak disakiti mereka, terus apa respon mereka kalo begitu bikin penasaran?" ucap Amira yang merasa lega, karena Aisyah baik-baik saja dan tidak disakiti sama sekali.

__ADS_1


"Saya bilang apa yang kita bahas sebelumnya, kita tetep mau bertemen tidak lebih dari temen organisasi PMR dan akan menolak modus dan ajakan jalan sendiri dan diam-diam. Supaya tidak ada hati yang tersakiti lagi, karena sudah cukup jadi perempuan bodoh dan Alhamdulillah mereka mau menerima dengan baik." lanjut Aisyah merasa bersyukur, karena kedua seniornya bisa diajak bicara baik-baik.


Aisyah akan berusaha semaksimal mungkin, menjaga perasaan temen-temen dan diri sendiri supaya tidak dipermainkan orang lain dengan seenaknya.


**


Faisal dan Ikbal merasa kesal sekali, karena sudah tidak bisa lagi modusin Aisyah dan temen-temennya yang sudah sadar niat keduanya ajak jalan beberapa hari ini.


"Dasar perempuan, suka gosip membuat kita jadi gagal seperti ini deketin mereka!" protes Ikbal kesal, karena gagal total.


"Ada benarnya juga sih, kalo tidak seperti itu mereka tidak akan saling percaya nantinya. Tapi membuat kita gagal deketin mereka lagi dong, ketemu mereka pasti bakal canggung dan tidak asik lagi.' lanjut Ikbal yang merasa kesal, karena Aisyah dan temen-temennya tidak mau dideketin lagi.

__ADS_1


"Selama kita bisa bersikap biasa saja dan mereka cuek, tidak akan canggung kok Ikbal. Sudah lah saya mau pulang saja kerjain tugas kampus saja, meratapi kegagalan dan juga penyesalan sudah mempermainkan perasaan perempuan lima orang sekaligus." lanjut Faisal merasa menyesal, sudah coba-coba jadi playboy yang akhirnya membuat temen-temennya jadi kesal dan sedih karena merasa disakitin.


**


Aisyah ajak temen-temennya untuk olahraga, bela diri sambil meluapkan kekesalannya ke Faisal dan Ikbal yang sudah ketahuan mempermainkan mereka.


"Akhirnya kita sudah lega semuanya, sudah tidak ada lagi buaya didalam hidup kita lagi dan jangan biarkan orang lain seenaknya sakiti perasaan kita." ucap Aisyah yang tidak mau, merasakan patah hati lagi, merasa cemburu, dan sakit hati lagi.


"Bener sekali, jangan biarkan laki-laki mana pun mempermainkan perasaan kita lagi, cukup dua orang itu saja jangan ada lagi yang seenaknya sakitin perasaan kita." ucap Salma yang tidak mau, menjadi perempuan bodoh merasakan sakit hati dipermainkan oleh playboy.


"Dua playboy itu, sudah tidak kirim chat ke saya lagi. Sepertinya mereka menyesali sikap dan ucapan seenaknya ke kita selama beberapa hari ini." ucap Aqila setelah melihat handphone nya, tidak ada pesan masuk dari Faisal dan Ikbal sama sekali.

__ADS_1


"Sama saya juga tidak ada, bagus deh mereka sadar diri dan tidak egois dengan memaksakan kehendak mereka tanpa memikirkan perasaan kita." ucap Aqila merasa senang, kedua temen barunya mau menerima kenyataan tanpa memaksakan keinginan mereka sendiri.


Aqila bener-bener kesal sekali, pengalaman pertama kalinya dipermainkan laki-laki seperti sekarang.


__ADS_2