
Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Menikmati kuliner malam di Monas, karena malam ini Aqila yang mendapatkan giliran masak tidak masak sama sekali akhirnya ajak temen-temennya jalan-jalan sambil makan malam.
"Kuliner disini, bikin kita lebih kenyang dari pada makan nasi." ucap Aqila yang sudah makan bakso, mie ayam, dan kerak telor.
"Walaupun kenyang tidak akan, bertahan sampai pagi loh! Beda dengan nasi yang bisa bikin kenyang lebih lama!" protes Aisyah yang tidak setuju, cemilan bisa bikin kenyang lebih lama.
"Bener itu, saya juga walaupun sudah makan banyak tapi masih mau bungkus nasi dan lauk karena takut lapar lagi."ucap Salma yang tidak ingin, menahan lapar tiba-tiba cuman karena tidak makan nasi.
"Iya sudah kita mau kemana lagi nih? Foto-foto sudah dan makan juga sudah?" tanya Naila yang sejujurnya, sudah mulai ngantuk.
"Pulang saja yuk, tidak baik juga angin malam nanti bikin kita sakit juga, walaupun untuk perempuan juga tidak baik sudah jam sepuluh masih diluar seperti ini." lanjut Aisyah yang baru pertama kalinya, pergi malam dengan santai.
Aisyah melihat perempuan, minta tolong sambil lari dan kejar pria yang lari didepannya, membuat Aisya berusaha menangkap laki-laki itu. Aqila yang melihat Aisyah lari langsung susul Aisya diikuti temen-temen yang lain penasaran kenapa kedua temennya lari tiba-tiba.
"Apa dia copet?"tanya Aisyah melihat, Ibu-ibu yang tadi teriak copet.
__ADS_1
"Lepas lo! Sial berani sekali pegang tangan gue seperti ini!" bentak laki-laki, yang tangannya dipegang oleh Aisyah dengan kencang.
"Iya neng, dia ambil paksa tas Ibu tadi dan terimakasih sudah selamatkan tas Ibu." ucap Ibu-ibu yang ditolong Aisyah dan langsung ambil tasnya.
"Kita bawa ke pos pengaman, supaya kapok dan tidak membuat resah lagi. Enak sekali ambil paksa tas orang disaat kita lagi jalan-jalan." ucap Salma yang sejujurnya tidak heran,dimana pun ada copet tapi kalo tidak ditindak akan seenaknya merugikan orang lain.
"Saya setuju, jangan bikin resah masyarakat!" tegas Amira yang tidak suka, dengan copet profesi yang sangat merugikan, juga meresahkan masyarakat.
"Hayo deh bawa dia." lanjut Aisyah, Aisyah berusaha kuat menahan tangan copet supaya tidak bisa kabur dengan seenaknya.
Copet yang tangannya dipegang keras, oleh Aisyah tidak menyangka ada perempuan cantik yang tenanganya luar biasa kuat seperti Aisyah sekarang.
**
Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Setelah selesai urus copet tadi, memutuskan untuk pulang selama diperjalanan Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. saling diam dan sibuk dengan fikiran masing-masing, apa lagi ingat musibah tadi yang mereka tolong dari ibu-ibu yang teriak minta tolong.
__ADS_1
"Kejadian hari ini, harus bisa membuat kita semua jauh lebih waspada temen-temen, terutama kita jangan pakai kalung disaat pergi keluar dan kita harus bisa simpan uang tunai didalam kantong celana untuk jaga-jaga dan pakaian kita juga, harus sopan supaya lebih aman."ucap Aisyah, yang akhirnya bicara ditengah-tengah keheningan.
"Selain itu juga, kita memang harus bisa bela diri sih, seperti tadi kalo Aisyah tidak bisa bela diri tidak akan bisa melawan copet tadi, justru bisa-bisa Aisyah yang celaka, niat baik justru sebaliknya Aisyah yang apes." ucap Salma yang merasa, bisa bela diri itu bagus untuk melindungi diri sendiri, disaat diri sendiri mendapatkan musibah atau untuk menolong orang lain.
"Kita usahakan setelah pulang kuliah, latihan bela diri sebelum mandi sore supaya kita tidak lemah disaat kita mengalami musibah, saya juga setuju kalo jalan-jalan tidak pakai perhiasan yang mahal karena itu membuat orang jahat bisa ambil perhiasan kita." ucap Amira yang tidak mau rugi, perhiasannya diambil paksa tanpa bisa melawan sama sekali.
Aisyah merasa senang, karena temen-temennya mau melindungi diri mereka, dengan belajar bela diri dan tidak terlalu banyak yang dipakai selama jalan supaya tidak mengalami musibah.
☆☆
Aisyah, Aqila, Amira, Naila, dan Salma. Setelah sampai rumah, langsung kunci gerbang rumah dan periksa cctv di rumah apa aman, selama mereka pergi tadi.
"Alhamdulillah aman semuanya temen-temen, Kita bisa tidur dengan nyenyak." ucap Aisyah merasa lega, karena rumahnya aman tidak ada yang maling sama sekali.
"Untungnya monitor CCTV bisa dilihat, dari hanphone kita masing-masing, jadi tidak usah repot mau melihatnya kan." ucap Aqila untungnya setuju, hanphone nya bisa melihat rumahnya juga.
__ADS_1
Aqila setelah selesai cek cctv, ikut masuk kedalam rumah setelah puas makan malam banyak tadi.