Aksa & Clara : Story Of Love

Aksa & Clara : Story Of Love
Sheila


__ADS_3

Raisa Notonegoro, putri satu - satu nya dari pasangan Putri Rahayu dan Fahri Notonegoro. Banyak yang tidak tahu mengenai identitas Raisa sebenarnya karna sejak kematian sang ayah, Raisa mengganti namanya menjadi Sheila Rahayu.


Tentu saja itu semua ada hubungannya dengan harta kekayaan sang papah, termasuk perusahaan yang saat ini di jalankan oleh pamannya, Rian Notonegoro. Dalam wasiat yang di tulis sendiri oleh Fahri, di sebutkan jika semua aset termasuk perusahaan Notonegoro yang sudah menjadi hak waris nya akan beralih nama menjadi nama Raisa Notonegoro.


Namun sang paman yang tamak akan harta, merasa jika orang tua nya sudah sangat tidak adil dalam memberikan warisan untuk kedua putra nya. Rian berniat menguasai seluruh harta warisan kakaknya melalui Raisa.


Raisa dan ibu nya sempat tinggal dengan keluarga pamannya, tapi di suatu malam Putri mendengar jika Rian hanya akan mengurus Raisa sampai berumur 25 tahun saja. Setelah nya, dia akan meminta Raisa mengalihkan semua harta nya menjadi atas nama Rian dan membuang Raisa dan ibu nya hanya dengan meninggalkan beberapa aset untuk mereka bertahan hidup kelak.


Raisa yang saat itu baru saja memasuki sekolah dasar, di bawa pergi oleh Putri dengan cara sembunyi - sembunyi. Saat di landa kebingungan untuk mencari orang yang dapat menolong nya, dia teringat akan sosok yang pernah suami nya ceritakan. Sosok laki - laki yang mempunyai kekuasaan melebihi keluarga nya.


"Tolong bantu saya Lex" Pinta Putri saat sudah di rumah kerabat Fahri


"Baiklah, aku akan meminta asisten ku untuk mengurus nya. Untuk malam ini lebih baik kalian istirahat saja di sini, dan besok pagi - pagi sekali anak buahku akan mengantar kalian ke tempat yang lebih aman dengan identitas baru."


"Terimakasih banyak Lex" Ucap Putri


"Fahri sahabat ku Putri, dan aku pantas untuk membantu kalian."


Malam itu Raisa dan ibu nya tidur di kamar tamu rumah Alex, menyiapkan diri untuk kehidupannya yang baru esok hari. Tiba - tiba saja seorang anak kecil berdiri di depan pintu kamar dan memperhatikan gadis yang umur nya 2 tahun di bawahnya.


"Hai kak" Sapa Raisa


"Hai"


"Kakak tampan, aku mau jadi istri kakak nanti kalau sudah besar" Ucap Raisa


"Memang kamu tau apa itu istri"


"Istri itu seperti mamah aku yang selalu menemani papah sampai papah meningalkan kita. Menjaga kita dari segala bahaya, dan membahagiakan kita. Itu kalo kata mamah sih hehehe ..." Jelas Raisa


"Hahaha ... Kamu belajar dulu yang benar ya"


Anak laki - laki itu mengusap lembut rambut kepala Raisa sebelum pergi dan kembali ke kamarnya.


"Kenapa sayang" Tanya Putri saat melihat anaknya senyum - senyum di depan pintu kamar


"Kakak tadi ganteng mah, aku suka, aku juga mau jadi istri nya, seperti mamah yang jadi istri nya papah."

__ADS_1


Putri pun tersenyum dan mengajak anak perempuan satu - satu nya masuk untuk beristirahat karna hari sudah mulai malam.


Keesokan hari nya, Angga datang untuk membawakan data dan identitas baru yang akan Putri dan Raisa gunakan. Tak lupa Alex pun meminta Angga untuk mencarikan rumah sederhana di daerah sana nanti.


"Kamu pegang ini ya Put" Ucap Alex


Putri mengerutkan keningnya namun tangannya terulur untuk menerima pemberian Alex. Sebuah buku tabungan beserta ATM yang nilai nya sungguh membuat Putri terkejut.


"Ini untuk apa Lex"


"Tenang saja, ini uang kalian. Angga sudah mengurus nya bersama dengan pengacara Fahri. Gunakan uang ini seberguna mungkin untuk kalian bertahan hidup di sana." Jelas Alex


"Jadi maksud kamu pak Romi mengetahui nya ?"


"Kamu tenang saja, semua sudah Angga atur. Tapi berjanjilah Putri, saat lulus sekolah menengah atas nanti kuliahkan anak mu di jakarta. Setelahnya biarkan aku yang mengurus." Ucap Alex


Putri hanya mengangguk, pandangannya beralih ke istri Alex yang tampak begitu cantik dan muda. Tanpa sadar, dia berjalan untuk memeluk wanita tersebut.


"Terimakasih banyak"


Waktu untuk Putri dan Raisa pergi pun tiba, saat Raisa akan masuk ke dalam mobil yang akan mengantar nya, anak kecil yang baru berumur 7 tahun itu berbalik dan berlari ke arah pintu utama.


"Kakak, aku pergi dulu ya. Nanti kalo kita ketemu kita nikah ya kak." Ucap Raisa


"Kamu baik - baik ya, jaga mamah kamu dan jaga diri kamu sendiri juga."


Raisa mengecup pipi anak laki - laki itu sebelum akhirnya berlari masuk ke dalam mobil.


"Dadah kakak, sampai ketemu lagi" Ucap Raisa dengan melambaikan tangan nya di jendela mobil yang terbuka dan sedikit mengeluarkan kepalanya


Raisa dan Putri pun saling berpelukan di dalam mobil. Namun, air mata meluncur begitu saja dari manik mata indah miliknya.


Mas, aku bawa anak kita satu - satu nya pergi jauh dari orang - orang tamak akan harta. Doakan aku agar bisa menjadikannya wanita kuat seperti dirimu. Berbahagia di atas sana ya mas, aku akan berusaha menjadi orang tua tunggal untuk putri kesayangan kita.


Perjalanan dari Jakarta ke Semarang, membutuhkan waktu yang sangat panjang. Sampai akhir nya mereka sampai di rumah yang sudah Alex siapkan.


"Maaf nyonya, kami di minta oleh Tuan Alex untuk mengantar sampai di sini"

__ADS_1


"Istirahat dulu pak, pasti kalian lelah karna perjalanan yang jauh" Pinta Putri


"Tuan Angga sudah menyiapkan hotel untuk tempat kami bermalam, dan esok hari kami juga sudah harus pulang."


"Yasudah, terimakasih banyak ya pak. Saya dan anak saya masuk dulu." Ucap Putri


"Sama - sama nyonya"


Mobil yang mengantarkan Putri dan Raisa pun melaju meninggalkan pekarangan rumah. Sementara sepasang ibu dan anak itu juga ikut masuk ke dalam rumah.


"Nah sayang, mulai sekarang kita tinggal di sini, dan mulai sekarang nama kamu menjadi Sheila Rahayu."


"Kenapa nama aku ganti sih mah, aku kan suka nama Raisa. Kata mamah nama Raisa itu papah sendiri yang kasih." Tanya Raisa


"Tidak apa - apa nak, nanti kamu akan tau sendiri jika sudah besar. Untuk sekarang, tolong turuti mamah ya nak."


Raisa hanya mengangguk sebagai sebuah jawaban. Putri pun mengantarkan anak nya masuk ke dalam salah satu kamar dan mengurus nya untuk membersihkan diri sebelum tidur.


TRING


Suara dering handphone berbunyi yang menandakan ada sebuah pesan yang masuk. Di buka nya pesan tersebut dan terlihat nama Alex di sana.


Alex : Aku sudah siapkan sekolah juga untuk Sella, dan kamu segeralah berganti nomer untuk berjaga - jaga jika Rian melacak kalian menggunakan sinyal handphone.


Putri : Terimakasih banyak Lex, entah aku harus membalas dengan cara seperti apa kebaikan kamu dan sekeluarga


Alex : Cukup dengan berikan aku kabar baik setiap bulannya, itu saja sudah membuat aku lega akan keadaan kamu dan Raisa


Usai berbalas pesan dengan Alex, Putri mengecek kembali keadaan rumah sebelum dia beranjak untuk membersihkan diri sebelum ikut menyusul anak nya yang sudah terlelap.


Aska : Jangan bilang Alex bapak gua ya thor


Author : Mau tau banget emang


Aska : Dahlah gak jadi tanya gua, urusannya panjang


Author : Sepanjang dedek Smith ya bang hehehe ...

__ADS_1


__ADS_2