
menikah guman livia
"iyah menikah kamu ga usah hawatir kita menikah sampai kamu melahirkan aku ga bisa tinggal sama perempuan kalo bukan muhrim kamu faham kan"ucap dion
"baiklah tuan saya mau menikah saya janji setelah bayi ini lahir saya akan pergi "ucap livia
dion mengangguk
"kau sudah sadar nona"ucap dokter dafa
"aku akan keluar untuk menelepon seseorang dulu"ucap dion pada livia
livia mengangguk
"aku ingin mengatakan kabar tak baik di mana suami mu "tanya dafa
"dia sibuk kamu bisa katakan pada ku"ucap livia
"dari hasil pemeriksaan mu ternyata kamu terkena kangker rahim ini bahaya buat nyawa nona
jalan satuny nona harus mengangkat rahim "ucap dafa
"kau tidak waras mana mungkin aku membunuh bayi ku aku akan pertahankan bayi ini "ucap livia
"tapi itu sangat membahayakan nyawa nona"ucap dafa
"aku tidak perduli aku akan berjuang agar bayi ku lahir dok tolong janga ceritakan masalah pada siapapun termasuk tuan dion"ucap livia
"tapi nona"ucap dafa
"saya mohon dok"ucap livia
"baiklah jika itu keinginan nona kalo gituh saya permisi "ucap dafa
di kantor adam
"jadi aku butuh penjelasan Kenapa tuan adam sampai menarik sahamny"tanya melinda
"tuan adam sendiri yang akan menjawab pertanyaan anda nona sebentar lagi tuan adam akan tiba"ucap resepsionis
adam datang langsung ke ruangny
"Asalamualaikum "ucap adam
"Waalaikumsalam udah deh saya gak akan basa basi saya butuh penjelasan kenapa anda menarik saham di agensi saya"ucap melinda
"saya ga suka ada yang menganggu istri saya"ucap adam
"tapi saya tak pernah menganggu istri tuan adam saya bahkan tidak mengenal istri anda "ucap melinda
"saya akan kembali kan saham yang saya tarik jika starla meminta maaf pada istri ku"ucap adam
"apa hubungannya dengan starla"tanya melinda
"tanyakan saja pada model mu nyonya kalo gituh saya permisi karna ini sudah malam"ucap adam lalu pergi meninggalkan melinda
dion menelepon adam
"Asalamualaikum tuan"ucap dion
"Waalaikumsalam ada apa dion "tanya adam
"tuan saya mau minta bantuan tapi saya ga bisa bicara kan lewat telepon bisa kah kita bertemu di lestoran "tanya dion
"baiklah kamu kirimkan saja alametny"jawab adam
__ADS_1
"baik tuan"ucap dion
di lestoran
"kenapa kamu bawa dia bersama mu dion"tanya adam
"tuan saya ingin menyelamatkan ny dia dalam bahaya dia di kejar kejar anak buah mucikari itu"ucap dion
"lalu kau mau bantuan apa"tanya adam
"aku akan menikahin livia tuan "ucap dion
"kau yakin maksud ku ini terlalu terburu buru"ucap adam
"tidak tuan saya yakin dengan keputusan saya, saya akan melindungi livia setelah menikahi ny karna saya tidak bisa melindungi ny jika bukan siapa siapa livia"ucap dion
"sebenrnya aku setuju setuju aja kalian menikah lalu kapan kalian akan menikah"tanya adam
"besok tuan pagi pagi "ucap dion
"baiklah aku akan jadi wali mu besok"ucap adam
"terimakasih tuan "ucap dion
"boleh aku mengatakan sesuatu "tanya livia
"katakan lah ingin mengatakan apa"ucap adam
"jangan beritau putri soal pernikahan juga jangan beri tau kalo kalian bertemu dengan ku aku mohon"ucap livia
"kenapa putri tidak boleh dia teman mu"ucap adam
"aku belum siap bertemu dengan ny aku takut dia akan melihat aku yang sekarang aku mohon tuan adam tuan dion"ucap livia
"baiklah kami tak akan mengatakan apa pun"ucap dion
"putri kamu kenapa ko diam aja di situh"tanya atika melihat putri yang berdiri di pintu
"umi arum boleh aku ikut belajar mengaji"tanya putri
"boleh dong nak ayok sinih"ucap atika
putri mulai belajar mengaji bersama arumi dan umi atika
tanpa mereka sadarin ada seorang yang memperhatikan mereka sambil tersenyum
putri kembali ke kamarny setelah selesai mengaji
"mas kapan pulang "tanya putri
"udah dari tadi sayang aku liat kamu lagi belajar ngaji aku ga mau ganggu "ucap adam
"mas kapan kita cari soal adik ku "tanya putri
"secepatnya aku udah suruh orang buat cari adik kamu"ucap adam membelai rambut putri
deg deg deg
"kenapa jantung ku berdetak secepat ini"guman putri dalam hati
"kenapa ko malah melamun "tanya adam
"gappah mas oh iyah mas belum makan malam kan aku siapin makan malam yh"ucap putri di angguki adam
***
__ADS_1
di apartemen dion
"ini apartemen aku kecil sih tapi cukup ko buat kita tinggal "ucap dion
"ini udah cukup ko mas makasih udah izinin saya tinggal di sinih "ucap livia
"kalo gituh kamu istirahat aku harus pergi"ucap dion
"kemana mas"tanya livia
"kita belum bisa tinggal bersama sebelum kita menikah aku akan nginep di hotel malam ini kamu ga usah hawatir"ucap dion
"tapi mas aku ga enak "ucap livia
"ga ada penolakan kamu istirahat saja di sinih aku pergi dulu Asalamualaikum "ucap dion
"Waalaikumsalam "jawab livia
***
pagi hari
"mas aku boleh minta sesuatu gak"tanya putri
"boleh dong kamu mau minta apa baju baru tas baru apa mobil"tanya adam
"aku gak minta itu semuah mas aku cuman pengen kesibukan aku bosen di rumah terus aku pengen kerja mas"ucap putri
"kerja buat apa sayang emangny nafkah dari aku kurang"ucap adam
"ini bukan soal uang mas aku bosen sendiri di rumah"ucap putri
"ga boleh aku ga mau kamu kecapean kalo kamu mau kerja cukup kerja layanin suami"ucap adam
"tapi mas aku butuh kerjaan aku juga ga mungkin selamanya bergantung sama kamu mas"ucap putri
"kenapa ga bisa kamu istri ku wajar kalo kamu bergantung sama aku"ucap adam
"pada ahirny kamu akan menemukan cinta pertama mu"ucap putri
"terserah kamu putri aku capek kamu selalu bahas perceraian "ucap adam
"aku cuman gak mau terlalu berharap "ucap putri
adam menarik tangan putri menarikny agar menyentuh dadany
"apa kamu tidak merasakan ny put kenapa perlu aku jelaskan"ucap adam
putri menatap adam"aku gak faham mas"ucap putri
"kalo gituh kasih aku waktu buat kamu faham siapa sebenrnya cinta pertama ku"ucap adam lalu mengecup bibir putri
adam meninggalkan putri yang mematung
"apa maksudnya gak mungkin cinta pertamanya aku"guman putri
putri membereskan kamarny dan tidak sengaja menjatuhkan sebuah foto yang di simpan di bawah kasur
putri mengambil foto itu dan menatap foto itu
"siapa anak laki laki dalam foto ini kenapa aku merasa tak asing dengan wajahny ga mungkin dia anak laki laki yang dulu aku tolong tapi kenapa foto ini bisa ada di kamar mas adam "guman putri
Bersambung
jangan lupa like komen dan vote
__ADS_1
kalo ada yang salah dalam penulisan kata komen aja yah