
itu gak penting sayang aku masih punya sesuatu yang belum kamu lihat"ucap adam
"apa itu mas"ucap putri
adam menggemgam tangan putri membawa ny untuk duduk di kursi"kamu lihat itu dalam itu ketiga kejutany akan muncul"ucap adam
123 duar duar suara petasan yang mulai keluar terlihat petasan membentuk sebuah tulisan
i love you keisa yunia putri
"mas ini indah sekali "ucap putri
adam menggemgam tangan putri"makasih yah sayang udah melengkapi hidup aku aku bener bener bahagia memiliki istri seperti kamu"ucap adam
"aku yang harusny bilang makasih mas udah nerima aku apa adany "ucap putri
"i love you putri"ucap adam
"i love you too mas adam"ucap putri
"kita mulai makan malam yah "ucap adam
"ada satu hal yang aku fahami saat ini dulu aku begituh mengalami banyak penderitaan namun mas adam hadir dalam hidup ku penderitaan yang ku alami di bayar dengan kebahagiaan yang luar biasa terimakasih ya allah
ternyata aku pun tidak bisa serakah mas adam sudah kembali tapi aku kehilangan ka livia untuk selamanya tapi aku tau ka livia sudah bahagia di sanah"guman putri sambil terus menatap kembang api yang menyala
SATU BULAN BERLALU
"aduh mas perut ku sakit "teriak putri
adam segera berlari dengan hanya menggunakan handuk karna sedang mandi
"sayang kamu kenapa"ucap adam panik
"kayany aku mau melahirkan mas "ucap putri sambil ngos ngosan
"yah udah kita ke rumah sakit sekarang "ucap adam langsung membantu putri berdiri
"tapi mas"ucap putri
"ada apa lagi sayang kita harus segera ke rumah sakit "ucap adam
"iyah tapi emang mas gak malu ke rumah sakit pake handuk"ucap putri
"yah ampun tunggu bentar aku baju sama celana dulu"ucap adam lalu berlari mengambil celana dan bajuny
putri yang melihat kelakuan adam hanya geleng geleng kepala "sabar yah nak kita tunggu abi mu"ucap putri sambil mengelus perutny
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah sakit putri segera di bawa ke ruang persalinan
"tuan jika ingin menemanin istriny silahkah masuk"ucap suster
"apa aku bisa menemani istri ku"ucap adam
"bisa tuan "ucap suster
adam segera masuk ke ruang persalinan untuk menemani putri adam langsung menggemgam erat tangan putri "aku tau kamu wanita yang kuat berjuang lah demi buah hati kita "ucap adam
__ADS_1
"makasih mas"ucap putri
"mari nona kita mulai"ucap dokter
"ayok nona tarik nafas lalu keluarkan "ucap dokter
putri mulai mengikuti intruksi dokter
"ayok nona dikit lagi"ucap dokter
"sayang kamu pasti bisa"ucap adam lalu mengecup kening putri
putri mulai mengejan " hmmmmm aaaaaaa "putri terus berteriak
owa owaaa owaaa suara bayi yang terdengar putri menatap bayi masih penuh dengan darah
"selamat yan nona tuan bayiny laki laki kalo gituh saya mandikan dulu bayiny"ucap dokter
adam dan putri mengangguk adam masih menggemgam tangan putri
"makasih yah sayang kamu dan junior kita anugerah terindah dari allah buat aku"ucap adam
"sama sama mas mas adam dan junior juga anugrah terindah dari allah buat aku"ucap putri
adam mengecup bibir putri
"mas ini di rumah sakit jangan aneh aneh"ucap putri kesal
adam tertawa melihat ekpresi putri
"Asalamualaikum "ucap mereka
"Waalaikumsalam "ucap adam putri
"gimana keadaan kamu putri"tanya atika
"aku baik baik aja "ucap putri
"lalu di mana cucuk umi nak gak sabar pengen melihatny"ucap atika
"lagi di mandikan dokter mungkin bentar lagi"ucap adam
"umi mu ini memang tidak sabar kau tau dari tadi marah marah karna tidak sabar ingin bertemu cucuny "ucap arsyad membuat semuah orang tertawa
dokter membawa bayi adam dan memberikan pada adam"silahkan tuan di beri adzan dulu bayiny setelah itu harus segera di beri asi"ucap dokter
adam mengangguk mulai memberi adzan untuk putra ny setelah selesai memberi adzan dia memberika bayiny pada putri untuk di beri asi
"liam ayok kita tunggu di luar "ucap arsyad di angguki liam arsyad dan liam segera keluar untuk membiarkan putri memberikan asiny
putri mulai memberikan asi untuk putrany terlihat bayi mungil itu langsung menyedot ny dengan rakus
"dia rakus sekali jika beginih aku tidak akan mendapat bagian ku"ucap adam membuat putri langsung mencubit tangany
"mesum banget ada umi sama arumi juga "ucap putri
"yah anggap aja umi sama arumi obat nyamuk "ucap atika membuat semuahny tertawa
__ADS_1
beberapa menit kemudian putri selesai memberi asi untuk bayi ny putri membenarkan bajuny
liam dan arsyad setelah putri selesai memberi asi untuk bayiny
"adam putri apa kalian sudah siapkan nama untuk bayi mungil ini"ucap arsyad yang menggendong bayi adam dan putri
"putri serahkan sama mas adam aja abi"ucap putri
"nama ny muhamad Yusup alfatih itu nama untuk bayi ku"ucap adam menatap putri
"nama yang bagus aku suka"ucap putri
"syukurlah kalo kamu suka aku ingin anak kita menjadi anak yang soleh aku harap dia memiliki hati yang baik seperti nabi muhammad aku juga ingin dia seprti nabi yusup yang begituh tampan namun tidak sombong "ucap adam
"itu nama yang bagus adam umi juga suka"ucap atika
"yah Yusup biar abi bawa di depan kamu temani putri istirahat "ucap arsyad adam mengangguk
arsyad dan atika keluar ruangan bersalin
"ka aku juga keluar istirahat aja ka bye"ucap arumi tersenyum
putri mengangguk
liam mendekati putri "selamat yah aku seneng liat kk bahagia semoag kaka selalu bahagia"ucap liam
"terimakasih liam"ucap putri
"sama sama ka aku keluar dulu ka mas"ucap liam
adam dan putri mengangguk
"putri mungkin kamu bosan mendengar kata ini tapi aku akan selalu mengucapkan ny i love you putri"ucap adam
"aku gak akan pernah bosen denger kata kata itu i love you too suami ku"ucap putri
adam langsung mengecup bibir putri
"aku dan mas adam sudah banyak melalui ujian pernikahan aku bersyukur karna kami bisa melewati setiap ujian ini makasih udah begituh mencintai ku"guman putri dalam hati
"aku akan selalu mencintai mu putri kamu dan yusup adalah kebahagiaan ku"ucap adam memeluk putri
i love you putri
i love you too mas adam
.
TAMAT
terimakasih sudah mendukung karya ku selama ini
doakan semoga saya bisa membuat karya berikutnya
sampai ketemu di novel aku berikutnya
terimakasih salam hangat dari nurul anjani love you ❤
__ADS_1