
pergi sanah dasar wanita murah nampak dari mereka ada yang mendorong putri hingga putri hampir terjatuh namun seseorang langsung menangkap tubuh putri
putri terdiam menatap orang yang juga menatapny
"mas adam"gumam putri lirih dengan air mata yang sudah membasahi wajahny
"kenapa diam sajah"tanya adam lalu mulai menarik putri ke belakang ny
flashback
"tuan anda yakin mau masuk ke butik itu "ucap dion
"memangny kenapa aku ingin memilih sendiri baju untuk istri ku nanti malam"ucap dion
"tapi tuan seperti ny di ramai sekali "ucap dion
"tidak masalah aku tetap ke dalam "ucap adam langsung menuju sebuah toko baju
"tuan tunggu"ucap dion
adam menatap seseorang yang tak asing baginny "putri apa mereka lakukan "ucap adam melihat putri sedang di sudutkan banyak orang
adam langsung berlari ke arah putri saat ada yang berani mendorong putri adam langsung menangkap putri yang hampir terjatuh
"mas adam "guman putri lirih
"kenapa diam saja "tanya adam lalu menarik putri ke belakang ny
"apa yang kalian lakukan berani sekali menganggu istri ku"ucap adam
"tuan hati hati dia wanita malam"ucap pengunjung
"siapa yang bilang istri ku wanita malam "tanya adam
"dia "ucap pengunjung menunjuk starla yang mau kabur
dion langsung mendekati starla
"jangan coba kabur nona"ucap dion menahan tangan starla
"dengarkan aku baik wanita ini adalah istri ku dia bukan wanita malam seperti yang kalian bicarakan sekarang kalian bubar"ucap adam
semuah orang bisik bisik
"bukan itu ustad adam yang terkenal itu"ucap mereka
"ayok kita pergi jangan membuat masalah dengan istri ny"ucap salah satu pengunjung
arum datang menatap bingung
"loh abang ko ada di sini"ucap arumi
"kamu dari mana aja hah kenapa ninggalin putri sendirian"ucap adam
"aku abis dari toilet bang"ucap arumi
"mas jangan salahin arumi ini bukan salah arum ko"ucap putri
"Iyah emang bukan salah arum salah kamu kenapa jadi orang bodo banget kenapa diam saat orang orang menghujat kamu harus lawan mereka jangan diam saat mereka hina kamu "ucap adam kesal
"maaf mas tapi yang mereka katakan benar mas aku memang wanita malam"ucap putri
"kamu udah jadi istri aku kamu bukan wanita malam kamu wanita ku cuman miliku faham"ucap adam
putri hanya diam menundukan wajahny
"ada apa ini kenapa kamu membuat kedua putri umi sedih"ucap atika yang baru datang
"tanyain aja mereka "ucap adam lalu dia menatap ke arah starla yang sedang di tahan
adam mendekati starla dion
"biarkan dia pergi dion"ucap adam dingin
"tuan serius kenapa"ucap dion
starla langsung menarik tangany yang di tahan dion
__ADS_1
"aku bilang apa lepaskan aku tuan mu tidak mungkin tega menghukum ku"ucap starla lalu pergi gituh
"tuan kenapa di lepaskan dia sudah membuat nona ketakutan "ucap dion
"biarkan saja belum saatny untuk memberi hukuman aku tidak ingin merusak hari kencan ku dengan putri sekarang lebih baik kamu antarkan putri arumi dan umi aku akan menunggu di sinih"ucap adam
"baik tuan"jawab dion
dion berjalan mendekati putri arumi dan atika
"mari saya akan mengantar kalian pulang "ucap dion
mereka mulai mengikuti dion keluar namun saat melewati adam putri menghentikan langkah ny menatap adam
adam yang merasa di tatap putri langsung memalingkan wajahny ke arah lain
"kenapa dada sakit apa dia marah pada ku sehingga tidak mau melihat ku"guman putri dalam hati
"nona putri mari"ucap dion yang menyadari putri tidak mengikuti ny
putri mengangguk sambil menghapus air matanya
di dalam mobil
"putri kamu menangis "tanya atika
"enggak ko umi ini tadi kelilipan "ucap putri tersenyum
"putri mulai sekarang anggap umi seperti ibu kamu sendiri yah "ucap atika
putri mengangguk
"apa dulu kamu sering cerita sama ibu kamu"tanya atika
"sering aku sering cerita sama dia tersenyum saat mendengar kan cerita ku "ucap putri
"kalo gituh sama seperti saat sama ibu kamu sama umi kamu bisa cerita curhat yah putri kamu faham kan"ucap atika
"iyah umi "ucap putri
"tolong bungkus kan baju ini dan antarkan ke alamat saya"ucap adam memberikan Alamatny
"baik tuan terimakasih sudah berkunjung ke sinih "ucap seorang pelayan
adam pergi meninggalkan toko itu dan menyetop taksi
di rumah terlihat putri menatap jendela kamarny
"dia segituh marahny kah bahkan tidak mau melihat ku"guman putri dalam hati
seseorang membuka pintu kamar putri
"putri boleh umi masuk"ucap atika
putri segera mengusap air matanya
"boleh umi Silahkan "ucap putri
atika mendekati putri mengusap bahu putri
"kamu lagi ada masalah sama adam "tanya atika
"enggak umi "jawab putri
"ga usah bohong sayang umi tau kalo kamu abis nangis juga perempuan umi tau apa yang kamu rasakan sekarang cerita sama umi apa yang bikin kamu nangis"ucap atika
"mas adam marah sama putri umi karna putri diam aja saat mereka menghina putri bahkan tadi kita melewati mas adam dia memalingkan wajahny tidak mau melihat ku
melihat mas bersikap kaya gituh gak tau kenapa dada aku sakit umi"ucap putri
atika tersenyum "kamu tau itu artinya kamu cinta sama adam kamu ga suka dia cuekin kamu tapi satu hal yang harus kamu tau putri adam marah karna dia sayang sama kamu dia sakit lihat kamu di hina orang
coba kamu yang di posisi adam kamu juga gak mau kan suami di hina orang"ucap atika
"iyah umi aku tau mas adam marah karna aku yang salah tapi umi apa mungkin aku mencintai mas adam"ucap putri
"kenapa gak mungkin sayang kalian pasangan suami istri wajar jika kalian saling mencintai "ucap atika
__ADS_1
"tapi umi mas adam ga mungkin mencintai aku"ucap putri
"memangny kenapa ga mungkin "ucap atika
"karna mas adam"ucap putri terhenti saat seseorang membuka pintu
"ka putri aku cariin dari tadi ternyata di sinih"ucap arumi
"emang kenapa nyariin aku"ucap putri bingung
"ga usah banyak tanya ka ayok ikut aku kita seneng seneng"ucap arumi menarik tangan putri
"arumi tunggu kamu mau bawa kk ipar kamu kemana"teriak atika
"cuman seneng seneng umi tenang aja kali ini gak akan bikin marah bang adam"ucap arumi
arumi membawa putri ke kamarnya
"nih ka pake bajuny"ucap arumi
"kenapa aku harus ganti baju rum"ucap putri bingung
"udah kk ipar ku yang cantik nurut aja ga usah banyak tanya oke "ucap arumi mendorong putri ke kamar mandi
beberapa menit kemudian
putri memandang diriny depan cermin
"baju ini terlalu bagus rum "ucap putri
"iyah dong kk cantik pake baju ini apalagi hijab ny bikin ka putri semangkin cantik"ucap arumi
"masasih rum"ucap putri tersenyum
"yah udah ikut aku yah ka"ucap arumi menarik tangan putri
"kita mau kemana "ucap putri
"nanti juga kk tau ko"ucap arumi
arumi dan putri naik taksi
beberapa menit kemudian
"ini kita kenapa danau rum tempatnya juga sepi"ucap putri
"kk percaya aja sama aku yah ayok"ucap arumi menarik tangan putri
sampai lah mereka di sisi danau
putri menatap kagum pemandangan ny ada dua kursi dan satu meja ada makanan yang sudah tersaji
"seperti ny ada yang sedang membuat acara rum ayok kita pergi aja"ucap putri
"tunggu dulu ka emang ada acara makany aku ajak ka putri ke sinih "ucap arumi
adam mendekati putri dari belakang dan memberi kode pada arumi untuk meninggalkan mereka berdua
arum mengangguk dan tersenyum lalu pergi dengan pelan
"arum kenapa lama sekali ayok kita pulang lagi pula ini acara siapa"ucap putri
adam langsung memeluk putri dari belakang membuat putri terkejut dan memberontak
"lepasin"ucap putri
"shuut ini aku sayang"ucap adam sambil masih memeluk putri
putri terdiam jantungny berdetak begituh kencang
Bersambung
makasih yang udah mampir ke novel ku
semoga suka terus sama novel aku
jangan lupa like komen vote dan Favorite
__ADS_1