
makasih yah nak kalo gituh pamit dulu"ucap ayahny starla pergi dari rumah putri dan adam
di kamarny putri melihat jendela menikmati angin yang melewati jendelany
"aku mungkin udah hentikan pencarian kamu tapi aku akan tetep nunggu kamu seperti kamu nunggu aku selama 15tahun
i love you mas adam aku dan anak kita menunggu mu"guman putri
di sebuah arumi
"kamu nyapain ngajak aku ke taman"ucap arumi
liam menarik arumi agar duduk di kursi taman
"arum sebenerny aku ga tau apa yang aku rasakan tapi semenjak kehadiran mu hidup ku itu berubah kamu tau kan dulu aku orang ny cuek tapi semenjak kamu hadir di hidup ku aku merasa menemuka cahaya di kehidupan ku
dan berkat kamu aku ketemu dengan kk ku mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk mengatakany tapi aku tidak ingin menunda nunda lagi
arumi aku suka sama kamu aku mencintaimu mau kah kamu ta'aruf sama aku"ucap liam membuat arumi terkejut
"liam kamu serius"ucap arumi
"aku sangat serius rum aku mau ta'arufan sama kamu "ucap liam
arumi tersenyum "aku juga suka sama kamu li tapi kita kan masih sekolah emang boleh menikah sekarang "ucap arumi
liam tertawa mendengar perkataan arumi"aku ngajak nikah sekarang rum kita ta'arufan aja dulu nanti aku bicara sama abi dan umi dan ka putri aku akan nunggu sampai kita sama sama lulus dan akan aku juga akan ngumpulin uang dulu "ucap liam
"aku gak ngangka ternyata kamu juga punya perasaan yang sama kamu kan selama ini cuek"ucap arumi
"saat itu aku ga percaya sama cinta aku juga gak mau berdekatan sama orang kaya karna menurut orang kaya itu seperi paman bibiku mereka bisa melakukan apapun demi uang"ucap liam
arumi hanya diam
"arumi ayok aku mau ajak kamu ke satu tempat lagi"ucap liam
"mau kemana li"ucap arumi bingung
"udah ikut aja nanti kamu tau yang pasti aku gak bakal dorong kamu ke jurang"ucap liam membuat arumi tertawa
arumi menaiki motor liam dan liam mulai mengendarai motornya menuju tujuany
sampailah arumi dan liam di tempat tujuan
arumi turun dari motor dan membuka helemny menatap liam"jadi kamu ngajak ke panti asuhan "ucap arumi tersenyum
"iyah bagaimana pun ibu orang yang merawat ku di saat aku masih kecil sampai sekarang jadi aku mau kenalin kamu ke ibu sebagai calon istri ku"ucap liam
wajah arumi jadi merah karna malu
"wajah mu kenapa rum"ucap liam
"ah gappah li "ucap arumi memalingkan wajahny
"ka liam"teriak beberapa anak yang langsung berlari ke arah liam
"hey apa kabar kalian gak nakal sama ibu"ucap liam
"enggak kita nurut sama ibu ka liam kenapa baru ke sinih kita semuah kan kangen "ucap anak laki laki
"ka liam juga kangen sama kalian maaf yah kk baru sempet karna kk sibuk ngurusin tugas sekolah "ucap liam
"gapph ka ehm ka cantik ini siapa ka"tanya anak perempuan
liam mendekati anak perempuan itu dan berbisik membuat anak perempuan itu tersenyum
__ADS_1
"hay ka cantik namany siapa "ucap anak perempuan itu
"hay juga nama kaka arumi nama kamu siapa"ucap arumi
"nama ku dea ka"ucap dea
"liam arumi"ucap diana yang baru datang
liam mendekati diana "asalamualaikum bu"ucap liam menyalami tangan diana
arumi ikut menyalamin tangan diana
"apa kabar nak "ucap diana
"baik ibu gimana kabarny maaf aku baru sempet ke sinih "ucap liam
"ibu baik ibu denger kk ipar kamu menghilang "ucap diana
"iyah bu sampai sekarang belum di temukan "ucap liam
"sekarang masuk dulu kita ngobrol di dalam"ucap diana
"bu aku ke sinih mau ngenalin arumi ke ibu "ucap liam
"ibu udah kenal arumi"ucap diana
"kali ini aku kenalin dia sebagai calon istri ku bu aku pengen ta'arufan sama arumi"ucap liam
"kamu serius nak kalo ibu seneng denger kabar ini arumi kan anak yang baik ibu setuju banget kalo kalian menikah "ucap diana
"ga nikah sekarang aku juga mau ta'arufan dulu sama arumi aku juga mau minta izin dulu sama orang tuany arumi dan aku juga pengen nunggu mas adam kembali
aku bakal nunggu arumi lulus dan aku juga mau ngumpulin dulu uang untung menikahi arumi nanti"ucap liam
"ibu bangga sama kamu yah memang harusny begituh kamu harus siap nafkahin arumi lahir batin"ucap diana
"padahl ibu pengen kalian menginap loh"ucap diana
"nanti yah ibu sekarang aku gak bisa ajak arumi nginep oh iya nih ada sedikit rezeki itu hasil kerja sampingan ku"ucap liam memberikan amplop pada diana
"nak ibu gak perlu uang ini buat kamu aja"ucap diana
"gappah bu itu buat adek adek aku juga minta doany supaya mas adam cepet ketemu"ucap liam
"pasti nak kami akan selalu mendoakan kalian"ucap diana
arumi dan liam memutuskan untuk pulang
di rumah putri
putri sibuk mengurusin tanamany lebih tepatnya menyibukkan diri karna tidak mau terus bersedih
"kamu boleh jadi halaman belakang ini apapun mau kamu tanam bunga atau mau bikin kolam ikan"ucap adam
teringat perkataan adam di pikiran putri
"aku kangen senyum kamu mas "guman putri
"Asalamualaikum "ucap atika yang sudah memperhatikan putri sejak tadi
"Waalaikumsalam umi sejak kapan ada di sinih "ucap putri menyalami tangan atika
"baru aja umi perhatikan kamu melamun terus kenapa"tanya atika
"gappah umi aku cuman lagi kangen sama mas adam umi"ucap putri
__ADS_1
"nih umi bawa sop ayam kamu makan yah"ucap atika
"makasih umi"ucap putri.
"sama sama ayok umi siapin sopny "ucap atika
putri mengangguk
putri menatap diriny depan cermin "aku merindukan mu mas adam cepatlah kembali demi aku dan anak kita "guman putri
4 bulan kemudian
usia kandungan putri sudah memasukin 5 bulan
putri pergi ke dokter bersama atika untuk memeriksa kandungan ny
"kandungan nona putri sehat ibuny juga sehat nanti saua resepkan vitamin nona mau lihat jenis kelamin ny"ucap dokter
"jangaan dok saya mau kejutan"ucap putri
"baiklah"ucap dokter
"umi putri pengen makan bakso itu "ucap putri
"yah udah kita pesen yu"ucap atika
putri mengangguk
"pak pesen bakso dua porsi yah di bungkus aja"ucap atika
putri menatap seseorang yang tak asing baginny
"mas adam "teriak putri berlari mengejar laki laki itu
laki itu menghentikan langkahny
"mas adam"panggil putri
laki laki pergi tanpa melihat ke arah orang yang memanggilny
putri segera mengejar laki laki itu
"putri kamu mau kemana nak"ucap atika
"umi tadi aku laki laki dari belakang ny aku yakin dia mas adam"ucap putri
"putri sadarlah adam sudah menghilang selama 4 bulan sampai sekarang gak ada kabar apapun tentang adam"ucap atika
"tapi umi aku yakin dia mas adam"ucap putri
"udah yah put kita balik ke tukang baso udah itu pulang kasian anak kamu lihat uminya seperti ini"ucap atika
putri menunduk dan memgangguk
atika dan putri kembali ke tukang baso
sementara itu laki laki yang di kejar putri bersembunyi di sebuah tembok dia mendengar semuah pembicaraan putri dan atika
"siapa mereka kenapa aku mendapat bayangan saat wanita itu memanggilku adam "guman ny
dia langsung memegangi kepalany
mas adam jangan di lepas
lepaaskan putri kau bisa ikut terjatuh
__ADS_1
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih