Aku Mencintaimu Karna Allah

Aku Mencintaimu Karna Allah
dion mengungkapkan perasaan ny pada livia


__ADS_3

adam menatap lama putri lalu mendekat kan wajahny ke wajah putri hal membuat putri Kaku adam semangkin mendekati wajah putri


cup adam mengecup bibir putri dan sedikit melumatny untuk merasakan aromanis yang di makan putri


deg deg putri hanya mematung dengan jantung yang berdetak kencang


adam melepaskan ciumany menatap putri


"mas kenapa cium aku sih"ucap putri


"karna kamu istri aku"ucap adam


"tapi ini di tempat umum mas kalo ada yang liat gimana"ucap putri menundukan wajahny


"ouh jadi istri aku ini malu"ucap adam menggelitikin perut putri


"ih mas ampun mas "ucap putri lalu berlari menjauh dari adam


"ouh kamu mau maen kejar kejaran oke "ucap adam mengejar putri


tanpa mereka sadarin ada seorang yang menatap keduany dengan mengepalkan tanganny


"kali ini aku biarkan kamu seneng seneng sama mas adam tapi besok lihat apa yang akan terjadi aku. membuat adam hanya menjadi miliku"guman starla yang mengikuti putri dan adam sejak tadi


"ayok kita naik kincir"ucap adam di angguki putri


putri dan adam naik kincir terlihat keduany saling melempar senyum


beberapa menit kemudian adam dan selesai naik kincir


"kamu gapph put"ucap adam


"gappah mas hanya sedikit pusing ini mungkin karna aku baru pertama kali naik kincir "ucap putri


"yah udah kita cari minum"ucap adam


"putri aku bahagia liat kamu tersenyum terus kaya ginih aku janji akan selalu bikin kamu tersenyum putri kata psikiater yang kita temui aku harus selalu ajak kamu ke tempat tempat indah aku akan buat kenangan indah bersama agar kamu melupakan semuah kenangan buruk yang pernah kamu alami0


aku janji akan selalu bahagian kamu"ucap adam menggemgam tangan putri


"makasih yah mas aku bahagia bisa punya suami seperti mas adam aku juga udah gak pernah mimpi buruk lagi"ucap putri


" i love you mas adam "ucap putri mengecup pipi kanan adam


"i love you too istri ku"ucap adam


"tapi ko kamu cuman ngecup pipi sih harus ny ini yang kamu kecup"ucap adam menunjuk bibirny


"apasih mas mesum banget yang itu nanti aja di rumah"ucap putri


"bener nih yah udah nanti aku tagih di rumah yah"ucap adam


"mas ini udah malam ayok kita pulang "ucap putri


"tunggu bentar yah "ucap adam lalu pergi meninggalkan putri


beberapa menit kemudian adam kembali dengan menyembunyikan sesuatu di belakang ny


"aku punya hadiah buat kamu"ucap adam


"apa itu mas"ucap putri


adam menunjukkan sebuah boneka tedy bear kepada putri


"ini kamu suka bonekany gak"ucap adam


"suka mas ini bagus banget lucu"ucap putri lalu. mengambilny


"itu buat kamu kalo aku lagi gak ada kamu bisa peluk dia"ucap adam

__ADS_1


"makasih yah mas "ucap putri


"sama sama sayang ayok kita pulang "ucap adam


putri mengangguk


adam dan putri sampai di rumahny


"Asalamualaikum "ucap adam dan putri


"Waalaikumsalam "jawab bi santi


"liam udah tidur bi"tanya putri


"kayany udah non tadi pulang langsung ke kamar katany mau istirahat "ucap bi santi


"oke bi makasih ayok mas kita ke kamar "ucap putri


adam mengangguk


pagi hari


"hari ini aku mau ajak kamu ke dokter buat periksa kandungan kamu"ucap dion


"tapi memangny mas gak kerja "ucap livia membenarkan dasi dion


"aku udah izin datang telat kamu gak usah hawatir abis dari dokter nanti kita beli keperluan kamu oke"ucap dion


livia mengangguk sambil tersenyum


"ayok berangkat "ucap dion


***


"loh ngapain pagi pagi udah di sinih "ucap liam


"emangny luh ke sinih sama siapa"ucap liam


"sama supir"jawab arumi


putri menurunin tangga


"arumi sejak kapan datang "ucap putri


"baru aja ka mau berangkat bareng sama liam"ucap arumi melirik liam


"yah udah kamu ikut sarapan yu kebetulan kk baru selesai masak ayok rum liam kita sarapan bersama "ucap putri


"oke ka"jawab arumi


selesai sarapan arumi dan liam berangkat ke sekolah


"sayang aku berangkat yah jangan lupa nanti malam kita makan malam di rumah paman bram"ucap adam


"iyah mas hati hati di jalan yah"ucap putri


adam mengangguk


"aku berangkat asalamualaikum "ucap adam


"Waalaikumsalam "jawab putri


***


di rumah sakit


"gimana kondisi istri saya "ucap dion


"kondisinya sangat lemah dan saya sudah pernah bilang mempertahankan bayi ny akan sangat berbahaya bagi livia

__ADS_1


tapi nona livia tetap memaksa ingin mempertahankan bayiny dan mungkin nantiny nona bayi ini akan lahir prematur harus melalui oprasi sesar "ucap dokter


"pasti ada caranya agar istri anak ku bisa selamat saat oprasi aku akan bayar berapa pun "ucap dion


"kami hanya berusaha yang menentukan allah tapi tuan jangan hawatir kami akan berusaha semampu kami saya akan resepkan obat penguat kandungan yah


nona livia harus banyak makan buah yang sehat untuk ibu hamil dan juga Banyakin makan sayuran"ucap dokter


"makasih dok"jawab livia dan dion


"vi kita beli keperluan kamu yah"ucap dion


"iyah mas"ucap livia


dion dan livia pergi ke sebuah mall


dion mulai melihat lihat baju bayi


"lihat baju ini cocok buat kamu"ucap dion


"tapi mas ini hargany mahal banget "ucap livia


"kamu gak usah pikirkan harggany kamu pilih baju mana aja yang kamu mau"ucap dion


livia mengangguk


beberapa menit livia dan dion selesai belanja


"kamu mau makan apa kita cari makan dulu kamu kan belum makan dari pagi"ucap dion


"aku pengen makan bakso itu mas kayany enak"ucap livia


"bakso pinggir jalan tuh"ucap dion


"iyah mas"ucap livia menarik dion


mereka makan bakso pinggir jalan dion hanya memperhatikan livia yang makan dengan lahap


"mas ko gak makan"ucap livia


"aku udah kenyang liat kamu makan"ucap dion tersenyum


"mas aku minta maaf yah "ucap livia


"kenapa minta maaf"ucap dion


"aku gak bisa jadi istri yang sempurna buat kamu"ucap livia


"kamu itu lucu emang istri sempurna tuh kaya gimana "ucap dion


"aku gak bisa kasih hak mas sebagai suami aku tau mas berusaha nahan hasrat mas"ucap livia pelan


dion mendekati livia "kalo aku minta hak aku gimana"bisik dion


livia langsung menatap dion "ehm itu tapi aku cuman bikin mas kecewa aku bukan perempuan yang baik karna mas bukan pria pertama "ucap livia


"aku ga perduli soal itu keperawanan bukan segalaany bagi aku aku akan tetep terima kamu jadi siap siap yah kalo aku minta hak ku"ucap dion pelan


livia menatap dion dan memgangguk sambil tersenyum


"livia i love you "ucap dion


livia langsung menatap dion


deg deg deg suara jantung livia dan dion


Bersambung


jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih

__ADS_1


__ADS_2