
ini minum dulu lisa pelan pelan dong makany"ucap putri
"sialan apa dia tau aku memasukan garam ke nasi goreng lihat saja jika aku sudah mendapatkan mas adam kamu akan terusir"guman felisa dalam hati
"aku udah kenyang"ucap felisa
"mas mau berangkat sekarang "tanya putri
"iyah sayang kamu ikut aku aja sekalian aku mampir ke rumah sakit"ucap adam
"oke mas"ucap putri
"siapa yang sakit"tanya felisa
"liam adikny putri yang selama ini menghilang karna ulah pamany"ucap adam
"liam sudah ketemu selamat yah putri ahirny bisa menemukan adikmu"ucap felisaa
"terimakasih "ucap putri
"ayok sayang kita berangkat "ucap adam
"iyah mas "ucap putri
"ehm putri boleh aku nebeng mobil kalian aku kan mau ke kantor mas adam"ucap felisa
"boleh "jawab putri
adam memilih pergi duluan karna malas
beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah sakit
"lisa kamu lebih baik di mobil aja lagian kalo liam liat kamu belum tentu dia mau memaafkan mu "ucap adam
"mas"ucap putri
"apa sayang kan bener dia juga sama seperti orrang tuany suka menyiksa kamu dan adikmu"ucap adam
"gapph ko put aku tunggu di mobil aja"ucap felisa
putri dan adam masuk ke rumah sakit
"Asalamualaikum "ucap adam dan putri
"Waalaikumsalam "jawam liam dan diaana
"liam kamu udah bangun "ucap putri mendekatin liam
"iyah ka aku udah baik baik aja ko"ucap liam
"syukurlah kenapa gak telepon aku bu"ucap putri menatap diana
"aku yang minta ka aku gak mau ganggu ka"ucap liam
"kamu gak ganggu ko li kamu itu adiku "ucap putri
"ka putput boleh aku peluk kk"ucap liam
putri mendekatin liaam dan memelukny "kk merindukan mu liam "ucap putri mulai menangis liam tidak bisa menahan air matanya
putri melepaskan liam dan menatap adam
"mas kalo mau ke kantor silahkan aku mau di sinih dulu "ucap putri
"enggak ah hari ini dion yang ngurus semuah ny aku pengen temenin kamu di sinih "ucap adam
"terus felisa gimana"ucap putri
"aku udha suruh dion buat antar dia"ucap adam
putri hanya menganggukan kepala
di mobil terlihat felisa mengepalkan tanganny
"nona sebaiknya jangan berharap bisa merusak rumah tangga tuan dan nona putri itu gak akan berhasil"ucap dion
"kamu gak usah sok tau"ucap felisa
__ADS_1
"saya tau semuahny nona termasuk tujuan nona datang ke rumah tuan saya dan saya juga tau nona tidak pernah di jual oleh orang tua nona
hati hati nona hal yang akan nona rencanakan hanya akan membuat nona dalam masalah besar"ucap dion
felisa hanya diam tidak menjawab perkataan dion
di rumah sakit
"ka putri aku seneng tau kk bahagia bersama mas adam"ucap liam
"dia memang pria baik dan kk beruntung punya dia "ucap putri
"putri liam ibu pamit dulu mau pulang "ucap diana
"iyah ibu istirahatlah makasih udh jaga adiku "ucap putri
"sama sama putri"ucap diana
"ibu hati hati"ucap liam
"iyab li nanti ibu ke sinih lagi sore"ucap diana lalu meninggalkan putri dan liam
"liam setelah sembuh kamu tinggal sama kk yah"ucap putri
"aku mau banget tinggal sama kk tapi aku harus bicara dulu sama ibu diana"ucap liam
"iyah li"ucap putri
"ka mas adam kemana "ucap liam
"mas adam katany kasih kita waktu buat bicara"ucap putri
"aku seneng liat kk bahagia dan menikah dengan pria baik seperti ustad adam"ucap liam
"iyah kamu bener aku beruntung punya dia sangat beruntung liam kenapa kemaren kamu selamatkan aku"ucap putri
"aku liat perempuan itu mengeluarkan pisau dan mengarah ke ka putri makany aku cepat lari melindungi kk ga tau kenapa aku pengen lindungi kk mungkin ini karna ikatan batin
ngomong ngomong yang kemarin mau menusuk kk itu siapa aku juga pengen tau bagaimana kehidupan kk setelah di bawa paman pergi "ucap liam
"ka putri"panggil liam
"liam mungkin setelah mendengarkan cerita kk kamu akan jijik sama kk paman membawa kk ke tempat mucikari dia menjual kk
setiap melarikan diri mucikari itu selalu mengancam membahayakan nyawa kamu dan perempuan yang udah nusuk kamu itu dia mucikari itu "ucap putri menundukan wajahny
liam menatap putri
"lalu bagaimana kk bisa keluar dari tempat itu dan menikah dengan seorang ustad "ucap liam
"karna mas adam yang telah mengeluarkan kk dari tempat itu dia telah menyelamatkan kk dan kamu tau dia anak laki laki yang Berjanji akan melindungi kk saat kami masih kecil"ucap putri
"aku gak jijik sama kk ka putri tetep kk terbaik bagi aku"ucap liam
putri tersenyum
adam masuk ke dalam
"gimana udah reuniany"tanya adam tersenyum
"udah mas makasih yh mas"ucap putri
"Kenapa bilang makasih sama aku berterimakasih lah pada allah karna allah yang telah menyatukan kalian"ucap adam
Putri mengangguk
"mas adam makasih udah menjaga kk ku "ucap liam
"sama sama lagian itu sudah tanggung jawab ku oh iyah liam aku akan beli tanah tempat panti asuhan kamu tinggal"ucap adam
"mas tau dari mana soal tanah itu"ucap liam
"arumi udah cerita soal masalah yang kamu hadapin"ucap adam
"makasih mas"ucap liam
tiga hari kemudian liam memaksa untuk pulang karna sudah merasa pulih
__ADS_1
"ibu gak keberatan ko kamu tinggal sama putri yang kamu gak lupakan ibu"ucap diana
"makasih bu aku gak mungkin lupain ibu"ucap liam
liam adam dan putri sampai di rumahny
"ayok liam masuk"ucap adam
"rumah ini besar sekali apa gapaph aku tinggal di sinih aku tidak mau merepotkan "ucap liam
"sama sekali gak repotin kamu itu adik istri ku berarti adiku juga"ucap adam
mereka masuk ke dalam
terlihat felisa sedang duduk sambil nonton tv
"kalian udah pulang "ucap felisa
"ka dia siapa "ucap liam
"dia felisa apa kamu lupa"ucap putri
"kk izinin dia tinggal di sinih apa kk lupa dia udah jahat sama kita"ucap liam
"nanti kk jelaskan kamu istirahat kk anter kamu ke kamar kamu"ucap putri
putri mengantar liam ke kamarny
"mas adam"ucap felisa menahan tangan adam yang mau pergi
adam langsung melepaskan tangany felisa
"sebaikny kamu jaga batasan jika bukan karna putri aku gak akan izinin kamu tinggal di sinih"ucap adam lalu berlalu pergi
"Ngeselin banget sih liat aja apa yang akan aku lakuin"guman felisa dalam hati
felisa melewati kamar liam
dan karna pintuny sedikit terbuka dia bisa melihat liam yang sedang tidur di pangkuan putri dan putri mengelus kepalany
"kalo putri di sinih berarti mas adam sendirian ini kesempatan ku"ucap felisa lalu menuju kamar adam
felisa membuka pintu kamar adam dengan pelan
dan mendekati adam yang sedang berdiri menatap pemandangan di luar felisa memeluk adam dari belakang adam langsung membalikan badany dan mendorong felisa
"kamu udah gila apa yang kamu lakukan hah"bentak adam
"aku tau kamu lagi butuh belaian putri masih sibuk sama adikny aku bisa kasih kepuasan lebih dari putri"ucap felisa
"felisa pergi dari kamar ku sekarang putri tidak akan tergantikan dan kamu gak seharusnya menggoda pria yang sudah menikah keluar sebelum aku panggil satpam "ucap adam
"oke ini cara terakhir ku"guman felisa dalam hati
felisa merobek bajuny dan mengacak ngacak rambutnya
"apa yang kau lakukan felisa "bentak adam
"permainan akan di mulai"ucap felisa lalu berlari keluar
"tolong tolong "teriak felisa
putri yang mendengar teriakan felisa langsung keluar bersama liam adam juga mengejar felisa
felisa yang melihat putri langsung memelukny
"putri tolong aku mas adam mau perkosa aku "ucap felisa
putri langsung menatap adam yang juga menatapny
"aku harap kamu percaya sama aku put"guman adam dalam hati
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite
terimakasih
__ADS_1