Aku Mencintaimu Karna Allah

Aku Mencintaimu Karna Allah
syarat dari mas adam


__ADS_3

putri teriak adam dia langsung mengangkat tubuh putri membawany ke kamar


"bi santi tolong telepon dokter aland suruh cepat datang ke sinih"ucap adam


"baik tuan"jawab bi santi


beberapa menit dokter datang


"siapa wanita ini"tanya aland


"istri ku"jawab adam


"kapan kau menikah tidak mengundang "ucap aland


"sudahlah jangan banyak tanya cepaat periksa keadaany"ucap adam


"baiklah tuan sabar lah"ucap aland


dokter aland mulai memeriksa putri


"seperti nya dia memiliki trouma yang cukup parah aku hanya dokter umum kau harusny membawa ny ke psikiater lihat lah keringat ny tidak berhenti


wajahny memperlihatkan bahwa dia sedang ketakutan aku tidak bisa membantu banyak lebih baik kau bawa ke psikiater "ucap dokter aland


"terimakasih dok bi santi tolong antarkan dokter ke depan"ucap adam


"baik tuan mari dok"ucap bi santi


dokter aland menganguk meninggal adam dan putri


adam mendekati putri yang tertidur pulas adam duduk di sisi ranjang dekat putri lalu menggemgan tangan putri


"maafin aku put aku selalu gagal seandainya aku cari kamu dari dulu mungkin kamu gk akan menderita seperti ini"guman adam dalam hati


putri mulai mengerjapkan matany dia menatap adam yang sedang menggemgam tangany


"mas adam"panggil putri


"putri kamu udah bangun syukurlah apa ada yang sakit"tanya adam hawatir


"aku baik baik aja mas cuman kepala aku sakit kenapa aku di kamar seingat ku tadi "ucap putri


"ga usah kamu inget kejadian tadi kamu tadi pingsan dan aku bawa kamu ke kamar sekarang kamu istirahat jangan banyak pikiran "ucap adam


putri mengangguk dan mulai memejamkan matany


adam masih menggemganm tangan putri


"maafin aku put seharusnya aku gak tinggalin kamu saat kamu belum sadar seharusnya aku lindungi kamu dari dulu maafin aku baru menemukan mu put"guman adam


putri yang belum benar benar tidur mendengar semuah perkataan adam


"apa maksud mas adam kenapa seolah olah dia sudah mengenal sejak lama apa dia "guman putri dalam sambil masih memejamkan matany


adam membaringkan tubuhny di sebelah putri dan memeluk putri begituh erat


"Aku sangat nyaman saat mas adam memeluk ku bisa kah aku egois dan berharap mas adam menjadi miliku selamany tanpa mengingat cinta pertamanya "guman putri dalam haati


beberapa menit kemudian putri membuka matany tangany terulur mengusap wajah adam

__ADS_1


adam langsung menahan tangan putri dan membuka matany adam menatap putri sambil tersenyum


"apa kamu sudah merasa lebih baik"ucap adam


"iyah mas aku baik baik aja makasih mas udah jagain aku mas kalo mau ke kantor berangkatlah aku udah lebih baik ko ada bi santi juga"ucap putri


"aku gak bisa ninggalin kamu sendiri put lagian ada dion "ucap adam


"aku gapph mas beneran deh"ucap putri


"oke aku berangkat ke kantor tapi dengan satu syarat "ucap adam


"syarat apa mas"ucap putri bingung


"gampang ko syaratny aku cuman mau kamu ikut aku ke psikiater"ucap adam


"buat apa ke psikiater aku gak gila ko mas"ucap putri


"sayang dengerin aku ke psikiater bukan berarti kamu gila kita cuman mau hilangkan troma kamu aku pengen kamu keluar dari bayang bayang masalalu kamu


saat kamu tadi tidur aku liat wajah kamu ketakutan kamu juga sering mimpi buruk aku cuman pengen kamu baik baik aja tapi kalo kamu gak mau aku gak bakal kantor biarkan aja dion yang urus semuahny "ucap adam lalu membaringkan tubuhny


"baiklah mas aku akan turutin mau mas sekarang mas berangkat aja "ucap putri


"nah gituh dong makasih sayang udah mau nurut sama aku ok aku berangkat kerja kamu jaga diri di rumah jangan keluar rumah tanpan izin istirahat aja jangan lupa makan"ucap adam lalu mengecup dahi putri


putri mencium tangan adam"hati hati yah mas"ucap putri


adam mengangguk meninggalkan putri


"bi tolong jaga istri saya kalo ada yang datang siapapun kasih tau dulu"ucap adam


"baik tuan "jawab bi santi


***


"kau bilang rencana mu akan berhasil apa ini hah"ucap bram kesal


"aku mana tau dia akan balik lagi"ucap bayu


'kita harus pikirkan cara lain untuk mendekatkan adam dan starla aku tidak mau kalo sampai masuk penjara karna tidak bisa membayar hutang pada wanita itu"ucap bram kesal


"tenanglah paman bagaimana kalo kita tanya saran dari starla mungkin dia punya rencana lebih bagus lagi"ucap bayu tersenyum licik


"kau benar baiklah aku hubungi starla dulu"ucap bram


***


di rumah orang tua adam


"arumi kamu mau kemana nak udah rapih banget"ucap atika


"aku mau keluar bentar ada urusan asalamualaikum"ucap arumi


"Waalaikumsalam jangan malam malam nak"ucap atika


arumi menyetop taksi lalu pergi menaiki taksi


"aku penasaran sama liam untuk aku dapat alamat panti asuhan tempat dia tinggal"guman arumi dalam hati

__ADS_1


sampailah arumi di sebuah panti asuhan


dia lalu berjalan dan mengetuk pintu panti asuhan itu


seorang wanita paruh baya membuka ny


"cari siapa nak"ucap diana


"Asalamualaikum bibi saya temany liam apa bener ini rumah ny liam"ucap arumi


"Waalaikumsalam jadi kamu temeny liam ayok ayok masuk"ucap diana


"makasih bi"ucap arumi


"duduk dulu nanti saya ambilin minum nak"ucap diana


"ga perlu repot repot bi liam ny kemana bi"ucap arumi


"liam gak ada nak dia lagi kerja part time"ucap diana


"ternyata liam rajin banget yah "gumany dalam hati lalu tersenyum


arumi menatap sebuah foto di atas meja terlihat anak laki laki dalam foto itu


"itu foto siapa bi"ucap arumi


"itu foto liam waktu kecil"ucap diana


"ternyata dia tampan sejak kecil yh"guman arumi dalan hati


"bi aku pulang aja dulu yh lain kali aku ke sinih lagi ehm jangan bilang sama liam ke sinih yah"ucap arumi


"iyah nak kenapa gak nunggu aja bentar lagi juga pulang"ucap diana


"aku ada urusan lain bi mungkin lain kali aku bisa ke sinih "ucap arumi


"yah udah hati hati di jalan panggil ibu aja yah makasih loh udah main ke liam kamu itu perempuan pertama dan teman pertama liam yang mau maen ke sinih "ucap diana


"sama sama bu saya senang ko bisa main lain kali aku main ke sinih lagi yah bu"ucap arumi mencium tangan dianaa


diana tersenyum melihat gadis yang mencium tangany


arumi berjalan keluar tidak sengaja menabrak seseorang


arumi hampir terjatuh langsung di tahan seseorang


mata keduany saling menatap


"mampus aku ketahuan ke sinih sama liam"guman arumi dalam hati


liam menatap tajam arumi


deg deg deg


"jantung ku kenapa nih"guman arumi dalam hati


Bersambung


dukung terua novel aku ini yah

__ADS_1


jangan lupa like komen vote dan Favorite


terimakasih


__ADS_2