Aku Mencintaimu Karna Allah

Aku Mencintaimu Karna Allah
menemui psikiater


__ADS_3

putri yang menyadarin ada tangan yang mengusap rambutnya langsung membuka matany menatap adam


adam tersenyum menatap putri


"i love you keisa yunia putri "ucap adam


putri terdiam menatap adam


"i love you too adam alfian shihab "ucap putri


"aku seneng kamu menyadarin perasaan mu"ucap adam


"maksudnya mas"ucap putri


adam menggemgam tangan putri"meskipun aku ga sadar aku tau semuah yang kamu katakan aku tau menangis kamu lah yang bikin semangat buat buka mata suara kamu terus manggil aku dalam tidur ku"ucap adam


"itu udh lah jangan di bahas gimana keadaan mas sekarang apa ada yang sakit "tanya putri


"gak ada ko aku baik baik aja sekarang apalagi ada kamu di sinih"ucap adam


"gombal"ucap putri


"aku gak gombal sayang aku serius"ucap adam


"mas aku belum kasih tau umi dan abi kalo kamu masuk rumah sakit"ucap putri


"ga perlu sayang aku gak mau mereka hawatir lagian aku udah baik baik aja"ucap adam


"oh iyah dion kemana sayang"ucap adam


"tadi dion pulang mas kasian ka livi sendirian "ucap putri


"yah benar juga putri boleh aku pinjam ponsel mu tadi ponsel ku tertinggal di kantor "ucap adam


"ini mas"ucap putri memberikan ponselny


adam langsung menghubungi dion


"Asalamualaikum dion"ucap adam


"Waalaikumsalam tuan sudah bangun syukurlah jika tuan sudah baik baik saja"ucap dion


"iyah aku baik baik aja oh iyah gimana soal mucikari itu apa tertangkap "tanya adam


"belum ada kabar dari paman burhan tuan kalo gituh siap siap ke rumah sakit"ucap dion


"ga perlu dion kamu istirahat aja kasian livia kalo kamu tinggal sendiri aku juga udah baik baik aja aku baru bisa pulang besok kamu gak usah jemput nanti kami pulang pake taksi"ucap adam


"baiklah tuan kalo itu keputusan mu"ucap dion


adam mematikan telepony


"kamu ke sinih sama siapa "ucap adam membelai rambut putri


"sama bi santi tapi bi santi udah pulang sama dion "ucap putri


"malam ini kita nginep di sinih "ucap adam


"tapi mas aku tidur di mana "ucap putri bingung


"kamu tidur di sinih satu ranjang sama aku"ucap adam

__ADS_1


"tapi mas ranjang ny kecil gak bakal muat buat kita"ucap putri


"siapa bilang gak muat "ucap adam langsung menarik hingga terjatuh di atas tubuh adam


"mas "ucap putri pelan


"kamu cantik putri ranjang ini cukup untuk kita berdua"ucap adam


putri menundukan wajahny karna malu


"kamu kenapa sayang jangan nunduk terus aku pengen liat wajah kamu"ucap adam


putri memberanikan diri menatap mata adam


"ini udah malam ayok tidur aku janji gak lakuin lebih"ucap adam menarik putri ke dalam pelukany


"jantung ku gak bisa di atur gimana nih semoga aja mas gak denger suara jantung aku"guman putri dalam hati


"kamu gugup yah"ucap adam tiba tiba


"enggak ko mas udah katanya mau tidur"ucap putri lalu memejamkan matany keduany tertidur dengan berpelukan


malam malam adam terbangun karna mendengar suara putri


"ibu jangan pergi aku takut bu mereka jahat mereka pisahin aku dan liam"guman putri sambil tertidur


adam memeluk putri"kamu tenang put ini aku lupakan masalalu mu semuah akan baik baik aja aku janji akan buat hidup menjadi indah"ucap adam lalu mengecup bibir putri


putri kembali tenang dan tertidur


pagi hariny


"mas bangun mas"ucap putri


"kamu udah bangun sayang"ucap adam


"mas udah baikan apa perlu panggil dokter "ucap putri


"ga perlu aku cuman butuh kamu"ucap adam sambil memeluk putri


"put sebelum pulang ke rumah gimana kalo kita ke psikiater buat atasi trouma kamu"ucap adam


"tapi mas apa gak sebaiknya nanti aja"ucap putri


"put semalam aku liat kamu gelisah dalam tidurmu kamu ketakutan kamu manggil ibu terus aku cuman pengen hidup tenang tanpa bayang bayang masalalu kamu yang buruk


plis kamu udah janji bakal nurutin aku"ucap adam


"baiklah mas aku mau tapi mas janji gak akan ninggalin aku pas ketemu psikiater ny"ucap putri


"iyah aku janji akan selalu ada di samping kamu"ucap adam


"pak tolong antar kami ke alamat ini"ucap adam menyodorkan ponselny


"baik tuan"jawab supir taksi


***


di sekolah arumi


brug tidak sengaja arumi bertbrakan dengan seseorang

__ADS_1


"maaf liam aku ga sengaja"ucap arumi memungutin barang milik liam


arumi terkejut menatap obat lalu mengambilny


"ini obat apa kamu lagi sakit"ucap arumi


"ga usah sok tau "ucap liam langsung memerebut obatny


"kamu sakit li muka kamu juga agak pucet"ucap arumi


"aku bilang gak usah sok tau aku gapph "ucap liam lalu meninggalkan arumi yang mematung


"kenapa dia harus marah aku kan cuman nanya"ucap arumi


***


di tempat psikiater putri mulai di hipnotis


"dia akan baik baik aja kan"ucap adam


"tenang tuan ini hipnotis agar dia lebih mudah menceritakan semuahny"ucap psikiater


"nona putri saya akan mulai bertanya pada mu cerita kan lah apa yang membuat mu takut "ucap psikiater


"ayah dan ibuku pergi meninggalkan ku sejak aku masih umur 7tahun karna kecelakaan mereka meninggal di hari ulang tahun ku


setelah itu aku tinggal dengan bibi paman setiap hari mereka menyiksa ku paman hampir melecehkan ku tapi bibi menghentikan ny karna mau menjual ku pada muncikari


aku bertahan demi adik ku yang masih kecil adik ku yang masih kecil memiliki gangguan dengan ginjalny


ginjalny rusak saat kecelakaan itu dokter bilang saat itu usiany masih kecil sehingga belum bisa melakukan oprasi hanya dia penyemangat ku lalu paman dan bibi menjual ku memisahkan ku dari liam aku sangat takut


dunia ku jadi gelap semenjak itu di tempat yang sangat menakutkan di paksa melayani pria pria aku takut setiap ada laki laki masuk ke kamar ku aku berusaha melarikan diri tapi mereka menghukum ku dengan mencabuk ku"ucap putri menceritakan semuahny


"sepertinya dia memiliki trouma yang cukup besar batin fisikny tersisa sejak dia masih 7tahun "ucap psikiater


"lakukan apapun agar dia sembuh dari troumany? ucap adam


"bukan saya yang bisa membantu ny keluar dari troumany tapi tuan adam lah bisa melakukan nya tuan bisa buat kenangan baru yang lebih indah bersama nona putri buat Di melupakan kenangan buruk ny


misalny dengan mengajak dia jalan atau apapun itu yang membuat dia merasa bahagia"ucap psikiater


"terimakasih atas sarany"ucap adam


dret dret ponsel adam berdering


"aku angkat telepon dulu"ucap adam


psikiater itu tersenyum mengangguk


"Asalamualaikum paman"ucap adam sambil terus menatap putri yang masih tidur


"Waalaikumsalam adam maafin paman tapi mucikari itu berhasil melarikan diri kami sudah mencari kemana mana tapi kamu jangan hawatir kami akan berusaha untuk menemukany"ucap burhan


"iyah paman tidak papah aku hanya mengahawatir kan istri ku"ucap adam


"mas adam mas adam jangan tinggalin putri"guman putri masih memejamkan matany


adam terdiam mendengar putri memanggil nya sambil masih telepon dengan burhan dia menatap putri yang tertidur memanggilny


Bersambung

__ADS_1


jangan lupa like komen vote dan Favorite


terimakasih


__ADS_2