
liam mendekati arumi yang menutupi wajahny liam mulai menarik tangan arumi yang menutupi wajah arumi
"jangan jangan"ucap arumi ketakutan
"ini aku arumi jangan takut mereka udah pergi"ucap liam
arumi mulai menurunkan tangany dan menatap liam arumi langsung memeluk liam
"aku takut li mereka jahat aku takut "ucap arumi menangis sesenggukan
deg deg deg suara jantung keduany
liam mengusap punggung arumi"jangan takut sekarang aku di sinih kita ke kelas yu"ucap liam
arumi melepaskan pelukan ny menatap liam"tapi kamu janji yah jangan cerita sama siapapun soal apa yang terjadi barusan"ucap arumi
"yah aku mau aja sih jaga rahasia ini tapi ada syarat ny"ucap liam
"apa syaratny"ucap arumi
"nanti aku kasih tau sekarang kita ke kelas makany jangan berurusan sama mereka"ucap liam
liam membantu arumi berdiri
"aku berurusan sama mereka karna nolongin kamu"ucap arumi
"yyy udah mending kamu benerin tuh kancing bajuny "ucap liam menunjuk arah seragam arumi
"jangan di liat"ucap arumi langsung membalikan badany
liam tersenyum melihat arumi yang gugup
arumi membalikan tubuhny setelah membenarkan kancing ny "ngapain senyum senyum gituh"ucap arumi
"gappah udah kan yu ke kelas"ucap liam menarik tangan arumi
siang hari kemudian
di rumah putri
putri sibuk menanam tanaman dan menyiram
"non mau saya Bantu"ucap bi santi
"gapph bi aku bisa sendiri mending bibi duduk aja temanin aku"ucap putri
"baiklah non"ucap bi santi
"nah udah selesai deh yah udh yu bi kita ke dalam"ucap putri
"iyah non"ucap bi santi
"Asalamualaikum "ucap liam dan arumi yang baru datang
"Waalaikumsalam "jawab putri dan arumi
"kalian udah pulang sekolah "ucap putri
"iyah ka aku mau ganti baju dulu arumi katany pengen maen makany aku ajak ke sinih"ucap liam
"yah udah kamu ganti baju sanah "ucap putri
"iyah ka gw ganti baju dulu luh maen aja di sinih ngobrol sama kk gw"ucap liam lalu pergi meninggalkan putri dan arumi
"bi santi tolong buatin minum sama cemilan buat arumi yah"ucap putri
"baik non"jawab bi santi
"ka putri padahal gak usah repot repot "ucap arumi
__ADS_1
"gappah kamu kan adik ku juga rum yu duduk "ucap putri
"ka ini kan udah waktuny dhuhur aku mau ikut shalat Ka "ucap arumi
"yah udah kamu shalat di kamar aku yu aku juga belum shalat kita shalat bareng "ucap putri
arumi mengangguk
di dalam kamar putri arumi dan putri mulai melaksanakan shalat dhuhur
beberapa menit kemudian mereka sudah selesai shalat di lanjut mengaji
setelah selesai mengaji keduany duduk di ranjang
"arumi kamu baik baik aja sepertinya kamu sedang punya masalah "ucap putri
"aku baik baik aja ko ka"ucap arumi
"yah udah kalo kamu belum siap cerita gapph kk gak akan maksa"ucap putri
"arumi"panggil liam
"apa"ucap arumi
"ayok gw antar pulang ini udah sore"ucap liam
"luh ngusir "ucap arumi kesal
"gw gak ngusir gw gak mau aja orang tua luh cemas udah jangan protes gw tunggu di bawah yah"ucap liam
"ka aku pulang dulu yah"ucap arumi
"iyah rum padahal banyak yang ingin aku bicarakan tapi nanti saja lah"ucap putri
arumi mengangguk lalu pergi bersama liam
"gak aku belum siap nanti aja"ucap arumi
"tenang aja kk gw itu bukan orang yang gak bisa jaga rahasia gw faham kalo saat ini luh butuh temen curhat"ucap liam
"tapi aku belum siap cerita udah lah jangan bahas itu"ucap arumi
waktu terus berlalu tak terasa malam hari sudah tiba
putri menatap diriny depan cermin tiba tiba adam memelukny dari belakang
"kapan mas pulang "ucap putri
"baru aja kamu kayany lagi sibuk menatap diri kamu di cermin kamu gak usah hawatir kamu tetep cantik "ucap adam
"gombal deh mas aku sebenrnya lagi milih baju yang cocok buat makan malam di rumah paman bram aku gak mau bikin kamu malu"ucap putri
"kamu gak akan bikin malu aku gak mau kamu tampil terlalu cantik karna di sanah pasti ada bayu kamu percaya sama aku yah apapun yang terjadi nanti kamu harus percaya sama aku"ucap adam
"iyah mas janji akan selalu percaya sama mas adam"ucap putri
"yah udah aku siap siap udah itu kita berangkat "ucap adam lalu meninggalkan putri
***
di rumah dion
"ouuh jadi dosa yah mas jika mas menyentuh aku karna aku sedang hamil bayi orang lian maafin aku yah mas aku minta maaf aku gak bisa jadi istri yang sempurna "ucap livia
"kamu jangan ngomong gituh kita kan masih bisa lakukan itu setelah kamu melahirkan aku akan menunggu kamu"ucap dion
"tapi mas itu ga mungkin "ucap livia
"cukup vi jangan bahas soal itu aku kan udah bilang aku akan berusaha buat kesembuhan kamu sekarang kita makan yu"ucap dion
__ADS_1
***
adam dan putri sampai di rumah paman bram
"Akhirny kamu datang juga adam"ucap bram menyambut kedatangan adam
"tentu saja aku datang paman bersama istri ku"ucap adam menggemgam tangan putri
"ah iyah yah sudah ayok masuk"ucap bram
"kalian sudah datang ayok duduk"ucap starla tersenyum
adam dan putri langsung duduk
"silahkan nikmatin makan malam kita ini"ucap bram
adam mengangguk sebagai jawaban
"sbenrny aku sangat kecewa pada mu adam kenapa kau lebih memilih dia dari pada aku"ucap starla
"jangan menanyakan sesuatu yang kau sudah tau jawabannya "ucap adam
"ponakan ku itu terlalu baik dia sampai menikahi wanita malam "ucap bram
"paman cukup jangan menghina istri ku aku datang ke sinih karna menghargai mu sebagai paman ku "ucap adam beberapa detik adam langsung memeggangi kepalany
"mas adam kenapa"ucap putri
"kepala ku pusing put"ucap adam
starla bram dan bayu tersenyum starla mulai mendekati adam
"biar aku membantu ny"ucap starla menarik tangan adam
"Aku saja aku yang istriny"ucap putri
bram menarik tangan putri "dia lebih pantas membantu ponakan ku kau sebaikny diam"ucap bram membentak
adam tidak bisa melawan saat starla membawany pergi
"mas adam lepaskan aku jangan membawa mas adam"teriak putri
"kita ikat wanita ini supaya dia tidak mengganggu kesenangan starla"ucap bayu
"kau benar cepat ambil tali "ucap bram
"tidak jangan jangan lepaskan aku lepaskan suami ku"ucap putri mulai menangis
di dalam kamar starla mulai mendekati adam dan berusaha menggodany
"sepertiny mereka memberi ku obat "guman adam dalam hati
"malam ini kamu akan jadi miliku"ucap starla mendekati adam
"kau sudah tidak waras hah"ucap adam mendorong starla
adam berusaha mengeluarkan ponselny dan menghubungi dion lalu dia menyimpan hp saku celanany
"ayok lah adam jangan jual aku bisa lebih memuaskan mu dari pada istri mu"ucap starla
adam terus memeggangi kepala ny yang semangkin pusing
brug adam pingsan
starla tersenyum licik "kamu akan jadi milikku "ucap starla menatap adam yang sudah pingsan
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih
__ADS_1