
"ka livi"guman putri
livia berjalan ke arah putri dan memelukny
"bagaimana kabar kamu put aku seneng bisa ketemu kamu lagi "ucap livia
"aku baik ka bagaimana kabar kk dan kenapa kk bisa bersama dion"ucap putri
"nanti aku ceritain aku seneng banget ketemu kamu "ucap livia
"ka ko aku ngerasa kk beda perut kk"ucap putri
"iyah put aku hamil "ucap livia menunduk
"siapa ayahny ka"ucap putri
"gak tau put aku gak tau siapa ayahny tapi aku ingin mempertahankan bayi ku"ucap putri
"lalu bagaimana kk bisa bersama dion "tanya putri
"aku melarikan dari tempat madam dan tidak sengaja bertemu dion "ucap livia
"kita ceritany di dalam sajah "ucap adam
mereka pun masuk ke dalam rumahny
"bi santi"panggil adam
"eh tuan udah nyampe"ucap bi santi
"tolong buatin minuman buat tamu saya yh"ucap adam
"baik tuan"jawab bi santi
"putri sebenrnya aku sudah menikah sama mas dion dia nikahin aku untuk melindungi ku dan anak ku"ucap livia
"kapan kenapa aku gak tau ka"ucap putri lalu menatap adam
"mas adam tau soal ini"tanya putri
adam mengangguk
"kamu jangan salahkan tuan adam put ini semuah aku yang minta supaya tuan adam tidak memberi tau kamu kk belum siap saat itu buat ketemu kamu"ucap livia
putri langsung memeluk livia "maaf ka aku gak bisa jaga kk seperti kk jaga aku"ucap putri sedih
"kamu gak salah put aku seneng liat kamu yang sekarang tersenyum pake baju muslim berjilbab kamu bener bener cantik put"ucap livia
"ka livia kk juga cantik ko"ucap putri
"ngobrol ny asik banget yah sampai lupa sama kami "ucap adam
putri dan langsung livia tertawa
"tuan adam putri aku pulang dulu "ucap livia
"iyah kk jaga diri yah "ucap putri
"kami pulang dulu tuan nona Asalamualaikum "ucap dion
"Waalaikumsalam "jawab putri dan adam
***
"sialan aku gak bisa tinggal diam aku harus miliki adam"ucap starla
"kita jangan ceroboh liat lah akibat dari kecerobohan mu kau di berhentiin jadi model di angensi mu"@ucap bram
"sudahlah paman jika paman tidak bisa memberi solusi jangan membuat semangkin kesal aku tidak mau paman harus cari buat bikin adam menjadi miliku
uang yang aku berikan pada paman bukan sedikit ingat itu"ucap starla
"bagaimna jika aku membantu kalian"ucap bayu yang baru datang
__ADS_1
"memangny kamu bisa bantu apa"ucap starla
"sudahlah kalian tenang aja aku punya rencana untuk membenci putri "ucap bayu
"apa rencana mu bayu"ucap bram
bayu mendekati bram dan berbisik sesuatu
"kau yakin bayu"tanya bram
"seratus persen yakin kalian tunggu saja kabar dari ku"ucap bayu tersenyum licik
di rumah adam dan putri
"mas ini kopiny"ucap putri
"makasih sayang "ucap adam lalu menutup leptop ny
"mas sbenerny ada yang aku bicarakan sama kamu"ucap putri
"mau bicara apa kayaany serius banget "ucap adam
putri memberikan sebuah foto pada adam"anak laki laki dalam foto itu dia liam adik ku foto itu di ambil saat dia masih umur 9 tahun aku lupa ingin memberikan ini pada mas semoga dengan foto ini bisa membantu mas menemukan adik ku"ucap putri
"aku janji aku akan temukan liam secepatnya "ucap adam lalu mengecup dahi putri
putri tersenyum dan mengangguk
pagi hari
"sayang aku berangkat kerja dulu yah inget jangan kemana mana kamu di rumah aja"ucap adam
"iyah mas hati hati yah"jawab putri
tanpa mereka sadari ada yang memperhatikan mereka
"nona putri saya izin keluar bentar yah mau beli bumbu dapur yang abis"ucap bi santi
seorang pria melihat rumah adam dari kejauhan
"pembantu sudah pergi berarti dia sendirian ini kesempatan aku "ucap bayu
bayu berjalan masuk lewat jendela
"yah aku lupa ponsel ku tertinggal aku harus puter balik"guman adam
dret dret suara ponsel
"ini ponselny mas adam ko bisa ketinggalan lebih baik aku antarkan ke kantorny "ucap putri
putri berjalan keluar kamar dia terkejut ada bayu di rumahny
"kamu ngapain ke sinih "ucap putri ketakutan
"hay keisa aku pengen seneng seneng sama berapa sih bayaran kamu sekarang"ucap bayu mendekati putri
"jangan mendekat aku bukan wanita seperti itu lagi"ucap putri
"gak usah sok jual mahal sayang aku yakin nanti kamu akan menikmati ny"ucap bayu semangkin dekat putri
putri semangkin ketakutan saat bayu mencekram tangany
"lepaskan lepaskan aku tolong "teriak putri
"percuma kamu teriak gak bakal ada yang denger kamu ganti nama jadi putri tetep kamu itu keisa wanita penghibur "ucap bayu lalu hampit mencium bibir putri
plak putri menampar bayu
"kau dasar wanita murahan berani menampar ku hah"bentak bayu langsung mendorong ke tembok mendekatkan wajahny ke bibir putri
putri yang melihat hanya bisa memejamkan matany sambil menangis
dikit lagi bayu menjangkau bibir putri
__ADS_1
bug bug bug adam menarik bayu memukulny berkali kali
"berani sekali kau menyentuh istri ku hah"ucap adam membentak
bayu berusaha bangkit dan menatap adam"tenanglah bah ga ada salah berbagi dengan ku"ucap bayu
adam kembali memukul bayu"putri bukan barang tidak akan pernah bagi pada siapapun "ucap adam
"dia lebih rendah dari dia Itu wanita malam"ucap bayu
adam langsung memukul ny kembali
bibir bayu sudah mengeluarkan darah
"jangan pernah berani menganggu istri ku "ucap adam lalu memukul kembali bayu
putri yang melihat semuah itu langsung berlari ke arah adam dan memelukny dari belakang
"mas adam udah jangan ribut aku takut mas plis udah"ucaap putri terlihat tangan putri gemetar
adam menyentuh tangan putri yang mulai dingin"maafin aku yah"ucap adam lirih
bayu bangkit "bang ga usah percaya sama perempuan itu dia yang hubungi aku buat datang ke sinih dia yang goda aku duluan"ucap bayu
putri menggeleng dia tidak menggoda bayu
adam langsung memukul wajah bayu dengan keras
"sialan kau adam memukul ku hanya demi wanita murahan itu"ucap bayu
"sekali lagi kau berani menghina istri ku kau tidak akan ku ampuni dia istri ku dia bukan wanita murahan aku yang pertama baginy
kau tidak tau bukan jelas kau tidak tau kau tidak sadar saat itu jangan pernah ganggu istri ku atau kau ayah mu akan menanggung akibatny "ucap adam
bi santi datang bersama seorang satpam
"tuan maaf saya baru datang "ucap satpam
"kali ini ku maafkan kamu perhatikan wajah laki laki ini jangan biarkan dia masuk ke sinih jika sampai dia masuk ke sinih aku akan memecatmu"ucap adam pada satpam
"baik tuan"ucap satpam lalu membawa bayu keluar dari rumah adam
"tuan maaf aku habis beli bumbu yang kurang "ucap bi santi
"ini bukan salah bi ini salah ku yang tidak bisa menjaga istri ku"ucap adam membalikan tubuhny menatap
putri terlihat pucat
dasar wanita murahan
jangan mendekat aku mohon
paman jangan aku mohon
kau mau menodainy kau ingin membuang uang yang sudah kita harapkan
suara suara terdengar di telinga putri
putri menutup telingany
tidak tidak jangan kepala ku sakit sekali ucap putri
brug putri terjatuh dan pingsan
"putri "teriak adam
Bersambung
makasih yang udah like komen vote dan Favorite
Jangan lupa like komen vote dan Favorite
terimakasih
__ADS_1