
tanpa mereka sadarin pintuny tidak tertutup rata hingga seseorang melihat apa yang mereka lakukan
"aku harus segera mendapatkan ny"gumanny dalam hati sambil mengepalkan tanganny lalu pergi dari kamar itu
"mas adam gak mau sarapan dulu"tanya putri
"enggak aku udah telat nanti aku sarapan di kantor aja yah"ucap adam lalu mencium kening putri
"iyah mas hati hati jangan ngebut ngebut"ucap putri
putri mencium tangan adam
felisa yang melihat kemesraan mereka mengepalkan tangany di bawah meja makan
bi ada yang mau saya bicara kan aku tunggu di depan"ucap adam lalu berlalu pergi
bi santi langsung mengikutin adam
"lisa kamu makan aja gak usah sungkan"ucap putri
"makasih yah put kamu baik banget"ucap felisa
"sama sama"ucap putri tersenyum
"tuan ada apa sepertinya tuan ingin mengatakan hal yang serius"ucap bi santi
"bi aku mau minta tolong awasi felisa ntah kenapa aku ngerasa dia punya tujuan gak baik di sinih putri itu terlalu baik aku takut wanita itu memanfaatkan kebaikan putri
"tuan jangan hawatir saya pasti akan awasi perempuan "ucap bi santi
"makasih yah bi kalo gituh aku berangkat dulu asalamualaikum "ucap adam
"Waalaikumsalam "jawab bi santi
***
di sekolah arumi
"eh liat deh anak panti asuhan kerjaany cuman baca buku"ucap seorang laki-laki
orang itu tiba tiba mengamb tas milik liam
"apaan sih luh balikan tas gw"ucap liam
"apasih gw kan cuman mau lihat lihat doang "ucap orang yang membuly liam itu bernama andi
"balikin tas gw ndi "ucap liam membentak
"kalian berdua pegangin tangan ny"ucap andi
"oke bos "jawab kedua teman andi
"lepasin gw gak pernah ganggu kalian balikin tas gw "ucap liam
"loh mau ini"ucap andi langsung mengeluarkan isi tas liam
"wah apa ini ada obat banyak apa kau penyakitan ternyata selain miskin kau juga penyakit "ucap andi tertawa
liam langsung menginjak kaki temany liam
"aw sialan kau liam"ucap temany andi
liam langsung mengambil obat obatan nya dan memasukany ke dalam tas
__ADS_1
Andi yang belum puas langsung menarim liam dan memukulny brug brug
liam membalas pukulan andi dengan keras
"kau berani sekali membalas pukulan ku"ucap andi sambil memegangi bibirny yang berdarah
"kenapa kalian diam sajah pegang dia "ucap andi
teman teman andi langsung memegangi tangan liam
andi jadi lebih leluasa memukul liam
brug brug "kau itu tak pantas sekolah di sinih dasar anak miskin "ucap andi lalu memukul wajah liam dan perutny pun tak terhindar dari pukulan andi
"liam"guman arumi
"arum jangan ikut campur nanti kamu yang dalam masalah "ucap temany arumi
"aku gak bisa diam aja nes kalo kamu yang di posisi liam aku juga bakal tolongin"ucap arumi lalu berlari ke arah mereka
"lepaskan liam"bentak arumi
"wah loh mau jadi pahlawan kesiangan hah"ucap temany andi
"dari pada jadi pahlawan kesiangan mending jadi pacar gw"ucap andi
andi dan teman temany pun tertawa
"idih ogah banget pacaran sama cwok yang sukany buly orang"ucap arumi
"loh "bentak andi
"apa gw gak takut sama loh gw cuman takut sama allah sekarang lepasin liam atau gw bakal teriak dan laporin kalian ke guru kalian mau bernasib sama kaya violet"ucap arumi
andi dan kedua temany saling menatap
andi dan teman temany pergi meninggalkan arumi dan liam
arumi membantu membereskan tas liam lalu dia menatap obat yang tergeletak
"aku penasaran sebenrnya ini obat apa"guman arumi dalam hati lalu mengambil
"kenapa sih luh gak ngelawan"ucap arumi menatap liam
"gw udah lawan mereka keroyokan gimana mau lawan"ucap liam
arumi menatap wajah liam terlihat wajahny sedikit lebam akibat di pukulin
"kita ke uks yah nanti aku obatin"ucap arumi lalu membantu liam berdiri
"gak usah gw baik baik aja ko"ucap liam
"udah jangan protes ikut aja"ucap arumi menarik liam
"auww pelan pelan luh tuh mau ngobatin apa mau bikin mangkin sakit"ucap liam
"yah aku ngobatin lah makany jadi cwok jangan lemah"ucap arumi lalu mengobati liam
"udah aku obatin kamu istirahat aja dulu di sinih aku balik ke kelas dulu"ucap arumi lalu melangkah tangany di tahan sama liam
"makasih yah rum udah bantuin aku ayahny andi punya kuasa tanah tempat panti asuhan aku tinggal itu punya ayahny andi kalo aku lawan aku hawatir panti asuhan jadi korban ny "ucap liam menatap arumi
"sama sama aku balik ke kelas dulu"ucap arumi lalu pergi meninggalkan liam
__ADS_1
***
di kantor adam
"tuan hari jadwal metting dengan klien dari jepang jam 10.00 lalu metting dengan klien dari bali 13.30 sudah ku atur tempatnya tuan tidak perlu hawatir
dan satu lagi ada undangan untuk pengajian jam15.00 apa tuan bisa jika tidak aku bisa tolak"ucap dion
"atur semuah jadwal terima undangan untuk pengajian "ucap adam
"baik tuan oh iyah ini semuah berkas yang perlu tuan tanda tanganin"ucap dion
"iyah terimakasih "ucap adam
"sama sama tuan bagaimana kondisi tuan sekarang "ucap dion
"aku sudah merasa lebih jangan hawatir oh iyah aku ingin menemui paman burhan kau bisa atur jam berapa jadwal ku kosong "ucap adam
"seperti jam 12 .00 tuan bisa menemui pak burhan"ucap dion
"baiklah kau temanin aku nanti"ucap adam
"baik tuan apa aku sudah boleh pergi"tanya dion
"dion aku ingin kamu cari tau semuah tentang keluarga felisa sepupuny putri apa benar dia di jual orang tuany"ucap adam
"memangny kenapa tuan "tanya dion
"dia datang ke rumah meminta izin tinggal bersama kami aku tidak percaya jika dia tidak memiliki niat buruk tapi putri itu terlalu baik dia percaya begituh sajah dengan felisa"ucap adam
"tuan jangan hawatir aku akan segera memberikan informasi ny"ucap dion
"baiklah kau boleh pergi"ucap adam
dion mengangguk lalu pergi meninggalkan ruangan adam
livia pergi ke rumah sakit
"livia apa kamu yakin pertahankan bayi mu ini sangat berbahaya buat nyawa mu"ucap dokter
livia turun dari ranjang rumah sakit sambil memegangi perutny
"aku yakin dokter bagaimana kondisi bayi ku dia sehat kan"ucap livia
"bayimu sangat sehat kamu yang kurang sehat tapi jangan hawatir aku akan resepkan obat penguat kandungan "ucap dokter
"dok tolong rahasiakan ini jangan sampai ada yang soal penyakit ku siapapun yan menanyakan soal kondisi ku katakan saja aku baik baik saja"ucap livia
"baiklah"jawab dokter
di rumah adam
felisa menatap diriny depan cermin
"udah cantik ginih apa bisa adam tidak tertarik "guman felisa tersenyum
"siapa mau kamu bikin tertarik "ucap putri yang tiba tiba muncul
felisa terdiam menatap cermin lalu membalikny tubuhny menatap putri
deg deg deg
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite
terimakasih