
kau tidak akan selamat"ucaap madam mengarahkan pisau ke perut putri
bles darah mulai mengucur dari pisau lipat itu
"putri "teriak adam berlari ke arah putri
security langsung menangkap madam "lepaskan aku lepaskan
putri menahan kepala liam yang ada di pahany
"liam kenapa kamu selamatkan aku"ucap putri
"aku gak tau ka aku hanya ingin menyelamatkan kk"ucap liam
putri menatap adam yang baru datang"mas tolong liam dia menyelamatkan ku dia kena tusukan dari madam dia mengeluarkan banyak darah"ucap putri ketakutan
"tenang lah sayang jangan panik oke pak kalian bawa wanita ke kantor polisi dia udah bahayakan nyawa orang lain"ucap adam
"baik tuan"jawab security
adam langsung membantu liam berdiri"bertahanlah liam saya akan bawa kamu ke rumah sakit ayok putri"ucap adam di angguki putri
adam dan putri masuk ke mobil dan melaju dengan cepat
terlihat putri yang duduk di jok belakang dengan dengan liam tertidur di pangkuan putri putri terus mengelus rambut liam
"bertahan lah "ucap putri
liam masih memejamkan matany
adam mulai mengebut
"ka put put jangan tinggalin aku plis ka paman bibi jangan pisahkan aku dan kk ku"guman liam pelan
putri terdiam mendengar perkataan liam
deg deg deg
"panggilan itu apa kamu liam adik ku"guman putri dalam hati
"put kamu gappph"tanya adam masih pokus mengendarai mobilny
"mas kita harus segera ke rumah sakit mas ga tau kenapa aku yakin liam ini adiku "ucap putri
"apa kamu yakin put kalo dia adikmu"ucap adam
"aku yakin mas panggilan itu cuman liam adiku yang memanggil ku begituh"ucap putri
beberapa menit kemudian
adam dan putri sampai di sebuah rumah sakit besar liam langsung di tangani dokter
"putri duduk lah "ucap adam
"mas liam akan baik baik aja kan"ucap putri
"aku akan berusaha untuk menyelamatkan adikmu"ucap adam tersenyum
adam menghampiri seorang suster "sus di mana dokter aland"ucap adam
"sebentar lagi dokter aland akan ke sinih tuan"ucap suster
"kau mencari ku ustad "ucap aland yang baru saja datang
"cepat tangani pasien di dalam selamatkan dia "ucap adam
"kau tenanglah aku akan berusaha "ucap aland lalu masuk ke dalam ruangan liam
"dok bekas tusukan ny cukup dalam "ucap suster
"siapkan alat jait"ucap aland
putri memeganggi tangan ny "kenapa harus dengan cara ini kita bertemu kenapa harus dengan kamu terluka baru aku bisa menemukan mu ayah ibu maafin putri udah gagal jaga liam"guman putri
adam duduk di sisi putri dan menggemgan tangany
"semuah akan baik baik aja put"ucap adam tersenyum
adam menghubungi dion
"Asalamualaikum dion apa kamu sibuk"tanya adam
"Waalaikumsalam tuan saya tidak sibuk memangny kenapa tuan"ucap dion
__ADS_1
"tolong bawakan satu set pakaian wanita untuk putri bawa ke rumah sakit tempat aland bekerja "ucap adam
"loh siapa yang sakit tuan"ucap dion
"nanti aku jelaskan setelah di rumah sakit "ucap adam lalu mematikan telepony
beberapa menit kemudian dion sampai di rumah sakit membawa paperbag
"tuan ini pesanan anda"ucap dion
"terimakasih dion "ucap adam
"sama sama"ucap dion
adam mendekati putri "put kamu ganti baju dulu gih baju kamu banyak darahny apa perlu aku anter"ucap adam
"makasih mas aku bisa sendiri ko"ucap putri pergi menuju toilet
setelah selesai ganti baju putri kembali ke ruangan liam
"syukurlah jika wanita itu sudah di tangkap maaf tuan atas kelalaian ku"ucap dion
"tidak ini bukan salah mu pulang lah dion istri mu pasti menunggu mu"ucap adam
"baiklah tuan saya pulang jika ada apa apa kabarin saya"ucap dion
adam mengangguk sebagai jawaban
putri menghampiri adam"mas dokter belum keluar"tanya putri
"belum sayang sabar yah semuah akan baik baik aja aku akan usahakan yang terbaik buat adik kamu "ucap adam
beberapa menit kemudian dokter keluar dari ruangan liam
"dok gimana kondisi liam"tanya putri
"apa adik kamu punya masalah dengan ginjalny"tanya aland
"iyah dok adik saya memang mengalami gangguan ginjal sejak kecelakaan "ucap putri
"kalo gituh kita harus segera melakukan cangkok ginjal
sus tolong siapkan oprasiny dan cari ginja yang cocok sama ginjal liam"ucap dokter aland.
"ambil darah saya dok saya kkny"ucap putri
"put"ucap adam
"mas izinkan aku mendonorkan darah ku untuk liam aku mohon"ucap putri
adam mengangguk
"kalo begituh mari nona putri ikutlah dengan suster"ucap dokter aland
putri mengikuti suster
"nona berbaring lah saya akan periksa golongan darah nona"ucap suster
putri mengangguk
adam menghubungi arumi
"Asalamualaikum "ucap adam
"Waalaikumsalam bang tumben telepon "ucap arumi
"kamu ke rumah sakit yah abang tunggu"ucap adam
"tapi bang siapa yang sakit"ucap arumi
"kamu ke rumah sakit aja dulu nanti aku jelaskan "ucap adam langsung mematikan telepony
"ih bang adam nyebelin banget deh"ucap arumi
"ada apa rum "tanya atika
"gappah umi aku cuman di suruh bang adam ke rumah sakit gak tau deh mau apa"ucap arumi
"yah udah umi ikut yah"ucap atika
"iyah umi ayok"ucap arumi
"gimana kondisi putri "tanya adam
__ADS_1
"golongan darah kedua sama sekarang kami sedang mengambil darah putri "ucap aland
"apa aku bisa menemui putri"tanya adam
"bisa silahkan "ucap aland
adam masuk ke dalam ruang rawat putri
"putri bagaimana kondisi kamu"ucap adam
"mas aku baik baik aja ga usah hawatir "ucap putri tersenyum
"golongan darah kalian sama "ucap adam
"iyah mas filing aku gak pernah salah dia adik ku mas yang aku cari selama ini"ucap putri
"aku janji agar liam bisa selamat kalo perlu aku panggil dokter dari luar negri"ucap adam
"mas aku yakin liam itu anak yang kuat aku berdoa moga allah memberikan aku kesempatan untuk menjadi kk yang baik untuk liam"ucap putri
"kamu istirahat yah sayang jangan banyak gerak "ucap adam mengusap rambut putri
tiba tiba dokter aland masuk
"aku sudah mendapatkan donor ginjal yang cocok untuk liam"ucap aland
"dokter serius"tanya putri
"iyab oprasi ny akan segera di mulai berdoalah moga oprasiny berjalan lancar"ucap aland
adam dan putri mengangguk
arumi dan atika sampai di rumah sakit terlihat adam dan putri sedang duduk di depan ruangan
"itu bang adam sama ka putri "ucap arumi
"ayok ke sanah"ucap atika
"putri adam"panggil atika
"umi arumi"ucap putri mengangkat wajahny
"apa yang terjadi nak siapa yang sakit dan kenapa wajah kamu begituh pucat "ucap atika
"liam umi dia menolong ku saat seorang mau menusuk ku dengan pisau dia melindungi ku "ucap putri
"liam"ucap arumi terkejut
"iyah sekarang liam sedang menjalankan oprasi "ucap putri
"lalu kenapa wajah kk pucat"ucap arumi
"putri mendonorkan darahny untuk liam karna sebenrnya liam adalah adik putri yang selama ini ilang"ucap adam
"ternyata dunia itu cukup sempit adik yang selama ini kamu cari ada di dekat kamu"ucap atika
"umi boleh aku memeluk umi"ucap putri
"boleh dong"ucap atika lalu duduk di sebelah putri
putri langsung memeluk atika sambil menangis
hiks hiks hiks hiks
atika mengusap punggung putri untuk menenangkany
di dalam ruangan terlihat dokter sedang melakukan oprasi untuk liam
"liam"teriak putri
liam membalikan tubuhny dan menatap putri"ka putri"ucap liam
"jangan tinggalin kaka liam apa kamu tidak rindu dengan pasakan kk dulu kamu suka nasi goreng buatan kaka apa kamu gak kangen sama kk"ucap putri
"jadi ka putri"ucap liam
"iyah aku kk mu liam jangan pergi jangan pergi aku mohon"putri
di ruang rawat ny liam masih memejamkan matanya jari jari tangany mulai bergerak
"ka putri "guman liam pelan masih memejamkan matany
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa like komen vote dan Favorite