Aku Mencintaimu Karna Allah

Aku Mencintaimu Karna Allah
berita kehamilan putri


__ADS_3

gapph umi aku pengen di sinih aja ada bi santi sama liam di sinih umi gak usah hawatir lagian bentar lagi mas adam pulang "ucap putri tersenyum


"putri"ucap atika yang sedih melihat tingkah putri


"aku baik baik aja umi jangan cemas aku mau ke kamar dulu yah"ucap putri


"kamu kuat ke kamar sendiri nak"ucap atika


putri mengangguk


putri ke kamarnya dia menatap sekeliling kamarny lalu mengambil fotony bersama adam


"mas tau sekarang aku udah mewujudkan keinginanmu kembali lah aku mohon"ucap putri menangis


di tempat lain seorang laki laki terbaring lemah


"putri"guman laki laki itu masih memejamkan matany


"Asalamualaikum "ucap arsyad liam dan dion yang baru saja pulang


"Waalaikumsalam "jawab atika dan arumi


"gimana kalian udah menemukan adam kan terus sekarang di mana adam"ucap atika


arsyad liam dan dion hanya diam menatap atika


"kenapa pada diam abang adam mana"ucap arumi


"kita belum menemukan adam "ucap arsyad


atika hampir tejatuh karna shok


"umi"teriak arumi lalu membantu uminy untuk duduk


"umi tenangkan diri mu jangan seperti adam gak akan suka"ucap arsyad


"anak ku abi dia dimana kondisi gimana "ucap atika menangis


"bi santi tolong ambilkan minum "ucap liam


"baik den"ucap bi santi


"umi jangan sedih kalo umi sedih siapa yang mau hibur putri"ucap arumi


atika langsung memeluk arumi


"ka putri dimana"ucap liam


"putri di kamarny dia bilang dia mau istirahat di balik hilangny adam ada kabar bahagia"ucap atika


"kabar bahagia apa"ucap arsyad


"putri positif hamil"ucap atika


"umi serius "tanya arsyad


"iyah serius kalo adam ada di sinih dia pasti seneng denger kabar ini"ucap atika


arsyad menarik atika ke pelukan ny


"abi umi dion pamit pulang yah kasia livia sendirian di rumah nanti besok akan langsung ke lokasi untuk mencari tuan adam"ucap dion


"iyah nak hati hati di jalan"ucap atika


"Asalamualaikum "ucap dion


"Waalaikumsalam "jawab atika arsyad arumi dan liam

__ADS_1


"umi kita juga harus pulang arumi harus sekolah "ucap arsyad


"tapi sebenarnya umi gak tega ninggalin putri "ucap atika


"umi gak usah hawatir kan ada liam sama bi santi nanti besok umi bisa ke sinih lagi"ucap arsyad


"yah udah kalo gituh umi mau pamit dulu sama putri"ucap atika


arsyad mengangguk


atika masuk ke dalam kamar putri atika mendekati putri yang sudah tertidur pulas di kasurny dengan masih memeluk fotony dengan adam


atika mengambil foto itu pelan pelan lalu menyimpan ny di atas meja


"umi pulang dulu yah nak berhentilah menangis kamu harus kuat demi anak mu"guman atika pelan


atika pergi meninggalkan rumah putri dan adam


di apartemen dion


"Asalamualaikum "ucap dion yang baru sampai


"Waalaikumsalam mas "ucap livia lalu mencium tangan dion


"gimana keadaan kamu udah merasa baikan"tanya dion


"aku baik baik aja ko mas tadi juga udah minum vitamin gimana kabar mas adam apa udah ketemu "ucap livia


dion menggeleng


"putri pasti sedih banget mas besok aku pengen ke rumah putri yah"ucap livia


"iyah besok aku anterin "ucap dion


"yh udah mas udah makan belum tadi aku udah masak tapi mungkin keburu dingin"ucap livia


"gapph sayang ayok kita makan bersama "ucap dion


pagi hari kemudian


putri bangun dan mengerjapkan matany


"kemarin malam itu pasti mimpi buruk iyah mas adam lagi mandi"guman putri lalu masuk ke dalam kamar mandi


terlihat kamar mandi yang kosong gak ada siapapun


"mungkin mas adam di bawah sebaikny aku mandi dulu "ucap putri


beberapa menit kemudian putri sudah turun


"selamat pagi ka"ucap liam


"pagi liam mas adam mana apa dia udah berangkat ke kantor "ucap putri


liam terdiam mendengar pertanyaan putri


"ka mas adam belum ketemu dari kemarin kenapa kk bicara kaya ginih "ucap liam


"enggak mungkin kamu pasti lagi becanda kan mas adam gak akan ninggalin aku udah janji"ucap putri menangis


liam langsung memeluk kk ny "plis ka jangan kaya ginih jangan bikin mangkin sedih liat kk kaya ginih kk harus kuat"ucap liam


"Asalamualaikum "ucap dion dan livia


putri langsung menatap keduany


"ka livi dion kalian ke sinih mau ngasih tau kan di mana mas adam kalian pasti tau kan"ucap putri

__ADS_1


livia mendekatkaan putri dan menggemgam tangaany


"put jangan kaya gini aku tau kamu perempuan yang kuat adam gak bakal suka liat kamu kaya ginih"ucap livia


"hisk hisk hisk aku gak sanggup tanpa mas adam"ucap putri menangis


"kamu tenangin diri kamu put inget kamu gak sendiri ada bayi yang perlu kamu jaga kalo kamu sedih bayi itu juga akan merasa sedih"ucap livia


"ka berangkat sekolah dulu ka livi aku titip ka putri "ucap liam


"iyah hati hati di jalan"ucap livia


"sayang aku juga berangkat ke kantor harus ku urus"ucap dion


livia mengangguk dan tersenyum


"aku anter kamu ke kamar yh kamu perlu istirahat "ucap livia


putri mengangguk


"kamu udah makan put"tanya livia


putri menggeleng


"kamu harus makan pikirkan kandungan kamu adam gak bakal suka kamu kaya ginih aku ambilin makan yah"ucap livia


putri mengangguk


beberapa minggu kemudian


putri menunggu kabar dari arsyad


arsya dion dan liam baru pulang"asalamualaikum"ucap arsyad dion dan liam


"Waalaikumsalam "jawab atika


putri yang mengatahui kedatangan arsyad segera keluar dari kamarny


"gimana ada kabar soal adam"ucap atika


"ga ada umi kita udah kelilingi sungai itu tapi tidak menemukan adam bahkan tim barsanas mau menghentikan pencarian ny karna ini sudah hampir sebulan "ucap arsyad


dion liam hanya diam menyimak pembicara orang tua


"ga mungkin"ucap putri yang baru datang


"putri"guman atika


putri mendekati arsyad "abi bohongkan gak mungkin pencarian di hentikan mas adam belum ketemu abi kenapa kaliam diam aja kalian harus menemukan mas adam"ucap putri sambil terus menangis


"tapi putri ini peraturan mereka adam menghilang sudah hampir sebulan kita harus iklas "ucap arsyad


putri menggeleng "aku yakin mas adam masih hidup dia akan kembali buat aku dan anak ku"ucap putri


putri langsung memeggangi perutnya


"putri kenapa nak"ucap atika


"perut ku sakit umi"ucap putri


"kita bawa ke dokter "ucap arsyad


di rumah sakit


"gimaba dok keadaan ny "ucap atika


"kandungan nona putri lemah saya sarankan agar nona putri jangan banyak pikiran karna apa yang di rasakan ibuny pasti di rasakan anakny juga"ucap dokter

__ADS_1


Bersambung jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih


Asalamualaikum


__ADS_2