Aku Mencintaimu Karna Allah

Aku Mencintaimu Karna Allah
kedatangan felisa


__ADS_3

adam terdiam mendengar putri memanggil nya sambil masih telepon dengan burhan dia menatap putri yang tertidur memanggilny


"paman aku tutup telepony dulu"ucap adam lalu mematikan telepony


adam mendekati putri menggemgam tangany "aku gak akan ninggalin kamu aku akan buat kenangam indah buat kamu"ucap adam


"jangan hawatir dia akan sadar sebentar lagi"ucap psikiater


adam pulang membawa putri yang masih tertidur


di perjalanan putri mulai mengerjapkan matany"mas adam aku di mana"ucap putri


"sayang kamu udah bangun kita lagi di perjalanan menuju rumah kita sama sama butuh istirahat "ucap adam menggemgam tangan putri


"seingat ku tadi kita di psikiater "ucap putri


"iyah sudah selesai katany kamu perlu istirahat puti mulai sekarang aku janji akan buat kenangan indah bersama kamu"ucap adam


putri tersenyum mengangguk


"aku baru inget mas kenapa harus datang ke tempat psk itu"ucap putri


"aku gak mau kamu dalam bahaya livia juga dalam bahaya kalo mereka masih berkeliaran put aku gak mau banyak gadis di bawah umur seperti mu bernasib malang"ucap adam menggemgam tangan putri


"makasih yah mas udah lindungi aku selama ini"ucap putri


"sama sama sayang sekarang kita pulang terus istirahat nanti aku ajak kmu jalan jalan"ucap adam


"kemana mas"ucap putri


"rahasia"jawab adam


adam dan putri sampai di rumahny


"kamu mandi sanah udah itu tidur kemarin tidur kamu gak nyenyak gara nemenin aku di rumah sakit"ucap adam


"baik mas"jawab putri masuk ke kamar mandi


***


"ah sialan mereka sudah membuat ku kehilangan pekerjaan ku semuahny hancur lihat saja aku tidak akan membiarkan mereka bahagia livia putri aku pastikan kalian tidak akan bahagia "ucap madam dia sedang berada di sebuah rumah kecil yang sudah kosong


***


pagi hariny


tok tok tok ada yang mengetuk pintu kamar putri dan adam


putri terbangun dan membuka pintu kamarny


"bi santi ada apa bi"tanya putri


"maaf non mengganggu tidur nona dan tuan tapi di bawah ada perempuan muda yang mencari nona putri katany dia sodara nona"ucap bi santi


"siapa bi"ucap putri


"gak tau non dia juga gak sebutin nama"ucap bi santi


"yah udah saya siap siap dulu udah itu turun"ucap putri di angguki bi santi


putri membangun kan adam


"mas bangun mas udah siang"ucap putri


adam mengeliat"jam berapa sekarang "tanya adam


"jam tujuh mas"ucap putri

__ADS_1


"aku Kesiangan subuh dong"ucap adam


"iyah mas maaf yah aku juga kesiangan jadi gak bisa bangunin kamu"ucap putri


"gappah sayang aku tau kamu juga pasti capek "ucap adam


"mas di bawah ada nyari aku perempuan katany sodara ku"ucap putri


"siapa "ucap adam


"aku juga gak tau mas ayok turun kita liat mas "ucap putri


"yah sudah ayok "ucap adam


adam dan putri turun untuk melihat siapa yang datang putri terkejut menatap seorang wanita yang sedang duduk


"felisa "panggil putri


gadis itu langsung berdiri dan memeluk putri


putri terdiam tidak membalas pelukan felisa


"kenapa kamu ada di sinih"tanya putri


"maafin aku put selama ini aku jahat sama kamu aku baru sadar ternyata mamah dan papah cuman mamfaatin aku setelah mereka kehabisan uang yang di beri suami mu mereka menjual ku aku melarikan diri karna takut


putri ini sangat memalukan bagi ku bisa kah kamu juga izinkan aku tinggal di sinih aku sangat takut mereka mencari ku aku juga tidak bisa pulang ke rumah karna mamah papah pasti menjual ku lagi"ucap felisa


"kamu gak bisa tinggal di sinih ini bukan tempat penampungan "ucap adam kesal


"mas jangan bicara kaya gituh"ucap putri


"baiklah jika kalian tidak izinkan aku tidak masalah aku pergi dulu "ucap felisa


felisa berdiri tiba tiba brug felisa pingsan


"dia pura pura gak usah kamu percaya "ucap adam


"mas beneran pingsan angkat dia ke kamar tamu yah mas"pinta putri


adam langsung memanggil satpam


"pak tolong angkat wanita ini bawa dia ke kamar tamu"ucap adam


"baik tuan"jawab satpam


"kenapa jadi satpam yang gendong sih padahal aku berharap mas adam yang gendong nyeselin banget"guman felisa dalam hati sambil masih memejamkan matany


"sudah tuan saya permisi dulu"ucap satpam


"terimakasih pak"ucap adam


"sama sama tuan"jawab satpam lalu pergi


"apa perlu kita panggil dokter"ucap putri


"iyah biar bi santi suruh telepon dokter aland "ucap adam namun belum sempat adam pergi felisa mulai membuka matany sambil memeggang kepalany


"lisa sukurlah kamu sudah sadar "ucap putri


"makasih yah put aku harus pergi "ucap felisa


"pergi kemana kamu kan baru pingsan "ucap putri


"aku juga gak tau harus kemana putri tapi aku gak. mau nyusahin kamu "ucap felisa lalu berusaha turun dari kasur


"lisa udah gapph kamu istirahat di sinih aja dulu yah"ucap putri

__ADS_1


"tapi put aku gak enak sama mas adam"ucap Felisa lalu menatap adam


putri langsung menatap adam"mas izinin lisa tinggal di sinih bagaimana pun dia sodara ku "ucap putri


"kamu lupa apa yang dia dan orang tuany lakukan ke kamu"ucap adam


"aku gak lupa mas tapi kita kan harus memaafkan orang selagi dia mau berubah jadi lebih baik "ucap putri


"terserah kamu aja aku mau ke kamar dulu"ucap adam lalu meninggalkan putri dah felisa


"kayany mas adam gak suka aku tinggal di sinih gapph put aku pergi aja yah"ucap felisa


"kamu gak usah pikirin sikap mas adam dia emang kaya gituh tapi sebenarnya dia baik ko aku tinggal dulu yah nanti kalo butuh apa apa kamu tinggal panggil bi santi"ucap putri


"iyah makasih put"ucap felisa


putri mengangguk lalu meninggalkan felisa sendiri


"aku tau dia baik karna itu aku harus merebutnya dari mu aku yang seharusnya jadi nyonya di rumah ini"guman felisa dalam hati


di kamar adam terlihat adam sudah rapih dengan pakaian jasny


"mas mau kerja"tanya putri


"iyah sayang ada banyak kerjaan di kantor "ucap adam


"tapi mas kamu belum sembuh betul"ucap putri


"aku udah baik baik aja sayang bahkan kalo kita bikin anak sekarang aku udah kuat ko"ucap adam


putri langsung mencubit tangan adam"mesum"ucap putri


"gappah mesum sama istri sendiri put aku tetep masih ragu sama felisa aku gak tau kenapa aku rasa dia punya niat lain"ucap adam


"tapi bagaimana jika felisa benar benar sedang dalam masalah aku gak mau dia mengalami apa terjadi sama aku dulu"ucap putri


"aku beruntung punya istri kaya kamu oh iyah aku punya hadiah buat kamu"ucap adam


"apa itu mas"ucap putri


adam memberikan paperbag pada putri putri langsung membukany


"mas ini "ucap putri


"iyah itu mukena dan juga sajadah buat kamu aku belum beliin kamu mukena dan sajadah kamu selalu minjem sama bi santi yah kan"ucap adam


"ko mas tau"ucap putri


"ga penting gimana aku bisa tau yang penting itu sekarang aku minta bayaran"ucap adam


"jadi mas ngasih mukena gak iklas apa bayarany"ucap putri


adam mendekatkaan wajahny ke bibir putri dan langsung menciumny putri mendapatkan serangan mendadak hanya mematung


adam semangkin mencium bibir putri


deg deg


"jantung ku mangkin gak karuan"guman Putri dalam hati


tanpa mereka sadarin pintuny tidak tertutup rata hingga seseorang melihat apa yang mereka lakukan


"aku harus segera mendapatkan ny"gumanny dalam hati sambil mengepalkan tanganny


Bersambung


jangan lupa like komen vote dan Favorite

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2