
masalah ny aku gak bisa nahan perasaan aku setiap dekat kamu aku udah nerima kamu dan anak kamu tidak bisa kah kamu hargai aku sebagai suami kamu dengan kasih tau apa yang kamu sembunyikan "ucap dion membentak
livia hanya menunduk "aku gak akan bertahan lama dalam dunia ini"guman livia terisak
deg deg
dion langsung livia yang masih menunduk
"kamu bicara apa vi"ucap dion
"aku bicara yang sebenarnya mas dokter mengatakan aku terkena kangker rahim karna pernah di paksa menggugurkan kandungan jika ingin selamat aku harus korbanin bayi ini aku gak bisa egois"ucap livia
"kamu pikir apa yang kamu lakukan sekarang gak egois vi kenapa kamu sembunyikan masalah sebesar ini"ucap dion sambil memukul setir
"mas aku gak mau kamu suruh gugurkan bayi ini plis biarkan aku berkorban demi bayi ku kali ini aku mohon"ucap livia
dion memejamkan matany
adam menggemgam tangan livia"aku yakin kamu bisa sembuh nyawa manusia itu di tentukan oleh allah ijinin aku jadi suami yang baik buat kamu buat anak kamu yah"ucap dion
livia mengangguk
di rumah adam
"kamu gak cerita paman datang ke rumah apa dia nyakitin kamu"ucap adam memeluk putri dari belakang
"mas tau dari mana "ucap putri
"kamu lupa di depan pintu aku kan pasang cctv "ucap adam
"paman cuman bilang"ucap putri
"suruh jauhin aku iyyh put aku tau semuah ny aku bahkan tau dia dorong kamu aku tanya karna aku pengen tau kamu bakal jujur atau enggak kenapa sih kamu diam aja "ucap adam
"aku gak mungkin melawan orang tua"ucap putri
"iyah aku gau tapi setidaknya jangan biarkan dia menghina mu"ucap adam
"mas katany pulang kerja shalawatan buat aku"ucap putri mengalihkan pembicaraan
"kamu pinter banget sih mengalihkan pembicaraan tapi yah sudahlah aku akan shalawatan karna istri ku ingin mendengar kan ny tapi setelah shalawat aku mau ajak kamu ke suatu tempat oke "ucap adam
putri mengangguk sambil tersenyum
shalaatullah salaamullaah ' alaa thaatha rasuulillaah
shalaatullah salaamullah ' alaa yaa siin habiibillaah
tawassalnaa bibismillaah wabil haadi rasuulillah
wakulli mujaahidin lillaah bi ahlil badri yaa allah
putri menatap adam yang sedang shalawatan
adam yang sudah selesai shalawatan langsung menatap putri
"kamu kenapa liatin aku kaya gituh"tanya adam
"suara mas merdu seperti ustad akbar dulu waktu kecil mengidolakan ustad akbar dan berdoa semoga aku punya suami kaya ustad akbar sekarang doa aku udah terkabul"ucap putri
"iyah kamu tau put dulu waktu kamu pergi aku tinggal satu bulan bersama ustad akbar buat belajar agama
kamu tau aku dan ustad akbar punya satu kesamaan yah itu kami sama sama merasa kehilangan kamy setelah kamu pergi
ustad merasa kehilangan muridny yang sudah dia anggap seperti anakny sendiri dia menyesal karna gak bisa lindungi kamu padahal ustad akbar udah janji mau lindungi kamu dia sudah berjanji pada ayah mu
__ADS_1
sedangkan aku aku merasa kehilangan sosok gadis kecil yang mampu membuat ku tersenyum cinta pertama ku"guman adam menatap putri
"aku minta maaf yah mas "ucap putri
"kamu gak salah sayang ini takdir allah putri meskipun aku udah sering mengatakan ini tapi aku akan tetap mengatakany
aku mencintaimu karna allah "ucap adam
"aku juga mencintai mu karna allah"ucap putri
"udh yu kamu siap siap aku mau ajak kamu ke suatu tempat"ucap adam
"oke mas tunggu bentar"ucap putri
adam dan putri sudah naik mobil siap berangkat menuju tempat tujuan nya
"putri besok aku mau ajak kamu makan malam di rumah paman bram "ucap adam
"mas apa gapph aku ikut"ucap putri
"kamu harus ikut karna aku yakin di sanah akan ada starla"ucap adam
adam memberhentikan mobilny
"nah kita sudah sampai ayok turun"ucap adam
"sampai"ucap putri bingung
"iyah sayang ayok turun dulu"ucap adam menarik putri lalu berhenti di sebuah mesjid yang masih dalam pembangunan
"mas ini mesjid siapa kayany belum selesai di bangun"ucap putri
"iyah mesjid aku yang bangun aku udah lama pengen bangun mesjid dan akan aku kasih nama al-akbar kebetulan daerah sinih jauh dari mesjid jadi aku membangun di sinih
dengan begituh akan sekalu ingat ustad akbar sebagai guru ku semoga ustad senang dengan pembangunan masjid ini dan aku bisa menjalankan keinginan terahir ny"ucap adam
"dia ingin membangun sebuah mesjid besar dan ini aku mewujudkan ny"ucap adam
"aku bangga sama kamu mas"ucap putri
"aku juga bangga punya istri kaya kamu oh iyah karna pertama ini masih belum terlalu malam gimana kalo kita jalan jalan"ucap adam
"kemana mas"ucap putri
"terserah kamu mau kemana aku siap mengantar kamu"ucap adam
"gimana kalo kita ke pasar malam layakny orang pacaran jajan pinggir jalan terus naik kincir pasti seru"ucap putri
"jadi kita pacaran nih"ucap adam menggoda
"iyah mas pacaran sebelum nikah itu seru mas "ucap putri
"oke buat kamu apapun ku lakukan"ucap adam tersenyum
putri mengangguk
adam dan putri pergi menuju pasar malam
beberapa menit kemudian
adam dan putri sampai di pasar malam terlihat putri tersenyum terus
"kamu jangan senyum terus aku gak suka ada yang liat senyum kamu selain aku"ucap adam
"cie mas adam cemburu "ucap putri
__ADS_1
"iyah lah aku cemburu kamu kan istri ku "ucap adam
"yah udah kita ke sanah "ucap putri menarik adam
putri dan adam menuju tukang aromanis
"mas aku mau ini "ucap putri menunjuk aromanis
"pak aromanisny satu yah"ucap adam
"baik mas"jawab penjual aromanis
"loh ko satu kamu gak mau"tanya putri
"aku mau nya nyoba langsung dari bibir kamu"ucap adam membuat putri langsung mencubit tangan adam
"dasar mesum"ucap putri
"gapph mesum cuman sama kamu"ucap adam
"mas nona ini aromanisny "ucap penjual aromanis
adam memberikan satu lembar uang seratus ribu "ini uangny makasih pak"ucap adam lalu mengambil aromanisny
"nih sayang aromanisny Sekarng kita duduk di sanah"ucap adam
"mas ini kembaliany"ucap penjual aromanis
"gappah pak kembaliany buat anak bapak aja "ucap adam
"makasih yah mas nona kalian baik sekali semoga kalian selalu dalam perlindungan allah"ucap penjual aromanis
"amin "jawab adam dan putri berrsamaan
adam dan putri duduk di sebuah kursi
"mas kalo abis aromanisny kita naik kincir yah"ucap putri
"emang kamu berani"tanya adam
"aku sih belum pernah naik sebenrnya waktu kecil pengen naik tapi ibu dan ayah sibuk terus aku juga ga ada uang buat ke pasar malam"uca putri sambil memakan aromanisny
"yah udah abis makan aromanis kita naik"ucap adam
"makasih mas"ucap putri tersenyum
"sama sama istri ku"ucap adam
"mas gak mau nyoba ini tuh enak manis banget"ucap putri
"emang manis banget yah"ucap adam
"iyah dong namany juga aromanis mau coba gak"ucap putri
"adam menatap lama putri lalu mendekat kan wajahny ke wajah putri hal membuat putri Kaku adam semangkin mendekati wajah putri
cup adam mengecup bibir putri dan sedikit melumatny untuk merasakan aromanis yang di makan putri
deg deg putri hanya mematung dengan jantung yang berdetak kencang
bersambung
jangan lupa like komen dan vote dan favorit
terimakasih
__ADS_1
kalo misalh ada salah dan ketikan bisa komen yah insya allah di novel selanjutnya akan saya perbaiki makasih 😊🙏