Aku Mencintaimu Karna Allah

Aku Mencintaimu Karna Allah
liam dan arumi meminta restu


__ADS_3

adam menatap perut putri tangany terulur mengusap perut putri"satu bulan lagi kita akan bertemu "ucap adam


"mas junior nendang"ucap putri


adam tersenyum lalu berdiri dan mengecup kening putri "makasih yah sayang kamu dan junior hadiah terindah dalam hidup ku ilove you putri"ucap adam


"i love you too mas adam "ucap putri


tok tok ketukan pintu membuat putri dan adam menatap ke arah pintu


"biar aku yang buka"ucap adam


putri mengangguk


"ada apa bi"ucap adam


"maaf tuan mengganggu tapi di bawa tuan dion katany mau ada yang di bicarakan "ucap bi santi


"baik bi saya akan segera turun"ucap adam


beberapa menit kemudian putri dan adam turun untuk menemui dion terlihat dion sudah menunggu putri dan adam sambil menggendong bayi ny


"Asalamualaikum tuan nona"ucap dion


"Waalaikumsalam dion apa yang membuat datang sepagi ini tumben sekali"ucap adam


"kedatangan saya ke sinih karna saya mau pamit pada dan nona "ucap dion


"pamit bagaimana"ucap putri


"saya memutuskan aku dan diva akan tinggal di new york"ucap dion


"kamu serius dion mau pergi dari indonesia"ucap adam


"saya sangat yakin tuan di sinih terlalu banyak kenangan livia saya gak sanggup jadi saya akan tinggal di new york "ucap dion


"baiklah jika itu keputusan mu tapi siapa yang akan menggantikan posisi mu dion kamu tau kan gak mudah cari asisten yang bagus kinerjany"ucap adam


"saya sudah menemukan kandidat yang cocok buat gantiin saya"ucap dion


"siapa itu"ucap adam


"dia adik ipar tuan liam selama tuan menghilang dia membantu saya mengurus perusahaan dan kinerjany cukup bagus untuk jadi asisten "ucap dion


"baiklah aku setuju memang liam sangat rajin orangny"ucap adam


"tapi mas liam kan masih sekolah "ucap putri


"soal itu nanti kita bicarakan sama liam em dion tunggu bentar ada yang mau aku tunjukan"ucap adam lalu berjalan menuju ruang kerjany


adam kembali dengan membawa map warna hijau lalu memberikan ny pada dion

__ADS_1


"itu sertifikat apartamen dan perusahaan yang aku punya di new york perushaan ny memangny tidak semaju perusahan di sinih dan dan perushaan itu juga berada di bidang elektronik dan aku rasa kamu cocok untuk mengurus perusahaan itu


perusahan itu di peggang oleh teman ku tapi kemarin dia menghubungi ku kata ny dia mau nikah dan balik ke indonesia jadi perushaan itu gak ada yang urus dion perusahaan dan apartamen itu anggaplah sebagai hadiah untuk kamu dan diva"ucap adam


"makasih tuan makasih nona"ucap dion


"kau berangkat kapan dion"ucap adam


"sore ini tuan aku akan pesan tiketny dulu"ucap dion


"kamu naik jet pribadi ku saja kalo pesawat umum terlalu beresiko untuk diva jadi kamu berangkat pagi pagi "ucap adam


"baiklah tuan saya setuju "ucap dion


"kalo gituh aku hubungin orang ku dulu"ucap adam


dion mengangguk sebagai jawaban


"dion boleh gendong diva "ucap putri


"boleh nona"ucap dion memberika diva pada putri


"kamu mirip sekali dengan ka livi "ucap putri lalu mengecup kening diva dan memberikan ny kembali pada dion


di sinih di tempat yang cukup luas jet pribadi milik adam sudah siap


"kamu hati hati yah dion ingat jangan melupakan kami di sinih"ucap atika


"iyah umi dion gak akan lupakan kalian"ucap dion


dion mulai masuk ke jet pribadi milik adam jet pribadi adam mulai terbang begituh jauh meninggalkan indonesia


"ayok kita pulang "ucap adam


putri mengangguk dengan memeggangi perutny yang besar


di rumah putri dan adam


liam dan arumi baru pulang sekolah


"li kamu yakin mau bicara sama mas adam sekarang gimana kalo mas adam gak ngerestui"ucap arumi


"lebih cepat lebih baik aku gak mau kamu anggap aku gak serius sama kamu kita terima apapun jawabany kalo seandainya mas adam gak ngerestui yah kita berjuang sama sama"ucap liam membuat arumi tersenyum


"ayok masuk"ucap liam


arumi dan liam masuk ke dalam terlihat putri dan adam sedang menonton tv di ruang tamu


"Asalamualaikum "ucap arumi dan liam


"Waalaikumsalam "jawab adam dan putri

__ADS_1


"kalian udah pulang kebetulan ada yang aku bahas sama kamu liam"ucap adam


"iyah sebenerny saya juga mau membicarakan sesuatu"ucap liam


"duduk lah jangan berdiri terus"ucap adam


liam langsung duduk di hadapan adam sedangkan arumi duduk di sebelah putri


"kamu pasti sudah mendengar kabar kalo dion sudah mengundurkan dari sebagai asisten ku dan dia suka pergi ke new york"ucap adam


"iyah mas sayang sekali saya tidak menemui ka dion sebelum dia pergi "ucap liam


"tidak masalah lagi pula kamu sekolah dion pasti faham oh iyah dion menyarankan kamu yang mengganti kan posisiny menjadi asisten saya "ucap adam


"tapi mas saya masih sekoalah gak bisa selalu ada di kantor"ucap liam


"yah gapph kamu bisa ke kantor setelah kamu pulang sekolah anggap aja kamu lagi magang lagi pula cari asisten itu gak gampang liam kalo kamu bisa kenapa enggak "ucaap adam


"baiklah mas aku setuju untuk menjadi asisten mas adam"ucap liam


"terimakasih liam tadi kata kamu mau membicarakan sesuatu apa"ucap adam


liam menatap arumi yang juga menatapny liam tersenyum meyakinkan bahwa semuahny akan baik baik saja


"mas adam sebenrnya sudah lama aku ingin mengatakan ini namun saat itu mas adam menghilang jadi menunggu mas adam kembali karna aku yakin mas adam akan kembali


aku dan arumi saling mencintai mas aku udah bicarakan ini sama arumi aku ingin ta'arufan sama arumi aku akan nunggu sampai kami lulus sampai aku sukses dan bisa memberi nafkah yang cukup untuk arumi aku ingin minta restu mas adam


mas adam jangan hawatir aku tidak pernah menyentuh arumi aku tau batasan ku dan aku akan menunggu sampai menikah "ucap liam


"apa kalian sudah meminta restu sama abi dan umi"tanya adam


"belum mas setelah ini aku dan arumi akan menemui abi dan umi untuk meminta restu"ucap liam


"bagaimana jika aku tidak merestui Kalian"ucap adam


"aku dan arumi akan berjuang untuk mendapatkan uang restu mas adam"ucap liam


adam tersenyum "aku merestui kaliam berdua"ucap adam


"abang serius "ucap arumi


"iyah liam lelaki baik kk percaya dia mencintaimu dengan tulus"ucap adam


arumi langsung memeluk adam"makasih bang"ucap arumi


"iyah sama sama adiku inget jaga batasan kalian sebelum kalian menikah"ucap adam


liam dan arumi mengangguk


"kalo gituh aku ganti baju dulu udah ituh anter arumi pulang"ucap liam lalu pergi ke kamarnya

__ADS_1


Bersambung


jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih


__ADS_2