
putri langsung merosotkan tubuhny"kenapa kamu tega nyiksa aku mas aku gak sanggup lagi plis kembalilah demi aku dan anak kita "guman putri
putri menundukan kepalanya dengan air mata yang tidak berhenti mengalir hingga dia melihat kaki seorang yang berdiri di depany
putri mengangkat wajahny menatap orang yang berada di depan ny
"sejak kapan kamu jadi cengeng"guman orang itu
deg deg deg
putri berdiri langsung menatap ny "mas adam"ucap putri langsung memeluk adam
adam membalas pelukan putri "maafkan aku putri"ucap adam
"kenapa kamu nyiksa aku mas kamu gak tau betapa kesiksany aku selama ini"ucap putri
"maafkan aku put aku menjelaskan semuahny"ucap adam mengusap punggung putri
putri menangis di pelukan adam membuat kaos yang di kenakan adam basah adam melepaskan pelukan ny dan menatap putri
"kamu kemanna aja mas kenapa tega ninggalin aku kamu udah janji gak akan ninggalin aku"ucap putri
adam mengusap air mata putri "aku bakal ajak kamu ke tempat di mana aku tinggal selama ini "ucap adam menggemgam tangan putri
putri dan adam sampai di sebuah rumah yang sangat kecil
putri menatap adam dengan banyak pertanyaan di pikiran ny
"ayok masuk nanti jelasin semuahny di dalam "ucap adam di angguki putri
"Asalamualaikum "ucap adam
"Waalaikumsalam "jawab maria
"putri kenalin ini ibu maria dia merawat ku selama 4bulan ini"ucap adam
putri menyalami tangann maria"saya putri bu"ucap putri
"kamu cantik sekali nak ayok masuk kita bicara di dalam"ucap maria
adam dan putri masuk ke rumah itu dan duduk di sebuah kursi
"ibu buatin minum dulu yah kalian nerdua tunggu di sinih "ucap maria lalu pergi ke dapur
adam menatap putri lalu menggemgam tangan putri "setelah aku jatuh ke sungai ibu maria yang menemukan ku dia merawat ku selama ini aku kehilangan ingatan ku put karna itu bu maria Kasih aku nama alfan
katany itu nama anakny yang udah meninggal aku selalu merindukan kamu put meskipun aku kehilangan ingatan ku aaku selalu merasa ada yang ilang dari diriku ternyata itu kamu
kamu selalu datang dalam mimpi ku bersama seorang anak yang selalu ada di samping mu aku tidak tau laki laki atau perempuan wajahny tidak bisa ku lihat dengan jelas tapi kamu selalu meminta aku cepat kembali itu bikin aku terus berusaha untuk meningat siapa diriku sbenrny
lalu hari itu aku mengantar ibu ke pasar seseorang wanita memanggilku dengan nama adam aku Menghentikan langkah ku ntah kenapa aku merasa tidak asing suara wanita itu hingga ahirny kamu datang lagi ke mimpi ku malam itu
dan ahirny aku bisa inget semuahnya aku mencintaimu putri maafin aku bikin menangis"ucap adam menghapus air mata putri
maria datang membawa minuman" nih di minum dulu"ucap maria
"makasih bu"ucap putri
"ouh iyah bu karna ingatan ku sudah pulih aku akan kembali ke rumah ku dan aku pengen ibu ikut kami
"maafin ibu nak adam tapi aku gak mau pergi dari rumah penuh Kenangan suami ibu dan juga alfan"ucap maria
"baiklah jika itu keputusan ibu aku tidak akan memaksa ibu "ucap adam
"nak bolehkah ibu meminta kalian menginap malam ini saja ibu sudah menganggap adam seperti anak sendiri"ucap maria
"iyah bu putri setuju kalo kita nginep"ucap putri menatap adam
"makasih yah sayang "ucap adam mengemgam tangan putri
"kalo gituh ibu akan siapkan makan malam untuk kita"ucap maria
__ADS_1
"biar putri bantu yah bu"ucap putri
maria mengangguk putri langsung mengikutin maria ke dapur
beberapa menit kemudian mereka selesai makan
"jadi ibu kerjany bikin kue terus di jual di pasar "tanya putri
"iyah cuman itu pekerjaan yang bisa ibu lakukan saat ini"ucap maria
"udah berapa bulan nak"ucap maria menatap perut putri
adam langsung menatap putri
"eehmm aku lupa memberi tau mas kalo aku hamil "ucap putri pelan
"kenapa gak ngomong dari tadi aku peluk kamu erat gimana kalo bayi kita kenapa kenapa"ucap adam
"maaf mas bagaimana ibu tau soal kehamilan ku"ucap putri
"ibu seorang wanita nak ibu bisa lihat dari cara makan dan juga ibu liat dari tadi kamu ngelus ngelus perut kamu jadi udah berapa bulan nak"ucap maria
"udah lima bulang bu "ucap putri
"lima bulan itu artinya "ucap adam
"iyah mas aku hamil tepat saat kamu menghilang aku pengen banget kasih kabar ini sama kamu tapi kamu belum di temukan aku cuman bisa mengatakan nya pada foto kamu "ucap putri
"jadi seorang anak yang selalu hadir dalam mimpi ku itu anaku"ucap adam
putri mengangguk
adam langsung duduk di depan perut putri
"mas "ucap putri
tangan adam terulur mengusap perut putri "maafin abi yah sayang kamu pasti marah sama abi abi janji gak akan ninggalin umi kamu sehat sehat yah jangan nyusahin umi mu"ucap adam
"itu biasa nak biasany kalo sang bayi mengetahui ayah ny yang bicara dia akan memberikan reaksi seperti itu mungkin bayi kalian juga rindu sama ayah ny"ucap maria
putri dan adam tersenyum mendengar nya
dret dret
"putri itu telepon kamu bunyi"ucap adam
putri mengambil ponsel nya"umi mas"ucap putri
"angkat sayang nanti mereka hawatir tapi inget jangan bilang kalo kamu udah ketemu aku aku mau kasih kejutan "ucap adam
putri mengangguk dan mengangkat telepon ny
"Asalamualaikum umi "ucap putri
"Waalaikumsalam putri kamu di mana nak kata livia kamu mau pergi ke suatu tempat kemana nak kita semuah di rumah hawatir put pulang lah nak "ucap atika
"maaf umi udah bikin umi hawatir tapi aku baik baik aja ko umi sekarang aku lagih butuh waktu sendiri umi aku nginep di apartemen "ucap putri
"apartamen siapa nak"ucap atika
"apartemen mas adam umi aku juga tau sandiny ehm umi ga usah cari aku besok aku pulang ko"ucap putri
"baiklah nak jika itu membuat hati mu tenang jaga dirimu nak jaga cucu umi asalamualaikum "ucap atika
"Waalaikumsalam umi"ucap putri
putri menatap adam yang juga menatapny
"gimana "tanya adam
"umi percaya sama semuah perkataan ku tapi aku ngerasa bersalah udah bohong"ucap putri
__ADS_1
"gappah bohong demi kebaikan "ucap adam
maria yang melihat tingkah laku keduany tersenyum
"seandainya alfan masih hidup mungkin dia akan bahagia seperti adam punya istri punya anak makasih ya allah sudah mengirimkan adam untuk mengobati kerinduan ku pada alfan"guman maria dalam hati
"ibu kenapa melamun"ucap putri
"gappah nak em ini udah malam kalian istirahat lah ibu juga mau tidur"ucap maria
"baik bu "jawab putri dan adam
***
pagi hari
"ibu aku sama putri pamit yah ibu jaga diri di sinih "ucaap adam
"iyah nak kalian juga hati hati"ucap maria
putri mengeluarkan uang dari tas ny "kemarin aku abis belanja sama ka livi sebelum ke jembatan itu nih bu di terima mungkin uang gak banyak semoga itu bisa membantu usaha ibu "ucap putri memberika beberapa lembar uang
"ini sih banyak nak makasih yah nak ibu akan gunakan uang ini untuk usaha kue ibu"ucap maria
"kami janji akan sering berkunjung ke sinih "ucap adam
maria mengangguk
putri dan adam pergi meninggalkan rumah maria
***
beberapa jam kemudian
di rumah adam dan putri
"kenapa putri belum sampai juga aku hawatir"ucap atika
"tenang lah umi mungkin masih di perjalanan "ucap arsyad
ada arumi livia mereka smuah sudah menunggu putri karna mengahawatir kan putri sedangkan liam dan dion harus mengurus perusahaan adam
"Asalamualaikum "ucap putri yang baru datang
"Waalaikumsalam "ucap mereka
atika langsung mendekati putri dan memeluk ny
"putri kamu kemana aja nak kita semuah hawatir"ucap atika
"maaf umi"ucap putri
"udah udah biarkan putri istirahat dulu "ucap arsyad
"ayok nak"ucap atika menarik tangan putri namun putri tetap diam
"ada apa nak"tanya atika karna putri diam
"ada yang mau bertemu dengan kalian"ucap putri
"siapa ka yang mau ketemu kita"ucap arumi bingung
livia hanya menyimak
nampak seorang lelaki mulai berjalan di belakang putri membuat semuah orang terkejut menatapny
Bersambung
jangan lupa like komen vote dan Favorite terimakasih
dukung terus karya ku yah
__ADS_1
love you ❤