Allesia dan Elf

Allesia dan Elf
Episode 1


__ADS_3

Allesia seresa, itulah namaku.Aku tinggal dengan orang tuaku. Orang tuaku mempunyai perusahaan terbesar 1 didunia dan sudah memiliki cabang dimana mana. Itu merupakan warisan keluarga dari keluarga ayah dan mereka meninggal saat ayah menikah. Karena orang tuaku sibuk bekerja jadi aku tinggal kakek dan nenek sejak aku TK. Ayah dan mamaku kadang kadang pulang sampai larut malam bahkan pernah pulang petang pagi buta.



Sebelum tidur, nenek slalu bercerita tentang elf dan saat nenek bercerita ,aku seperti masuk ke dalam ceritanya.Dan nenek berjanji pada liburan musim panas yang lalu kalau aku lulus SMA dengan nilai terbaik mereka akan memberiku hadiah spesial.



Hari yang aku tunggu pun datang, hari kelulusan. Memang sih aku pintar disekolah tapi di dunia ini semua bisa terjadi. Berapa ya nilaiku ? Terbaik atau terburuk? kata gue dalam hati karena takut dan panik membuat kedua tanganku bergetar dan badan panas dingin.


"Semua akan baik baik saja, tenang saja" kata temanku yamg berada di sampingku sambil memegang salah satu tanganku.Aku pun tak berani untuk melihat dan hanya menunduk ke bawah seketika aku pun menolehnya lalu



"Makasih,ya..." kata gue Ketika kepala sekolah selesai sambutan kepada tamu yang sudah hadir



" Yang lulus dengan nilai terBAIK adalah.....Al....les...sia" kata kepsek dengan lantang sambil memegang mix pada salah satu tangannya.



"Dimohon yang telah disebut harap maju ke depan" kata MC yang diikuti tepuk tangan dari para undangan dan murid.



Aku pun maju ke altar . Di altar , Disaat itu juga berfoto dengan kepsek sebagai dokumentasi sekolah dan mengucapkan terimakasih karenasudag membantu mendukungnya sehingga aku bisa ada di atas ini sekarang.Setelah acaranya selesai, aku pun pulang ke rumah.



-------●○※◎—○※◎●---------


__ADS_1


Sesampainya di rumah, aku pun lari ke dalam rumah karena tak sabar bagaimana reaksi kakek dan nenek.



" Kakek...nenek..., aku punya kabar bagus nih?" kata gue dengan nada tinggi sambil lari kegirangan dan meninggalkan ayah & mama untuk mencari nenek dan kakek."



"Kok enggak ada yang jawab,ya ? Mungkin keluar jalan jalan ? Mending aku tidur karna kurang tidur tadi malem ? Dan takut gimana nilai hari ini lulus apa enggak ?" kata gue dalam hati."




Aku bangun keesokan harinya.Hari ini tidur ku nyenyak banget ketika melihat jam beker menunjuk pukul 10 siang.



" Apa semuanya lagi sibuk,ya? Tapi kan dirumah ada banyak pembantu ?" kata gue dalam hati binggung dan penasaran tidak ada ngebangunin aku.




Ini weekend , ayah dan mama kan libur harusnya ada di rumah.Aku rasa ada enggak beres nih.



Aku pun menelpon mama , " nomor yang anda tuju sedang tidak aktif mohon telpon nanti" kata operator hp gue ,aku pun mengacak acak rambut saking kesalnya.Kemudian aku juga nelpon enggak dijawab.



Tak berselang waktu lama papa sama mama dateng dengan muka agak terlihat pucat sampai sampai kantung mata terlihat seperti orang kurang tidur dan mata memerah kayak orang yang baru nangis.

__ADS_1



"ALLESIA,Kamu harus sabar ,nak"kata mama suara agak berat sambil menenangkan agak agar enggak panik saat mendengarnya.



"Kalian ini kenapa,sih .Jangan aku salah paham ,dong."kata gue dengan marahnya tidak ingin sesuatu yang tidak aku inginnin terjadi.



"Tapi kalo kami udah ngomong ,ya .kamu jangan panik dulu ,ya " kata papa mengkhawatirkan aku bisa menerima ini apa enggak.



"Iya..aaaa" kata gue yang seperti tidak ada semangatnya.



"Kakek dan nenek meninggal,alles" kata mama, air matanya langsung menetes hingga membuat baju mama basah.



Saat mendengar itu, aku merasa kepala pusing dan Akhirnya pingsan.Aku pun dibawa ke RUMAH SAKIT.






__ADS_1



__ADS_2