Allesia dan Elf

Allesia dan Elf
Episode 8


__ADS_3

Afran pun tiba di kerajaan.Kerajaan Sentoria adalah kerajaan yang dihuni oleh elf air. Bangunannya berwarna biru laut dan putih. Aku pergi mencari ayahandanya.Beberapa menit kemudian aku melihat seorang pria paruh baya yang sedang duduk di singasananya dengan badan tegap menghadap ke depan meskipun begitu banyak rambutnya putih karena bertambah usia.Aku pun menghampirinya.




"Saya memberi hormat kepada baginda raja" kata afran yang membungkuk dan menunduk kepala.



" Berdirilah,anakku.Tidak perlu kamu formal seperti itu " kata ayah afran yang tegas tapi lembut sambil tangannya kedepan dan naik turun.



" Ini peraturan kerajaan.Kalo aku tidak menaatinya bagaimana rakyat akan tidak menaatinya juga.Aku ke sini sedang tidak mau membahas ini.Tapi kenapa baginda raja memanggil saya ke sini ?" kata afran yang berdiri dan agak bingung.



" Anakku sekarang sudah besar " batin ayah afran.



" Oooo, soal itu. Sebentar lagi kan akan diadakan festival air mancur di pusat kota dan kamu tak pernah ikut festival ini. Jadi aku ingin kamu ikut ?" kata ayah afran yang berjalan mendekati afran sambil menepuknya bahunya dengan nada pelan.



" Baik, saya ikut tapi kayaknya tidak lama.Saya mau pergi dulu sedang ada urusan.Jadi,tidak bisa menemani baginda raja " kata afran yang memberikan salam.



" Tidak apa apa yang penting kamu ikut festivalnya " kata baginda raja dan balik ke singasananya.





Ini waktunya latihanku.Aku pergi ke tempat latihan.Seperti biasa pelajarannya agak membosankan.Setelah selesai,aku pergi ke kamar.Aku pun sampai dan binggung mau melakukan apa jadi aku rebahkan di kasurku. Aku teringat kejadian saat cewek aneh itu pukul tadi.



" Kenapa aku mikirin cewek tadi " kata afran yang kesal dan langsung terbangun dari kasurnya.



" Cewek aneh, tunggu pembalasanku " kata afran dengan alis terangkat sambil memukul meja di sebelahnya.



" Hahaha hahaha " suara tawa jahat afran yang keras.



"Tok....tok....,Ini saya mau antar barang tuan?" kata pengawal sambil memegang barang tuandengan nada pelan.


__ADS_1


"Masuk aja tidak saya kunci " kata afran dengan muka dinginnya dan nada tegas.



" Brakkk.." suara pintu terbuka



" Ini ditaruh dimana tuan?" kata pengawal agak takut dan badannya seketika bergetar setelah melihat muka tuannya.



" Di meja dekat kasur dan juga suruh pembantu siapkan makan malamku.Harus ada ketika aku selesai mandi!" kata afran dengan nada tegas dan berat sambil jalan menuju kamar mandi.



" Baik,tuan " kata pengawal yang masih bergemetar.



-----★✩★—★✩★----



Di sisi lain, allesia berlari dan menengok ke belakang untuk mengetahui dia mengejarnya. Tak disangka dia menabrak sesuatu.Aku berhenti berlari.



"Aaaauuuww........" teriak gue yang kesakitan.




" Enggak apa apa kok.OH....,iya.Kamu kayaknya bukan orang sini,ya?" kata laki laki berbaju hijau yang sedang jalan pulang dan membawa hewan buruannya.



" Iya, aku bukan orang sini.Kok kamu bisa tau ,sih?" kata gue yang binggung sambil melihat diri sendiri.



" Baju mu terlihat aneh menurutku.Dan kamu kok bisa di hutan.Kan bahaya apalagi perempuan seperti kamu?" kata laki laki berbaju hijau yang care sama gue.



" Gue lebih baik ngomong sejujurnya apa enggak,ya.Tapi kan kita baru kenal.Aku juga enggak tahu dia baik apa enggak" kata gue dalam hati.



"......." kata gue sambil merenung.



"Kalo enggak mau bicara juga enggak apa apa.Aku enggak maksa kok " kata laki laki berbaju hijau sambil memecahkan keheningan.


__ADS_1



"Sebenarnya kamu lari tadi,kenapa?" kata laki laki berbaju hijau.



" Soal itu, tidak usah dibahas tidak penting " kata gue sambil mengertak gigiku dan mengepal tangan.



" Oke,oke,aku enggak bakal bahas itu lagi " kata laki laki itu sambil menenangkan perempuan itu.



"Perempuan ini cantik juga walaupun pakaian aneh sih " gumam laki laki berbaju hijau sambil melihat perempuan itu.



"Kamu bilang apa?" kata gue.



"Aku enggak bilang apa apa.Pasti tempat tinggalmu jauh.Aku akan mengantarmu pulang besok.Sementara waktu kamu tinggal di rumah ku aja .Rumahku dekat kok dari sini.Kamu mau ikut apa enggak ?Aku enggak maksa kok. Dan lagi kalo malem di sini ada banyak hewan buas lo " kata laki laki berbaju hijau sambil berjalan ke sungai untuk membersihkan alat perburuannya.



"Aku tunggu jawabanmu, aku ada di tepi sungai kalo kamu berubah pikiran " kata laki laki sambil berjalan menjauh dari ku dan senyum sedikit.



" Ikut apa enggak, ya?Aku enggak ikut, gimana kalo aku ketemu harimau.Aku enggak bisa bayangin nanti aku jadi apa? kata gue yang binggung dalam hati.



"Akkkkhhhh......" suara gue yang pelan dan binggung sambil mengacak acak rambutku.



" Ya,udah aku ikut aja toh enggak ada rugi bagiku tapi dia " gumam gue sambil berjalan menuju tepi sungai.









APAKAH LAKI LAKI BERBAJU HIJAU ELF ATAU BUKAN ?ATAU MALAH MANUSIA.


TUNGGU DI EPS SELANJUTNYA

__ADS_1




__ADS_2