Amazing Girl

Amazing Girl
Episode 4 Rumah Pemberian Ayah


__ADS_3

"ahhhh lelahnyaaa." Ucap Lora sembari menjatuhkan tubuhnya di atas sofa.


Yasmine dan Nadia pun ikut serta menjatuhkan badannya ke atas sofa tersebut.


"Ra, apakah rumah baru kamu memang senyaman ini?" Nadia yang kagum akan keindahan design rumah milik sahabatnya itu, tidak berhenti matanya melihat kesana kemari.


"Beruntungnya kamu Ra, mempunyai Ayah yang selalu menomor satukan kebahagiaan anak-anaknya." Ucap Yasmine yang ikut bangga dengan Sosok Ayah Lora.


"He's more than just a father to me, he's more than that, he's my guardian angel" Ucap Lora sangat membanggakan sosok Ayahnya.


"terimakasih Ayah, untuk semua yang telah Ayah berikan kepada Lora."


*****


Setelah sedikit berbincang-bincang dan bersenda gurau akhirnya mereka bertiga pun terlelap dalam tidurnya masing-masing di atas sofa yang empuk dan sangat nyaman.


3 jam berlalu...


Lora yang bangun terlebih dahulu mengerjap-ngerjapkan matanya, mengumpulkan kesadaran.


Dilihatnya dua sahabatnya itu masih terlelap, sambil tersenyum bahagia Lora memperhatikan kedua sahabatnya itu. "mereka pasti juga lelah karna mencariku keliling bandara sampai berlarian, maafkan aku ya kawan." gumam Lora pelan agar tidak membangunkan Yasmine dan Nadia.


sembari berfikir, waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 , akhirnya Lora pun berinisiatif pergi ke dapur memasak untuk makan malam bersama kedua sahabatnya.


"ahh bagaimana bisa memasak sedangkan kulkas saja masih kosong, ck." tanpa pikir panjang Lora segera menuju ke supermarket untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan dan untuk persediaan beberapa hari kedepan.


Tapi sebelum ke supermarket Lora harus kerumah saudaranya terlebih dahulu untuk meminjam motor. beruntung Tn.Albert membeli rumah yang jaraknya dekat dengan Keluarga Joyo (keluarga besar dari Ayah Lora), niat lain Tn.Albert membeli rumah yang dekat dengan keluarga besarnya, tak lain agar Adik-adik Tn.Albert bisa juga menjaga putrinya selagi Tn.Albert berada jauh dari putrinya.


Tak membutuhkan waktu yang lama akhirnya Lora sampai dirumah Tantenya (Ny.Nura).


"Assalammuallaikum.."


"waallaikum sallam, Lora.." Ken yang kaget dengan kedatangan Lora menunjukkan sikap bingungnya. "Ra, kamu kapan balik ke Jakarta? kok gak ngabarin aku? kok gak minta jemput aku?" tanya Ken beruntun.

__ADS_1


Ken tidak terkejut dengan perubahan drastis gadis cantik itu. karna pasalnya pada saat Lora tinggal di Bali mereka berdua sering melakukan Video Call untuk sekedar bertanya kabar satu sama lain


Berbeda dengan Yasmine, Nadia, dan sahabat Lora yang lainnya. mereka memang sangat kaget dengan perubahan Lora yang terbilang sudah 100%. Lora dan para sahabatnya memang pernah video call, tapi hanya beberapa kali saja. Selebihnya Lora dan para sahabatnya hanya sering berbalas pesan dan panggilan biasa. Entah apa yang membuat gadis itu menyembunyikan berubahan drastis nya kepada sahabat-sahabatnya. Bahkan semua akun sosial media miliknya tanpa terkecuali Ia nonaktifkan.


"Apaan sih Ken, aku nggak mau ngerepotin kamu, lagian tadi aku udah jemput sama si Yasmine sama si Nadia." Jawab Lora yang memang tidak mau merepotkan sepupunya itu hanya untuk sekedar menjemputnya di bandara.


"Tapi kan seenggaknya kamu kabarin aku kalo mau pulang."


"Udah deh gak usah Alay! oh iya Tante Nura mana? aku mau pinjem motor buat ke supermarket."


"Mama lagi jemput Feby sekolah. kamu masuk dulu gih."


"Aduh gak usah Ken, aku lagi buru-buru kasian si Yasmine sama Nadia udah kelaperan." Alasan Lora supaya tidak terlalu lama-lama karna dia sendiri sebenarnya juga sudah lapar.


"Yaudah aku anterin aja, biar cepet."


"Nggak ngerepotin nih?" Tanya Lora memastikan.


"Dasar." sambil mencubit pipi gembul Lora, Ken pun langsung menarik tangan Lora yang tentu saja Lora mengikuti langkah kaki Ken.


Lora dan Ken pun sudah sampai di supermarket, Ken langsung memarkirkan motornya sementara Lora langsung masuk ke dalam supermarket untuk membeli bahan-bahan yang ia butuhkan.


Setelah memarkirkan motornya dihalaman parkir supermarket, Ken tidak mengikuti Lora masuk kedalam supermarket, Ken lebih memilih menunggu diluar supermarket sembari menyesap rokok yang telah Ia bakar tadi.


Selang 15 menit Lora pun keluar dari supermarket dengan beberapa kantong belanja yang berada di tangan kanan dan kirinya.


"sudah selesai?" Tanya Ken kepada Lora.


"Sudah, Ayo keburu petang."


"Baiklah, Ayo."


Ken bergegas mengantarkan Lora ke rumahnya.

__ADS_1


10 menit mereka sudah sampai..


"Ken thanks ya, gak masuk dulu? sekalian makan malam bareng." Ucap Lora menawarkan untuk makan malam bersama.


"Iya sama-sama Sister, lain kali aja deh Sist buru-buru udah ditungguin anak-anak mau Futsal."


"Emm, yaudah deh hati-hati ya."


"Oke sist."


seketika Ken pun sudah menghilang dari halaman rumah Lora, segeralah Lora masuk, dilihatnya Yasmine dan Nadia masih terlelap dalam tidurnya. Lora Berjalan dengan langkah yang pelan dan hati-hati agar tidak membangunkan Yasmine dan Nadia, menuju ke dapur.


Setelah bekutat cukup lama didapur akhirnya masakan Lora pun selesai. Wajar orang yang pandai memasak memang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat makanan yang lezat.


selanjutnya Lora menata masakan-masakan yang telah Ia buat ke atas meja makan.


"Done."


"mandi entar aja deh setelah makan."


Lora bergegas ke ruang tamu membangunkan Yasmine dan Nadia, untuk makan malam bersama.


.


.


.


.


.


🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Komen❤❤❤


Terimakasih🙏


__ADS_2