Antara Pak Guru Dan Pak Direktur

Antara Pak Guru Dan Pak Direktur
Part 9


__ADS_3

Setelah meninggalkan rapat, pak Jimmy langsung menuju ke ruangannya.


“Eh Jim, kamu udah selesai rapatnya?” tanya pak Doni


Sementara bu Wendy senyam-senyum tebar pesona seperti orang gila


“Hm..” Sahutnya singkat


Pak Jimmy langsung ke meja kerjanya dan memutar CCTV yang ada di ruangannya itu. Memang, khusus CCTV di ruangannya itu, hanya dia yang bisa melihatnya.


Ketika pak Jimmy sudah melihat rekaman secara keseluruhan, pak Jimmy sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi.


“Don, aku mau tanya ma kamu. Kemana calon istriku?” tanya pak Jimmy langsung tanpa basa basi


“Jim, ngapain juga kamu urusin cewe’ ga guna itu?!” ucap pak Doni yang ga sadar klo dia sudah pancing amarahnya pak Jimmy


“Atas dasar apa kamu bilang klo dia itu cewe’ ga guna hah?” tanya pak Jimmy dengan nada tinggi


“Waduh, sepertinya aku udah buat salah banget nih?!” gumam pak Doni dalam hati


“Ya dia ga guna lah. Klo guna, ngapain juga mau kamu mainin. Ya kan sayang?” ucap bu Wendy sambil berlanggak lenggok kaya’ uler keket lalu seperti biasa langsung duduk di pangkuan pak Jimmy


“Turun..!!” perintah pak Jimmy dengan suara tinggi


“Aku bilang...TURUN !!!” ucap pak Jimmy sekali lagi dengan penuh emosi


Bu Wendypun akhirnya mau tidak mau turun dari pangkuan pak Jimmy.

__ADS_1


Pak Jimmypun langsung pergi meninggalkan mereka dan mencariku karena percuma saja bertanya pada mereka tentang kejadian yang sebenarnya.


“Zahra, kamu dimana sih?” gumamnya sambil menelusuri jalan


Setelah lama mencariku, akhirnya pak Jimmy putus asa dan akhirnya memutuskan kembali ke kantor dan memberi pelajaran pada mereka.


Namun saat ditengah perjalanan, pak Jimmy melihatku yang sedang duduk sendiri di bangku taman dekat kantor. Seketika diapun langsung menghentikan mobilnya dan turun.


“Zahra?” ucapnya


Aku yang lagi menunduk dan menangis tiba-tiba mengangkat kepala mendengar suara pak Jimmy yang sedang memanggilku


“Zahra, maafkan aku.” Ucapnya yang langsung memelukku


“Pak, tolong lepaskan aku. Aku mohon.” Ucapku memohon


“Zahra, dengarkan aku baik-baik. Aku sudah tahu semuanya. Kamu tidak usah dengarkan apa yang sudah mereka katakan. Itu semua tidak benar. Kamu percaya kan?!” ucapnya mengharapkan kepercayaan dariku


“Pak, kenapa bapak sampai segininya memperlakukanku?! Aku kan bukan siapa-siapa untuk bapak.” Ucapku yang sudah tidak mau mengharapkan apa-apa lagi dari orang lain. Apalagi mengharapkan belaskasihan mereka.


“Kamu salah. Kamu itu sangat berarti buat aku. Jadi wajar klo aku memperlakukanmu seperti ini.” Ucap pak Jimny


“Tapi pak...” ucapanku di potong olehnya


“Ga ada tapi-tapian lagi. Klo kamu ga percaya, sekarang kita ke rumahmu dan ambil semua berkas-berkasmu lalu kita langsung menikah saja.” Ucapnya


“Apa pak? Menikah?” tanyaku terkejut

__ADS_1


“Iya. Kita menikah sekarang juga. Agar kamu tidak merasakan ragu lagi.” Ucap pak Jimmy


“Tapi pak klo aku pulang ke rumah, kakakku bagaimana?” tanyaku


“Tenang saja. Aku akan ada di sampingmu dan membelamu. Jadi jangan khawatir lagi ya.” Ucapnya lembut


“Baiklah pak. Jika itu yang terbaik menurut bapak, aku akan mengikutinya.” Sahutku pasrah


“Nah gitu donk. Ayo sekarang kita barangkat.” Ajaknya yang langsung menggandeng tanganku


Begitu sesampainya di rumah, akupun mengetuk pintu rumahku. Setelah beberapa saat akhirnya pintupun di bukakan.


“Mau apa kamu datang lagi ke rumah ini, hah?” tanya kak Lucy


“Kak, aku kemari hanya ingin mengambil berkas-berkasku saja. Ga ada yang lain. Jadi kakak tenang aja.” Ucapku yang masuk tanpa di dampingi oleh pak Jimmy. Karena aku sendiri yang melarang pak Jimmy untuk ikut


“O ya udah. Jangan lama-lama. Masalahnya Rico mau datang.” Ucapnya


“Iya kak.” Sahutku yang langsung bergegas ke kamar


“Untung data-data ini semuanya sudah aku fotocopy banyak.” Gumamku saat memasukkan semua berkas ke dalam tas


“Kayla, kamu sudah belum. Buruan.” Teriak kak Lucy.


“Iya kak. Ini sudah selesai.” Sahutku


“Terimakasih kak.” Ucapku yang kemudian segera pergi

__ADS_1


Lanjut..👇


__ADS_2