AXIJIM : Sang Pangeran Yang Hilang

AXIJIM : Sang Pangeran Yang Hilang
Bersekolah Seperti Biasa


__ADS_3

...----------------...


Seperti kemarin anak-anak yang tidak ditunggu orang tuanya sampai jam pelajaran berakhir, maka akan dihantarkan oleh wali kelas mereka masing-masing kerumahnya.


"Axij !, apakah kau mau guru hantarkan pulang ?" tawar guru Jabar. Guru Jabar adalah wali kelas Axijim di sekolah, ia adalah guru yang mengajar pelajaran berhitung pada Axijim dan teman temannya.


"Tidak usah guru, aku bisa sendiri, aku sudah hafal jalan pulang ke rumah".


"Oh begitu rupanya, baiklah jika itu maumu, hati hati saja di jalan ya" pesan guru Jabar.


"Iya guru, aku pamit pulang dulu, salam hormat".


"Salam atasmu juga Axij".


...----------------...


Axijim kemudian sendirian berjalan kaki menuju rumahnya, lokasi rumah Axijim yang tidak begitu jauh dari sekolah, membuat Axijim mudah menghafal jalan pulang.


Setelah berjalan sekitar setengah jam lamanya, akhirnya ia sampai di rumahnya, ia cukup kelelahan.


"Ibu...! salam Axijim pulang"


"Salam nak" ayah yang menjawab salam Axijim.


"Lah yah, ibu kemana? ".


"Oh Ibu dan Adik pergi ke kebun menyiram tanaman".


"Oh ke kebun ya".

__ADS_1


"Iya nak".


"Yah ibu masak apa ?, Axij lapar nih".


"Coba kamu lihat saja di dapur !, ibu masak apa".


Axijim kemudian masuk kerumah dan segera berjalan menuju dapur.


"Wah !, ibu masak daging ayam, cocok nih aku sudah lapar, langsung serbu saja".


"Axij !, jangan lupa cuci tangan sebelum makan !" teriak ayah.


"Iya yah".


Axijim yang memang sudah lapar sedari tadi, ia pun memakan beberapa potong ayam masakan sang ibu.


"Uhhh, enaknya masakan ibu".


...----------------...


"Axij...! ayo bangun sudah pagi, waktunya kamu kembali bersekolah" ucap ibu.


"Iya bu... Axij sudah bangun".


"Segera mandi setelah itu sarapan !"


"Baik bu".


"Ibu sudah siapkan roti, buah delima dan segelas susu buatmu di ruang makan".

__ADS_1


Setelah selesai mandi dan berpakaian Axijim lalu menghabiskan sarapan yang telah ibu siapakan.


"Ibu...!, Ayah...!, Axijim pamit ya, berangkat ke sekolah dulu, salam... "


"Iya anakku, hati hati ya...!, salam kembali" ucap sang ibu.


Sesampai di sekolah Axijim langsung memasuki kelas dan duduk seperti biasa duduk membentuk busur panah bersama teman teman sekelasnya, menunggu sampai terompet berbunyi dan guru memasuki ruang kelas.


...toot, toot, toot,...


...(bunyi terompet menandakan bahwa pelajaran akan segera dimulai)....


"Wah !, terompet sudah berbunyi nih, pasti sebentar lagi guru akan memasuki ruang kelas, aku harus duduk dengan rapi".


Benar taklama kemudian guru Archer memasuki ruang kelas.


"Salam anak-anak, bertemu lagi dengan guru Archer".


"Salam hormat bagimu guru".


"Baiklah langsung saja ya !, guru akan melanjutkan penjelasan yang kemarin, dengarkan baik baik ya !, sekarang guru akan menjelaskan bagian ketiga atau terakhir dari tiga jenis latihan utama untuk pemanah, melanjutkan penjelasan yang kemarin, yang ketiga adalah latihan kekuatan, agar otot tetap stabil, dan mengangkat beban seperti mengangkat ember yang penuh berisi air menjadi salah satu solusi dari latihan kekuatan. Inti dari pemanah yang hebat adalah sekelompok otot yang kuat. Jika kalian akan memanah, kalian harus memiliki otot besar yang lentur dan kuat untuk melakukan semuanya, seperti otot punggung bagian bawah kalian pada saat mengangkat dan menarik busur semuanya harus lentur dan kuat. Kemudian otot perut dan otot yang besar, datar, pada bagian punggung, dan terletak di belakang lengan kalian juga harus lentur dan kuat karena bekerja untuk membuat bahu tetap stabil dan memastikan bahu rendah serta rileks saat menaikkan busur.


Nah, untuk melatih ini semua diperlukan latihan kekuatan fisik yang didesain khusus untuk pemanah, yaitu melatih otot-otot yang digunakan saat memanah secara seimbang (kanan-kiri)".


"Nah, Itu tadi anak-anak beberapa jenis latihan utama yang harus dilakukan sebelum kalian atau kita semua memulai menggunakan perlengkapan panahan untuk memulai olahraga tersebut. Pastikan kalian melakukannya dengan benar dan rutin ya !, agar kalian mencapai hasil yang terbaik dari tujuan latihan tersebut, oke !, sepertinya penjelasan guru sudah sangat panjang, semoga kalian semua paham ya !, selamat berlatih, guru akhiri pelajaran kali ini, guru pamit, salam semuanya".


...----------------...


Terima kasih sudah membaca, mohon kritik, saran dan dukungannya supaya aku lebih semangat lagi untuk melanjutkan ceritanya.

__ADS_1


...Terima kasih...


...🙏🙏🙏...


__ADS_2